Bagikan Artikel Ini:

Saat ini, para orang tua kurang memperhatikan beberapa hal penting sebelum memilih sekolah untuk sang buah hati. Padahal, tips mendidik anak perlu diketahui oleh setiap orang tua.

Ketika mengirim anak ke sekolah, tentunya Anda memiliki harapan yang besar agar mereka bisa sukses. Padahal, Anda harus cermat dalam memilih sekolah untuk anak. Selain itu, Anda juga harus meyakinkannya untuk siap bersekolah.

Cara Mendidik Anak Supaya Sukses di Sekolah

Setelah Anda meyakinkan anak untuk pergi ke sekolah, maka hal itu akan membuat mereka menjadi semangat untuk belajar. Lalu, memilih sekolah terbaik untuk anak jadi lebih mudah dilakukan. Berikut adalah tipsnya:

1. Lokasi Sekolah Tidak Terlalu Jauh

Salah satu poin penting dalam memilih sekolah untuk buah hati adalah lokasinya yang tak terlalu jauh. Jika jarak sekolah terlalu jauh dari rumah, maka hal tersebut dapat membuat mereka kelelahan.

Jadi, rasa lelah itulah yang akan mempengaruhi suasana hati anak saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Sebagai orang tua, Anda juga harus memperhatikan hal ini.

2. Mengunjungi Sekolah

Berdasarkan penelitian American Psychological Association, orang tua juga diharuskan untuk mengenal lingkungan sekolah anak. Dalam kasus ini, Anda harus ikut andil untuk memastikan lingkungan sekolah sangat nyaman.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui kondisi sekolah. Hal itu bertujuan agar anak dapat menceritakan kesannya saat masuk di hari pertama sekolah.

Kemudian, sang buah hati akan lebih terbuka untuk menceritakan keluh kesahnya di sekolah kepada Anda.

3. Mengenal Guru dan Staf Sekolah

 Cerpen-compressor

Sebaiknya, Anda juga mengenali beberapa guru dan staf sekolah yang berkaitan dengan sang anak. Cara ini perlu dilakukan, karena Anda akan mengetahui apa saja aturan dan program di sekolah tersebut.

Anda bisa mengajak guru untuk bertemu dan membahas soal akademik sang anak. Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan diri ketika membimbing buah hati di rumah.

4. Menciptakan Suasana dan Tempat yang Mendukung

PR membuat sang anak dapat mengingat pelajaran selama di kelas, kemudian juga bisa melatih kemampuan belajarnya.

Salah satu kunci mendidik anak agar tetap semangat di sekolah adalah menciptakan suasana belajar yang mendukung.

Caranya, Anda bisa menyediakan tempat belajar yang aman, nyaman, tenang, dan rapi untuk mengerjakan PR. Lalu, Anda juga harus siap untuk membimbing, menjawab pertanyaan, dan mengevaluasi PR yang sudah dikerjakan.

5. Pilih Sekolah yang Membantu Perkembangan Anak

Anda pun harus memilih sekolah yang membantu perkembangan anak. Mulailah dengan melakukan pendekatan pembelajaran secara menyeluruh.

Anda bisa mengetahuinya dari metode dan kegiatan pembelajaran di sekolah, apakah metode di sekolah tersebut dapat memicu perkembangan anak. Seperti kognitif, moral, pendidikan agama, sosial, dan seni. Hal ini sangat penting untuk merangsang perkembangan buah hati.

Jika Anda sedang mencari sekolah yang mendukung perkembangan anak, maka bisa memilih Sekolah Prestasi Global. Sekolah ini menerapkan pendidikan untuk mengembangkan karakter anak.

6. Mengasah Kemampuan Belajar Anak

Ujian sekolah menjadi hal yang cukup menakutkan bagi kebanyakan anak. Para guru di sekolah juga menganggap, bahwa orang tua akan membantu anak untuk belajar sebelum menghadapi ujian.

Cara menjadi orangtua yang sukses mendidik anak adalah mengenalkan metode belajar sejak mereka berusia dini. Hal ini akan menentukan keberhasilan belajar yang baik di masa mendatang.

Pastikan juga Anda memberikan waktu istirahat untuk anak selama 45 menit setelah belajar. Cara ini dapat membantu anak agar mengingat informasi dengan mudah.

7. Pastikan Anak Siap Belajar di Sekolah

Biasanya, anak yang rajin sarapan akan memiliki energi yang cukup  saat beraktivitas di sekolah. Jadi, Anda bisa membantu menambah konsentrasi anak dengan memberikan sarapan yang bernutrisi.

Sarapan yang disediakan harus mengandung protein, serat, dan kacang-kacangan. Jika ingin membawa bekal, siapkan saja susu, yoghurt, roti selai, atau kacang.

