Bagikan Artikel Ini:

Anak adalah anugerah sekaligus titipin dari Tuhan yang harus dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya. Memiliki anak disertai dengan tanggung jawab untuk membesarkannya dengan baik. Khususnya bagi anak perempuan yang ibarat porselen, harus dijaga dan dirawat dengan baik jangan sampai tergores, retak dan pecah jatuh berkeping-keping atau cuil barang sedikitpun. Wanita juga adalah tiang negara. Jika baik wanitanya maka baik pula negara tersebut. Berikut ini adalah 11 cara mendidik anak perempuan dengan baik.

Tanamkan Pendidikan Agama Sejak Kecil

Hal ini penting, karena di jaman modern seperti sekarang ini orang tua tak bisa mengawasi anak tiap saat selama 24 jam dan 7 hari sepekan. Hanya benteng keimanan dan pemahaman agama yang baik yang akan bisa membentengi anak, terutama anak perempuan dari berbagai pengaruh negatif, terutama dari lingkungan luar dan teman-temannya yang dari beragam latar belakang. Sejak sedini mungkin kenalkan anak dengan Tuhan penciptanya yang telah Maha Baik menciptakannya hingga bisa lahir ke dunia ini. Tapi jangan takut-takuti anak, buatlah anak untuk bisa mencintai dan selalu mematuhi perintah Tuhan dan agama, secara sukarela demi kebaikannya sendiri juga. Ceritakan berbagai anugerah dan kasih sayang Tuhan kepadanya. Lalu beritahu anak mengenai hal-hal baik apa saja yang disukai Tuhan, agama dan orang tua serta hal-hal apa saja yang dilarang dan tidak disukai oleh tuhan, agama dan orang tua. Dalam berdialog dengan anak hindari penggunaan kata-kata negatif dan ganti dengan yang bernada dan bersifat positif. Sebagai contoh daripada mengatakan pada anak agar jangan suka berbohong maka lebih baik mengajarkan kepada anak agar selalu jujur, lalu daripada mengatakan kepada anak agar jangan malas lebih baik mengajarkan kepada anak agar selalu rajin, dan lain sebagainya. Hal ini karena dampak pilihan kata-kata itu akan selalu terpatri dalam memori anak, sehingga usahakan agar kata-kata positif yang banyak mengisi ingatan anak.

Ajari Anak untuk Berdoa

Penting juga untuk mengajari anak sejak seawal mungkin untuk berdoa, juga dengan tata cara gerakan dan mulai menghafal bacaan sholat. Banyak doa anak-anak yang bisa dihafalkan, seperti doa untuk makan, doa mau tidur, doa ketika ketakutan dengan suara petir pada saat turun hujan lebat dan lain sebagainya. Dengan demikian maka jiwa anak bisa akan lebih tenang dan anak tidak akan mudah menjadi stres atau mengalami depresi. Ajarkan pada anak agar jika sedih atau marah atau ingin sesuatu maka berdoa kepada Tuhan. Beritahu anak bahwa Tuhan selalu bisa melihat dan menjaga dimanapun anak berada, Tuhan juga akan selalu mengabulkan doa bertujuan bagus yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh, baik cepat maupun lambat. Ajari anak untuk selalu berdoa tiap saat dan mengucap syukur kepada Allah atas segala anugerahNya.

