Bagikan Artikel Ini:

Sebagai salah satu makhluk ciptaan Allah SWT, tentunya kamu pernah mendapatkan cobaan ataupun ujian dalam kehidupan. Ujian dan cobaan tersebut, bisa diberikan melalui kesenangan maupun kesulitan. Misalnya dalam bentuk sakit, seperti yang tertulis dalam hadits tentang orang sakit. Tak hanya itu, kesenangan seperti halnya kekayaan juga bisa menjadi sebuah cobaan dari Allah. Contohnya masihkah kamu peduli dengan sesama? Walaupun kamu memiliki derajat sosial yang lebih tinggi. Sehingga ujian kehidupan tak melulu terjadi dalam bentuk kesengsaraan, seperti halnya yang selalu kita lihat selama ini.

Selama ini, kamu pasti selalu menganggap bahwa ujian ataupun cobaan itu adalah sesuatu yang identik dengan kekurangan, kesakitan, kesedihan dan hal-hal yang buruk lainnya. Padahal menurut salah satu firman Allah, salah satunya pada surat Al Anbiyaa ayat 35, yang menjadi salah satu surat dalam Al Qur’an. Di sini, dijelaskan bahwa kelebihan juga bisa menjadi salah satu ujian dari Allah. Sebab ujian atau cobaan merupakan sebuah tes secara tak langsung dari Allah yang menentukan, apakah kamu bisa melewatinya dengan baik? Meskipun cobaan itu adalah sesuatu yang tanpa kamu sadari ( hal yang menyenangkan ) ataupun sebaliknya, cobaan tersebut merupakan hal yang sangat kamu sadari, sebab cobaan tersebut, berupa sebuah kesengsaraan.

Salah satu bentuk cobaan yang paling umum disadari dan umum diberikan oleh Allah adalah sakit. Bahkan ada beberapa ayat dalam surat-surat yang berada di Al Qur’an yang menyatakan bahwa penyakit adalah salah satu bentuk cobaan. Salah satu ayat Al Qur’an tentang sakit itu dapat kamu temukan dalam surat Al Anbiyaa.

Namun kendati sakit adalah salah satu dari cobaan atau ujian kehidupan, tahukah kamu? Bahwa sakit memiliki banyak hikmah yang tidak bisa dinalar dengan pemikiran manusia. Rahasia yang biasa disebut sebagai hikmah ini, tertuang langsung dalam firman Allah tentang sakit. Penasaran dengan rahasia, apa saja yang diterima oleh orang sakit? Mari simak beberapa contohnya, berikut ini.

Sakit Membantu Melebur Dosa

bacaan doa sehari-hari

Kamu pasti sering mendengar bahwa sakit akan menghapuskan sebagai dosa yang pernah kamu perbuat. Ada pula yang menyatakan bahwa sakit mampu melebur dosa yang kamu lakukan. Tak hanya itu, ada yang mengatakan jika sakit bisa menjadi sebab pengampunan atas dosa yang diperbuat oleh anggota tubuh kamu ( seperti halnya dosa yang diakibatkan oleh penglihatan, lisan, pendengaran, pemikiran dan lain sebagainya ). Sebenarnya inti dari semua pernyataan tersebut sama, yaitu sakit penggugur dosa.

Pernyataan ini, tentunya tidak hanya asal dilontarkan begitu saja. Ada banyak asas atau landasan yang mendasari terbentuknya pernyataan ini. Seperti halnya surat asy-Syuura pada ayat 30 yang tercantum dalam Al Qur’an. Dalam surat tersebut, diceritakan bahwa segala jenis musibah itu disebabkan oleh perbuatanmu sendiri. Namun melalui musibah tersebut Allah telah mengampuni sebagian dari dosa ataupun kesalahan-kesalahan yang pernah kamu lakukan. Memang tidak semuanya, tapi setidaknya sebagai besar dosamu telah di ampuni. Oleh karenanya, ada beberapa orang yang mengatakan bahwa selain pelebur dosa, sakit juga menjadi salah satu akibat dari dosa yang pernah kamu lakukan.

Tak hanya dalam Al Qur’an, dalam sebuah riwayat juga dinyatakan perkara sakit yang dapat melebur dosa ini. Riwayat tersebut menyatakan hal yang intinya menjelaskan bahwa rasa sakit tidak akan selalu menimpamu. Namun bersamaan dengan kepedihan dan rasa sakit yang kamu alami, ada beberapa dosa yang dihapuskan.

Dari riwayat dan salah satu surat dalam Al Qur’an tersebut, sudah menjelaskan bahwa sakit memang dapat menghapuskan dosa yang pernah dilakukan. Meskipun tidak semua dosa yang dihapuskan, namun hal ini patut disyukuri. Sehingga, mulai saat ini sebisa mungkin bergembiralah ketika kamu sakit. Sebab kamu salah satu orang yang dipilih Allah, agar sebagian dosamu terhapuskan.