8. Tingkatkan Kemampuan Bersosialisasi Anak

Jika perilaku sang anak berubah dan tidak seperti biasanya, maka Anda harus melakukan cara untuk mengatasi hal tersebut. Biarkan mereka bermain dengan teman-temannya di luar rumah.

Tujuannya adalah supaya mereka dapat berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Kemudian, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasinya.

9. Sediakan Waktu untuk Bicara Soal Sekolah

Sebenarnya, berbicara dengan anak soal sekolah sangat mudah dilakukan. Namun, ada saja orang tua yang terlalu sibuk dan tidak memperhatikan hal tersebut.

Nyatanya, perbincangan ini juga mempengaruhi perkembangan dan kesuksesan anak di sekolah. Jika mereka mengetahui bahwa Anda memperhatikan kegiatan di sekolahnya, maka mereka akan jadi lebih rajin belajar.

10. Mengawasi Kehadiran Anak di Sekolah

Jika sang buah hati terlihat tidak semangat pergi ke sekolah, kemungkinan ada alasan yang tidak diberitahukan.

Misalnya, anak mengalami bullying, mendapatkan nilai jelek, tugas terlalu susah, atau memiliki masalah dengan teman serta gurunya.

Anda dapat membicarakan masalah tersebut dan mencari tahu penyebabnya. Kemudian, Anda juga harus mencari jalan keluar untuk menyelesaikannya.

Sebagai orang tua, Anda harus mengajak anak untuk saling bekerja sama dan menceritakan masalah yang dialaminya.

Tips Membimbing Anak Sejak Usia Dini

Selain sekolah, orang tua menjadi tempat utama untuk membimbing anak. Anda juga harus mengajarkannya untuk selalu bersikap baik.

Tidak hanya itu, Anda juga harus memberikan contoh yang baik. Begini cara mendidik anak saat berada di usia emasnya:

1. Membimbing Anak dengan Kasih Sayang

Jangan sampai Anda menggunakan kata-kata kasar saat membimbing anak. Anda harus mengajarkan anak dengan kata yang lembut dan penuh kasih sayang.

Nantinya, sang buah hati akan selalu mendengarkan arahan dan bimbingan dari Anda. Jika anak dibentak, maka mereka akan merasa takut dan mempengaruhi kondisi psikologisnya.

2. Jangan Memberikan Contoh yang Buruk

Saat berada di usia emas, anak akan menirukan hal-hal yang dilakukan oleh orang dewasa. Hindarilah menunjukkan sikap yang buruk di depan sang buah hati. Misalnya, bertengkar dengan pasangan hingga bersikap kasar.

Selain itu, jangan biasakan menakuti anak agar menuruti setiap perkataan Anda. Sebab, ingatan anak akan selalu menyimpannya dan terbawa hingga mereka beranjak dewasa.

3. Beri Dukungan kepada Anak

Jika anak sudah bisa berinteraksi dengan teman-teman sebayanya, maka mereka akan selalu bercerita kepada Anda. Peran Anda di sini adalah mendengarkan setiap cerita anak.

Hal itu sama saja dengan memberikan dukungan kepada anak. Sehingga, buah hati akan mendapatkan kepercayaan diri. Biasanya, anak akan memberikan apresiasi kepada Anda dalam bentuk ciuman atau pujian. Jika mereka melakukan kesalahan, Anda bisa memberikan penjelasan dengan baik.

4. Membuat Anak Merasa Nyaman

Selain memberikan dukungan, Anda juga harus membuat anak merasa nyaman. Misalnya, Anda dapat menjadi teman baik bagi mereka. Dengan begitu, anak akan merasa aman dan nyaman ketika berada di dekat Anda.

Rasa terbuka juga sangat penting diperhatikan, karena Anda akan mengetahui keseharian dan apa yang sedang dipikirkan oleh anak.

5. Meluangkan Waktu untuk Anak

Pada usia emasnya, sang anak lebih senang bermain. Hal itu bisa membuat anak lebih mengenal dunia luar dan bisa bersosialisasi dengan orang lain. Jadi, Anda harus meluangkan waktu untuk bercengkrama dengan anak.

Jika pulang kerja atau sedang libur, Anda bisa mengajaknya bermain dan mengobrol. Kemudian, biarkan saja mereka bermain dan tidak diberikan peraturan yang berlebihan.

6. Ajarkan untuk Selalu Menghormati dan Menghargai

Anda harus menjadi orang tua yang teladan bagi sang buah hati. Caranya, ajarkan mereka untuk selalu memiliki sikap menghormati, menghargai, dan berbagi.

Saat ada anak lainnya yang membutuhkan bantuan, maka Anda bisa mengajarkannya untuk menyumbangkan sesuatu yang sudah tak terpakai. Biarkan mereka memberikannya sendiri agar memiliki pengalaman yang berkesan.