Ajarkan Anak Tentang Cara Membersihkan Diri Sedini Mungkin Agar Anak Bisa Mandiri

Ajarkan Anak Tentang Cara Membersihkan Diri Sedini Mungkin Agar Anak Bisa Mandiri-Prestasi Global

Ajari anak cara untuk membersihkan badan dengan mandi, termasuk keramas, mencuci rambutnya, sediakan shampo khusus anak-anak yang tidak pedih di mata, sebagaimana penggunaan sabun khusus untuk anak sesuai dengan kulitnya yang masih sensitif, dan juga gosok gigi secara rutin tiap habis makan dan juga tiap mau tidur, dengan pasta gigi khusus anak yang cukup aman jika tak sengaja tertelan, dan juga cebok setelah selesai buang air kecil dan air besar serta mencuci tangan sesudahnya, juga saat hendak makan dan habis dari luar rumah atau setelah bermain atau kapanpun ketika tangannya kotor. Termasuk juga ajari anak mengenai tata cara berwudhu yang baik dan benar sebelum melakukan ibadah sholat ataupun ketika hendak belajar membaca ayat-ayat Quran. Bagus juga untuk mengajarkan anak supaya berwudhu sebelum tidur, supaya bisa mimpi indah dan tidurnya nyenyak terlindungi dari segala gangguan.

Ajari Anak Memakai Baju Sendiri

Tentu saja jangan lupa ajari anak untuk memakai baju sendiri, mulai dari bagian kanan yakni memulai dengan kaki kanan ketika mau mengenakan celana, baik itu celana dalam atau celana pendek atau celana panjang, atau kulot ataupun rok juga ketika mengenakan kaus kaki serta sepatu. Lalu juga memulai dengan tangan kanan ketika mengenakan baju. Serta ajarkan juga anak tentang cara memasang kancing baju dengan benar juga resleting dan cara memakai kaus kaki dan mengikat sepatu juga.

Ajarkan Anak Cara Melindungi Diri 

Anak, apalagi anak perempuan penting untuk diberi bekal pengetahuan tentang cara melindungi diri, yakni seperti agar anak tidak sembarangan berbicara dan dekat-dekat atau didekati oleh orang asing yang tidak dikenalnya, terutama kepada orang asing dewasa, selain keluarga, meski diiming-imingi dengan permen atau mainan. Cara didik anak perempuan memang perlu diperhatikan dengan benar. Ajari anak sejak dini untuk menutup dan melindungi auratnya dengan baik. Ajarkan juga kepada anak agar tidak boleh seorang pun termasuk orang tua beda jenis kelamin ataupun anggota keluarga lainnya sekalipun, paman, tante, kakek nenek atau ayah ibunya, juga guru, pembantu atau sopir apalagi orang lain, orang asing, untuk menyentuh bagian tubuh nya, tanpa seijinnya dan yang bisa membuatnya merasa tidak nyaman, terutama di bagian kelamin dan juga bagian dadanya. Jika mau menceboki bisa minta ibu atau pembantu atau nenek keluarga dekat yang satu jenis kelamin dengan tidak langsung menyentuh tapi bisa dengan cara menyemprotkan air dari selang. Terutama bagi anak-anak yang telah mandiri dan bisa membersihkan badan sendiri, tanpa tergantung pada ibunya atau orang lain, namun perlu diawasi agar anak anak tidak terjatuh saat berada di kamar mandi dan jaga kebersihan kamar mandi serta desain agar kamar mandi aman serta bisa dipakai dengan nyaman oleh anak juga. Larang anak untuk mau diajak oleh orang yang tidak dikenalnya dan bersiap teriak minta tolong jika ada yang memaksanya, serta lari sekencangnya untuk melarikan diri dengan sambil memperhatikan kondisi sekitarnya. Jika perlu bekali anak dengan pengetahuan bela diri dasar.

Bekali Anak dengan Informasi Diri yang Cukup

Penting bagi anak untuk mengetahui alamat rumahnya termasuk denah atau rute dari rumah ke sekolah dan sebaliknya, dari sekolah ke rumah dan juga nama ayah dan nama ibunya, juga nomor telepon yang mudah dihubungi. Sehingga jika tersesat maka penemunya akan mudah untuk membantu mengantarkan ke alamat rumahnya.