Sakit Bisa Menjadi Sebuah Kebaikan

ilmu tentang hadits

Terdengar aneh bahkan mungkin memaksa, bila sakit bisa menjadi sebuah kebaikan bagi kita. Namun, pernyataan tersebut juga berada dalam sebuah riwayat. Dalam riwayat tersebut, menjelaskan bahwa semua urusan adalah sebuah kebaikan. Namun untuk membuat hal tersebut, maka dibutuhkan sebuah kunci. Kunci tersebut adalah sebuah kesabaran.

Ketika kamu sedang dalam kesusahan dan menjalaninya dengan penuh kesabaran, maka kamu akan beroleh kebaikan bagi dirimu sendiri. Begitu pula dengan sakit. Ketika sakit, hal tersebut dapat dikategorikan kamu sedang dalam kesusahan. Namun, bila kamu menjalani dengan penuh kesabaran segala rasa sakit tersebut, maka niscaya sakit bisa menjadi sebuah kebaikan bagi dirimu sendiri.

Sakit Mengingat Kamu dari Sebuah Kelalaian

Kaligrafi

Walaupun terlihat tidak memiliki arti yang baik, namun sebenarnya sakit bisa diartikan sebagai sebuah tanda pengingat. Sebab Allah bisa menegurmu atau mengingatkan kamu mengenai kelalaian yang pernah kamu lakukan, melalui sakit yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa Allah selalu menyayangi umatnya. Bahkan Allah masih mau menegur dan mengingatkan kamu, yang telah melakukan kelalaian. Baik itu kelalaian yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Tapi, kenapa Allah mengingatkan dengan cara memberikan sakit? Hal ini tak lepas dari sifat alami manusia. Kebanyakan ( tidak semua namun sebagian besar ) manusia akan mudah jatuh ke dalam godaan setan ataupun jatuh ke dalam nafsunya sendiri ketika dia dalam keadaan sehat. Dia akan sibuk dengan kegiatan duniawi dan melupakan Allah SWT yang memberikan kehidupan dan kesehatannya tersebut. Namun ketika sakit, hal yang sebaliknya pun terjadi. Manusia akan ingat kepada Allah dan menyesali segala kelalaiannya selama ini. Untuk itulah Allah memberikan sakit kepadamu.

Untuk itu, sakit sering dianggap sebagai bentuk peringatan ataupun teguran dari Allah. Hal ini didasarkan atas firman Allah yang tertuang di dalam Al Qur’an. Salah satu surat di Al Qur’an yang mendukung pernyataan ini adalah surat Al An’am ayat 42 yang mengisahkan bahwa Allah memberikan sakit agar umatnya mau tunduk kepada Allah dan pastinya mengingat segala kesalahan dan kelalaiannya selama ini.

Sakit Mampu Membuat Kamu Terhindar dari Panasnya Api Neraka

Percayakah kamu? Bahwa sakit dikatakan mampu menghindarkan kamu dari panasnya api neraka. Meskipun sangat terdengar mustahil, namun nyatanya hal ini banyak diyakini. Bahkan Rasulullah sendiri sempat mengatakan, jika sakit demam bisa menjauhkan setiap manusia dari panasnya api neraka. Padahal demam adalah salah satu penyakit yang ringan. Tentunya hal yang sama juga pasti berlaku untuk penyakit yang lebih berat, bukan?

Oleh karenanya, kamu tidak boleh mencaci-maki penyakit yang sedang kamu alami ataupun kamu derita. Jangan menggerutu ataupun selalu mengeluh kepada orang lain, ketika sakit. Tak hanya itu, kamu juga harus senantiasa menjaga pikiran. Jangan sampai kamu menjadi berburuk sangka kepada Allah, sebab sakit yang kamu derita cukup berat bagimu.

Untuk itulah, jangan mengambil spekulasi sendiri. Cari referensi-referensi lainnya dan sadarilah bahwa sakit tidak selalu disangkut pautkan dengan sesuatu yang buruk. Bahkan ada salah satu riwayat yang sempat mengatakan bahwa dosa itu mampu menghilangkan dan menghapuskan dosa-dosa dari anak-anak Adam. Layaknya api yang akan menghapuskan kotoran-kotoran besi hingga bersih tak bersisa.

Pahala Terus Mengalir

Mendapatkan Keselamatan di Dunia dan di Akhirat

Ketika kamu sedang sakit, kamu pasti merasa sebal dan kesal. Sebab kamu tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari kamu dengan baik. Kamu tidak bisa bekerja untuk mencari nafkah, kamu tidak bisa ke sekolah untuk menuntut ilmu, kamu juga tidak bisa ikut pergi bersama dengan teman-teman untuk traveling, hang out ataupun melakukan beberapa aktivitas rutin harian kamu. Tentunya, hal tersebut menjadi sebuah hal yang menyiksa. Terutama bagi kamu yang tidak bisa berdiam diri ( memiliki banyak aktivitas ).

