Bagikan Artikel Ini:

Penyebab mimisan pada anak – Epitaksi atau disebut dengan mimisan merupakan pendarahan atau keluarnya darah dari hidung. Mimisan tak hanya pada anak mimisan bisa juga pada orang dewasa dan bahkan orang tua yang usia lanjut. Mimisan adalah pecahnya selaput pembuluh darah dari dalam hidung yang sehingga menyebabkan adanya keluar darah dari dalam hidung.

Seperti yang kita ketahui Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Tapi akhir-akhir ini udara tidak menentu. Musim kemarau panjang membuat suhu udara meningkat dan terjadi kekeringan atau sebaliknya pada perubahan cuaca hujan ke padas dan sebaliknya. Ini lah merupakan salah satu faktor terjadinya mimisan pada seseorang.

Mimisan ini kebanyakan terjadi pada anak-anak karena mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang rentan. Sebagian orang tua khawatir melihat anak-anak yang mengeluarkan darah dari dalam hidung secara tiba-tiba. Kondisi ini tidak lah berbahaya. Kita bisa menanganinya dan langkah-langkah yang harus di lakukan pada saat terjadinya mimisan.

Penyebab mimisan pada anak

Orang tua sering bingung  pada saat anak mimisan apalagi orang tua yang baru memiliki anak. Mimisan pada anak mengakibatkan timbulnya bertanya-tanya apa penyebab anak  mengeluarkan darah dari dalam hidung? Berikut adalah penyebab-penyebab dari mimisan pada anak.

1. Perubahan Cuaca yang menjadi Ekstrem

Perubahan pada cuaca yang begitu Ekstrem bisa membuat anak-anak menjadi sakit dan bisa salah satu penyebab dari mimisan.  Seperti yang kita ketahu anak-anak tentu mempunyai daya tahan tubuh atau Imun yang rendah, sehingga mudah bagi mereka terserang penyakit pada saat perubahan cuaca yang drastis.

Pada perubahan cuaca seperti ini anak-anak bisa terserang virus influenza atau biasa disebut dengan flu. Sehingga biasanya pada anak mengakibatkan bersin-bersin dan bisa menyumbat di dalam permukaan hidung anak, pada saat anak-anak tertular flu biasanya juga bisa terjadi mimisan.

2. Menggosok hidung terlalu kencang

Pada saat anak-anak yang terserang virus influenza atau flu biasanya anak-anak selalu menggosok hidung mereka karena gatal dan hidung mereka juga tersumbat sehingga membuat selaput darah di dalam hidung pecah dan mengakibatkan keluarnya darah dari dalam hidung ini juga merupakan salah satu faktor yang terjadi mimisan pada anak.

3. Terbenturnya Hidung saat Bermain

Anak-anak pada saat melakukan suatau kegiatan atau bermain mereka memiliki risiko yang sangat tinggi mendapati cedera. Nah, salah satu cedera ini biasa mengenai hidung dan mengakibatkan luka di rongga hidung dan kemudian keluar darah dari hidung  pembuluh darah di hidung anak-anak begitu tipis. Ini bisa juga terjadi pada orang dewasa apabila terjadi benturan pada hidung. Mimisan bisa di akibatkan dari penyebab yang satu ini.

4. Aktifnya Seorang Anak Sehingga Terjadi Kelelahan

Saat tubuh anak-anak mengalami kelelahan. Kondisi ini akan menjadikan stamina anak menurun. Salah satu penyebab mimisan karena melemahnya daya tahan tubuh dan pembuluh darah juga ikut melemah sehingga pecahnya pembuluh darah yang berada di dalam hidung.

5. Anak Mempunyai Alergi

Mimisan bisa juga di sebabkan karena ada nya alergi pada tubuh anak. Alergi ini di sebabkan karena tubuh pada anak tidak bisa menerima zat dan benda asing ke dalam tubuh mereka, sehingga tubuh anak tidak mampu untuk bereaksi dengan normal.

6. Sinusitis

Sinusitis merupakan penyakit yang terjadi di rongga hidung yaitu adanya peradangan atau terdapat pembengkakan yang terdapat di dalam hidung. Kondisi ini meliputi nyerinya di bagian wajah, hidung mengalami penyumbatan dll.

Cara Untuk Mengatasi Mimisan Pada Anak-anak

Cara mengatasi mimisan pada anak– Orang tua yang mendapatkan anaknya mimisan harus tahu cara untuk mengatasi mimisan pada anak, berikut merupakan tips yang harus dilakukan.