Ajari Anak untuk Percaya Diri

Ajari Anak untuk Percaya Diri-Prestasi Global

Perlu sejak dini juga diajarkan tentang rasa percaya diri, mencintai diri dan menghargai dirinya sendiri dengan layak dan sewajarnya sehingga tak boleh ada yang menghina dan merendahkan dirinya juga beri pengetahuan pada anak bahwa tiap anak memiliki kelebihan dan bakatnya masing-masing yang harus diasah sebagai bekal di masa depan. Ajari anak agar tidak membully dan juga segera melapor jika dibully.

Ajari Anak Cara Memelihara Barang

Penting juga diajarkan pada anak tentang cara merapikan mainan dan membersihkan mainan juga tempat tidur dan kamar serta meja belajarnya sendiri secara mandiri. Ajari juga anak agar bisa memelihara dan menghargai serta cara menyimpan dan membersihkan berbagai barang miliknya. Beritahu dan ajarkan anak akan perjuangan untuk bisa mendapatkan suatu barang supaya anak bisa menghargai dan merawat barang dengan baik. Biasakan anak untuk melipat baju dan meletakkan baju pada tempatnya serta cara merapikan tempat tidurnya.

Berusaha Selalu Dekat dengan Anak

Dengan selalu dekat dengan anak maka anak akan terbuka mengenai segala sesuatunya kepada orang tua, dengan demikian maka orang tua akan selalu bisa update dengan perkembangan anak dan bisa dengan segera mengambil tindakan atau solusi jika perlu. Cara dekat dengan anak ialah dengan memahami ciri karakter anak dan kemauan untuk mendengarkan apapun itu keluhan anak, serta menyediakan waktu bagi anak, meski hanya sebentar dan sesibuk apapun. Itulah beberapa trik wanita karir untuk tetap dekat dengan anak, tak harus selalu menunggui anak 24 jam, tapi luangkan waktu untuk moment-moment penting bagi anak, termasuk juga sempatkan untuk membacakan cerita sebelum tidur kepada anak, dan dampingi anak saat mengerjakan PR atau tugas-tugas sekolah, juga saat menonton televisi, jangan lupa seleksi dan saring acara televisi, games dan juga film yang layak tonton bagi anak-anak, buat daftarnya dan pesankan ini kepada baby sitter atau pembantu atau tante atau nenek yang menjaga si kecil pada saat ibu sedang bekerja di luar rumah. Juga jangan abaikan ketika anak menelpon dan meminta perhatian. Jangan pernah melampiaskan kemarahan dan masalah di kantor kepada anak, meski sedang dalam kondisi selelah apapun. Selesaikan masalah dari luar rumah di luar rumah, dan kembali ke rumah dalam kondisi fresh dan siap menerima berbagai cerita maupun keluhan dari anak.

Ajari Anak dan Beri Anak dengan Pola Makan yang Sehat dan Bergizi

Ajari Anak dan Beri Anak dengan Pola Makan yang Sehat dan Bergizi-Prestasi Global

Perlu juga diajarkan pada anak mengenai pola makan yang sehat. Pola makan yang buruk sejak kecil akan menjadi kebiasaan dan bisa terbawa hingga dewasa dan tua. Demikian pula sebaliknya. Ajari anak untuk menyukai sayuran dan buah-buahan dengan secara menyenangkan, jangan pernah paksa anak yang justru akan membuat anak menjadi trauma dan malah membencinya. Ajarkan dan beri contoh pada anak untuk meminum air putih minimal 8 gelas per hari. Bawakan bekal makanan dan minum dari rumah daripada memberikan uang saku untuk jajan sembarang makanan tidak sehat yang mengandung pewarna dan pemanis buatan, micin dan pengawet yang bisa berbahaya bagi tumbuh kembang anak, dan juga belum tentu bersih.