Namun, tahukah kamu? Sebenarnya kamu tak perlu bersedih. Walaupun kamu tidak dapat melakukan segala aktivitas maupun pekerjaan kamu dengan baik, selayaknya ketika kamu sedang sehat namun Allah telah memberikan gantinya. Ganti ini, tentunya adalah sesuatu yang sangat berarti. Hal ini disebabkan, ketika kamu sakit, kamu akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.

Walaupun tak bisa dinalar dengan akal pikiran manusia, akan tetapi Nabi Muhammad Saw pernah bersabda. Sabda tersebut memiliki makna kurang lebih, Allah akan memberikan atau menulis pahala orang sakit, layaknya pahala yang diberikan saat orang tersebut tidak dalam keadaan sakit alias dalam keadaan sehat walafiat. Bagaimana? Sangat menarik bukan? Jadi ketika kamu sakit, dengan berbaring istirahat saja kamu akan mendapatkan pahala yang terus mengalir. Jadi jangan lupa bersyukur, meski kamu sedang sakit sekalipun.

Terdapat Banyak Hikmah yang Dapat Diambil dari Sakit

Menambah Iman

Hikmah adalah sebuah makna di balik suatu peristiwa. Hikmah juga bisa menjadi sebuah hal sederhana yang saat dipahami menjadi salah satu alasan bagi kamu untuk selalu bersyukur. Berterima kasih kepada Allah SWT karena telah memberikan rahmat-Nya berupa kelimpahan hikmah yang tak terkira.

Bahkan terkadang banyak hikmah yang tidak disadari terjadi karena sebuah peristiwa tak terduga. Seperti halnya, ketika kamu sakit. Meskipun tanpa kamu sadari dengan baik, pasti akan ada banyak hikmah ataupun makna di balik sakit yang kamu rasakan.

Ini bukanlah sebuah omong kosong belaka. Sebab ada banyak nasehat, hadits maupun pendapat yang menyatakan hal serupa. Meski setiap pendapat tidak memiliki penjelasan yang sama namun makna yang disampaikan tetap sama.

Itulah beberapa rahasia yang ada di balik sakit. Ada banyak makna yang bisa kamu dapatkan dari sakit yang diberikan oleh Allah SWT kepadamu. Sehingga, jika selama ini ketika sakit kamu sering bahkan selalu mengeluh, mulai saat ini cobalah untuk memandang sakit bukan dari sisi cobaan atau ujian kehidupan saja. Namun pandanglah sakit, berdasarkan hikmah ataupun kebaikan apa saja yang bisa kamu peroleh? Dengan begitu, maka kamu akan menyadari bahwa sesungguhnya Allah sangat sayang dengan kamu. Sehingga kamu diberikan teguran melalui sakit yang diberikan kepada kamu.

Akhir kata untuk orang sakit maupun kamu yang sedang sehat untuk saat ini, intinya apapun yang terjadi, seperti apapun ujian kehidupan, seberat apapun jalan yang harus dilalui kamu harus senantiasa tetap bersyukur. Pasrah menerima segala sesuatu yang diberikan oleh Allah dan berusaha untuk melaluinya dengan baik. Sebab segala sesuatu yang berasal dari Allah pasti memiliki hikmah yang tak pernah terkira sebelumnya. Seperti halnya rahasia di balik sakit yang telah diuraikan di atas.

Kesimpulan

Apa surat yang ada di dalam Al Quran yang menjelaskan tentang sakit?

Surat Al Anbiyaa dan surat Asy-Syuura

Mengapa sakit sering disebut sebagai pelebur dosa?

Ada banyak asas atau landasan yang mendasari terbentuknya pernyataan ini. Seperti halnya surat asy-Syuura pada ayat 30 yang tercantum dalam Al Qur’an. Dalam surat tersebut, diceritakan bahwa segala jenis musibah itu disebabkan oleh perbuatanmu sendiri. Namun melalui musibah tersebut Allah telah mengampuni sebagian dari dosa ataupun kesalahan-kesalahan yang pernah kamu lakukan. Memang tidak semuanya, tapi setidaknya sebagai besar dosamu telah di ampuni

Apa yang harus kita lakukan ketika sakit?

Istirahat yang cukup, jangan mencaci-maki penyakit yang sedang kamu alami, berdoa untuk kesembuhan, bersyukur atas kebaikan Allah SWT. karena telah meleburkan dosa lewat sakit

(Visited 549 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us