7. Sesuaikan Pola Didik dengan Usianya

Saat anak berusia 0 hingga 7 tahun, anak harus diajarkan dengan nilai-nilai yang positif, seperti etika, moral, dan agama. Lalu, pada usia 7 hingga 12 tahun, Anda harus menjadi panutan dan teladan baginya.

Pada fase ini, umumnya pola pikir anak sudah mulai berkembang. Tugas Anda sebagai orang tua adalah memperbaiki pola pikirnya ke arah yang lebih baik.

Kemudian, koreksi tingkah lakunya supaya sesuai dengan pendidikan karakter yang Anda ajarkan.

8. Berikan Apresiasi dan Pujian

Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, Anda perlu memberikan apresiasi dan pujian. Nantinya, sang anak akan merasa lebih semangat untuk mengikuti perintah Anda.

Selain itu, mereka juga akan terbiasa untuk selalu hidup disiplin dan teratur. Dengan begitu, kebiasaan tersebut akan terbawa hingga mereka dewasa.

Manfaat Mengajarkan Pendidikan Karakter Anak

Admin---1920-compressor

Terdapat beberapa manfaat jika Anda mengajarkan pendidikan karakter kepada anak sejak usia dini, yaitu:

1. Membentuk Kepribadian Anak

Saat masih berusia dini, kepribadian anak lebih mudah dibentuk. Peran Anda adalah membentuk kepribadiannya sejak kecil. Pendidikan karakter yang diajarkan oleh Anda haruslah bersifat positif.

Ketika beranjak dewasa, mereka akan menjadi seseorang dengan kepribadian yang kuat, mandiri, dan disiplin.

2. Mengasah Mental dan Moral

Demi menghadapi persaingan yang ketat di dunia luar, mental dan moral anak juga harus diasah. Anda harus membimbingnya untuk memiliki mental yang kuat.

Sedangkan untuk moral, sang anak nantinya dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Kemudian, ia dapat menjadi seseorang dengan pembawaan yang menyenangkan.

3. Menjadi Disiplin

Sikap disiplin juga sangat penting dimiliki oleh anak sejak usia dini. Nantinya, buah hati akan lebih terlatih untuk memiliki sikap disiplin. Jadi, tingkah laku anak juga akan lebih baik dan berperilaku positif.

4. Dapat Mengambil Keputusan

Pendidikan karakter juga mempengaruhi pola pikir anak saat beranjak dewasa nanti. Nantinya, mereka akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bisa mengambil keputusan.

Jika pola pikirnya berkembang, maka bukan tidak mungkin ia dapat mengambil keputusan terbaik.

Mendidik anak memang tidak bisa dilakukan secara instan. Anda membutuhkan proses yang panjang untuk menanamkan kebiasaan positif agar mereka bersemangat saat pergi ke sekolah.

Setelah membaca tips mendidik anak di atas, Anda dapat mendaftarkannya ke Sekolah Prestasi Global. Sebagai KB, TK, dan SD terbaik di Depok, Sekolah Prestasi Global sangat mengedepankan pendidikan dengan metode belajar sesuai kurikulum baru dan nilai-nilai agama. Anak akan terbiasa melakukan hal-hal positif.

Baca juga : 11 Cara Mendidik Anak Perempuan dengan Baik

 

Bagaimana Cara Mendidik Anak Supaya Sukses di Sekolah?

1. Lokasi Sekolah Tidak Terlalu Jauh 2. Mengunjungi Sekolah 3. Mengenal Guru dan Staf Sekolah 4. Menciptakan Suasana dan Tempat yang Mendukung 5. Pilih Sekolah yang Membantu Perkembangan Anak 6. Mengasah Kemampuan Belajar Anak 7. Pastikan Anak Siap Belajar di Sekolah 8. Tingkatkan Kemampuan Bersosialisasi Anak 9. Sediakan Waktu untuk Bicara Soal Sekolah 10. Mengawasi Kehadiran Anak di Sekolah

Apa saja Tips Membimbing Anak Sejak Usia Dini?

1. Membimbing Anak dengan Kasih Sayang 2. Jangan Memberikan Contoh yang Buruk 3. Beri Dukungan kepada Anak 4. Membuat Anak Merasa Nyaman 5. Meluangkan Waktu untuk Anak 6. Ajarkan untuk Selalu Menghormati dan Menghargai 7. Sesuaikan Pola Didik dengan Usianya 8. Berikan Apresiasi dan Pujian

Apa Manfaat Mengajarkan Pendidikan Karakter Anak?

1. Membentuk Kepribadian Anak 2. Mengasah Mental dan Moral 3. Menjadi Disiplin 4. Dapat Mengambil Keputusan

(Visited 17 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us