Hargai Prestasi Anak

Jangan pernah mencela anak karena ini bisa membekas hingga dewasa. Hargai sekecil apapun prestasi anak dan jangan segan untuk memberikan pujian. Tunjukkan bahwa kedua orangtuanya bangga padanya dan mendukung kesuksesannya. Jangan cap anak dengan status negatif seperti anak nakal atau si gendut atau si kerempeng dan hal-hal negatif lainnya. Stigma negatif pada anak akan mempengaruhi kondisi kejiwaannya hingga dewasa.

Perhatikan hal-hal tersebut di atas dalam mendidik anak perempuan, jangan sampai kecolongan dan terlambat. Penyesalan selalu datang terlambat. Jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Lindungi permata hati, buah hati keluarga dengan sebaik-baiknya dengan memberinya bekal pendidikan agama sejak dini.

Baca Juga : 5 Cara Memahami Rasa Takut Anak

Sebutkan 5 Cara mendidik anak perempuan dengan baik!

Cara mendidik anak perempuan dengan baik,yaitu : Tanamkan Pendidikan Agama Sejak Kecil, Ajari Anak untuk Berdoa, Ajarkan Anak Tentang Cara Membersihkan Diri Sedini Mungkin Agar Anak Bisa Mandiri Ajari Anak Memakai Baju Sendiri Ajarkan Anak Cara Melindungi Diri

Bagaimana menanamkan Pendidikan Agama Sejak Kecil?

Hal ini penting, karena di jaman modern seperti sekarang ini orang tua tak bisa mengawasi anak tiap saat selama 24 jam dan 7 hari sepekan. Hanya benteng keimanan dan pemahaman agama yang baik yang akan bisa membentengi anak, terutama anak perempuan dari berbagai pengaruh negatif, terutama dari lingkungan luar dan teman-temannya yang dari beragam latar belakang. Sejak sedini mungkin kenalkan anak dengan Tuhan penciptanya yang telah Maha Baik menciptakannya hingga bisa lahir ke dunia ini. Tapi jangan takut-takuti anak, buatlah anak untuk bisa mencintai dan selalu mematuhi perintah Tuhan dan agama, secara sukarela demi kebaikannya sendiri juga. Ceritakan berbagai anugerah dan kasih sayang Tuhan kepadanya. Lalu beritahu anak mengenai hal-hal baik apa saja yang disukai Tuhan, agama dan orang tua serta hal-hal apa saja yang dilarang dan tidak disukai oleh tuhan, agama dan orang tua. Dalam berdialog dengan anak hindari penggunaan kata-kata negatif dan ganti dengan yang bernada dan bersifat positif. Sebagai contoh daripada mengatakan pada anak agar jangan suka berbohong maka lebih baik mengajarkan kepada anak agar selalu jujur, lalu daripada mengatakan kepada anak agar jangan malas lebih baik mengajarkan kepada anak agar selalu rajin, dan lain sebagainya. Hal ini karena dampak pilihan kata-kata itu akan selalu terpatri dalam memori anak, sehingga usahakan agar kata-kata positif yang banyak mengisi ingatan anak.

Bagaimana caranya mengajarkan anak berdoa?

Penting juga untuk mengajari anak sejak seawal mungkin untuk berdoa, juga dengan tata cara gerakan dan mulai menghafal bacaan sholat. Banyak doa anak-anak yang bisa dihafalkan, seperti doa untuk makan, doa mau tidur, doa ketika ketakutan dengan suara petir pada saat turun hujan lebat dan lain sebagainya. Dengan demikian maka jiwa anak bisa akan lebih tenang dan anak tidak akan mudah menjadi stres atau mengalami depresi. Ajarkan pada anak agar jika sedih atau marah atau ingin sesuatu maka berdoa kepada Tuhan. Beritahu anak bahwa Tuhan selalu bisa melihat dan menjaga dimanapun anak berada, Tuhan juga akan selalu mengabulkan doa bertujuan bagus yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh, baik cepat maupun lambat. Ajari anak untuk selalu berdoa tiap saat dan mengucap syukur kepada Allah atas segala anugerahNya.

(Visited 56 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us