1. Posisi duduk yang tegak dan condongkan posisi tubuh ke depan

Dari sekian banyaknya orang-orang apabilah saat mimisan hal pertama yang di lakukan yaitu berbaring atau bersender mengarahkan kepalanya ke arah belakang, hal ini adalah perbuatan salah apabila terjadinya mimisan.

Cara seperti ini dikarenakan untuk pencegahan darah agar tidak kembali ke dalam hidung. Karena pada saat tubuh di baringkan atau di menyender ke belakang itu memicu darah akan kembali ke dalam hidung dan membuat saluran pada pernapasan menjadi tersumbat. Itu mengapa langka awal yang harus di lakukan pada anak mimisan duduk tegap dan mencondongkan ke arah depan.

2. Memencet Hidung

Cara kedua yaitu memencet hidung, jika anak terjadi mimisan memencet hidung selama beberapa menit. Ini dilakukan agar membuat darah yang keluar menjadi berkurang dan berhenti untuk mengalir. Jika hal ini di lakukan, bernapaslah dengan menggunakan mulut.

3. Jangan memaksakan hidung untuk mengeluarkan darah

Jika terjadi mimisan langkah awal yang harus di perhatikan jangan memaksakan mengeluarkan darah dari hidung ini akan menyobek selaput pembuluh darah yang pecah, dan bisa mengakibatkan keluarnya darah akan semakin banyak dan sulit untuk berhenti.

4. Kompres menggunakan air dingin

Untuk menghentikan darah yang mengalir dari rongga hidung bisa melakukan dengan mengompres hidung anak menggunakan air dingin. Caranya yaitu bungkus es batu menggunakan Handuk atau kain lalu kompreskan pada hidung. Cara ini juga efektif untuk di lakukan.

5. Datang Ke Dokter

Selama 20 menit darah dari hidung tidak kering dan terus mengalir dan sudah melakukan cara-cara yang di atas. Anda bisa mengunjungi Dokter terdekat agar dapat penanganan langsung dari medis. Langka ini merupakan langka terakhir pada saat anak mimisan.

Bahaya Mimisan Pada Anak-Anak

Bahaya mimisan pada anak– Mimisan adalah sesuatu hal wajar yang terjadi pada anak dan orang dewasa. Tetapi kita sebagai orang tua harus mengetahui bahaya-bahaya apa saja jika mimisan sering terjadi pada anak. Karena mimisan tak hanya di sebabkan oleh perubahan cuaca, sistem kekebalan tubuh anak menurun dan lain-lain. mimisan yang terus menerus pada anak bisa di sebabkan adanya tanda bahwa anak memiliki penyakit yanh lumayan serius. Berikut merupakan pengenalan bahaya dari mimisan yang terus menerus  pada anak-anak.

1. Leukemia

Kita mungkin tak asing lagi dengan nama Leukemia. Leukemia merupakan kanker yang menyerah sum-sum tulang belakang dan menyerang sel darah. Salah satu gejala yang di timbulkan dari penyakit ini yaitu seringnya terjadi mimisan pada anak-anak dan gejala lain yang di timbulkan yaitu  anak-anak terlihat lelah dan selalu mengalami infeksi. Bagi orang tua yang melihat anak-anak yang sering mimisan berulang kali tanpa ada sebab cuaca dan lain-lain. Orang tua bisa mendatangi dan berkonsultasi dengan dokter.

2. ITP

ITP (Ideopathic Trombocytopenic Purpura) merupakan penyakit yang mana menyebabkan tubuh memar. Ini di sebabkan karena sel darah yang rendah.

Jika jumlah sel darah rendah maka tubuh seseorang akan mudah sekali untuk memar atau seperti pendarahan.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit  ITP ini salah satunya mimisan dan melemahnya tubuh, dan seperti kelihatan kelelahan. Apabila seorang anak dalam kondisi ITP ini tidak akan menularkan pada siapapun.

3. Demam Berdarah

Demam berdarah atau bisa di kenal dengan singkatan DBD. Penyakit ini merupakan penularan dari Nyamuk yang berjenis Aedes Aegypti. Tetapi biasanya jika anak terserang DBD jegalah awal yaitu anak mengalami kondisi demam yang tinggi, dan sedikit nyeri pada otot-otot, dan timbulnya ruam atau bercak merah pada kulit. Dan apabila kondisi sudah mulai semakin parah akan ada pendarahan seperti mimisan. Jika anak memiliki gejala seperti ini segera datang ke medis untuk di tidak lanjutkan.

4. Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit langka, kelainan pada tubuh sehingga dimana kondisi darah sangat sulit untuk membeku. Ini disebab kan tubuh mengalami kurangnya protein yang membuat darah sulit untuk membeku. Gejala yang di timbulkan pada anak yang menderita Hemofilia salah satunya adalah seringnya mimisan. Tetapi gejala pendukung lain dari penyakit ini yaitu gusi mengalami pendarahan, terdapat darah dalam urin, mutah darah, mati rasa dan lain-lain.

5. Thalesemia

Penyakit ini merupakan penyakit keturunan dari kedua orang tua yang memiliki kelainan pada darah. Kelainan tersebut membuat pada penderitanya mengalami kurang darah atau sering disebut anemia.

Penderita dari Thalesemia bisa mengalami mimisan, tetapi yang merasahkan mudah lelah, mengantuk, dan akibat lain yaitu penderita mengalami sesak napas.

Cara mengobati mimisan agar tak kambuh lagi

Cara mengobati mimisan agar tak kembuh lagi- Banyak cara yang harus di lakukan untuk mengatasi mimisan pada anak yang sering mengalami mimisan. Cara-cara ini bisa anda temui di sekitar anda. Berikut merupakan cara untuk mengobati mimisan.

1. Jaga kelembapan udara tempat tinggal

Karena mimisan disebabkan dari perubahan udara dari panas ke dingin dan sebaliknya, sehingga kondisi ini membuat terjadinya mimisan pada anak ataupun orang dewasa Maka untuk menjaga itu anda harus menjaga suhu tempat tinggal dengan stabil. Cara ini sangat efektif untuk mencegahnya agar tidak terjadi mimisan berulang-ulang.

2. Menjaga hidung agar tetap lembap

Hidung akan kering apabila cuaca yang panas dingin. Agar tidak mimisan anda bisa menggunakan semprotan air garam ke rongga hidung. Atau bisa menghirup air dalam-dalam pada waktu mandi, agar ada uap yang masuk ke rongga hidung yang kering. Jangan lupa untuk banyak minum air putih saat keadaan udara yang tak stabil.

3. Buah Jeruk

Banyaknya mengonsumsi Jeruk bisa membatu untuk pencegahan mimisan yang selalu berulang. Kandungan Antioksidan dalam buah Jeruk bisa memperkuat dan menahan pembuluh darah agar tidak pecah.

4. Menghindari Alergi

Mimisan terjadi karena adanya alergi. Apa pun yang membuat tubuh alergi dan mengakibatkan mimisan kembali. Maka caranya yaitu hindari makanan atau apa pun itu yang bisa alergi anak kembali kambuh.

5. Jangan terlalu sering membersihkan kotoran hidung

Mimisan bisa terjadi karena membersihkan hidung terlalu keras, karena itu bisa melukai pembuluh darah yang ada di dalam hidung, sehingga permukaan hidung akan mengeluarkan darah Kegiatan ini di lakukan perlahan-lahan dan sewajarnya saja. Sebagai orang tua anak-anak bisa di awasi apabila mendapati mereka mendapati mengorek hidung terlalu keras.

6. Mencegah mimisan dengan menggunakan Minyak Jarak

Minyak jarak bagus untuk pencegahan pada mimisan agar tidak terjadi lagi, karena minyak jarak memiliki kandungan Vitamin E atau Zinc Oxide biasa di sebut dengan anti oksidan. Cara menggunakannya anda bisa meneteskan minyak ini beberapa tetes ke dalam hidung. Minyak ini akan bekerja menghentikan mimisan agar tidak terjadi lagi.

 

Kesimpulan

Bagaimana cara mengatasi mimisan pada anak?

Salah satunya jangan memaksakan hidung untuk mengeluarkan darah, kompres menggunakan air dingin, dan sebagainya.

Apa yang dimaksud dengan epitaksi atau mimisan?

Pendarahan atau keluarnya darah dari hidung karena pecahnya selaput pembuluh darah dari dalam hidung yang sehingga menyebabkan adanya keluar darah dari dalam hidung.

Mengapa anak yang mimisan harus duduk tegap dan mencondongkan ke arah depan untuk mengatasi mimisan?

Dikarenakan untuk pencegahan darah agar tidak kembali ke dalam hidung.

(Visited 104 times, 2 visits today)
WhatsApp WhatsApp us