Bagikan Artikel Ini:

Memberi hiburan keluarga untuk anak-anak hendaknya bersifat edukatif dan berkualitas, yang mendukung tumbuh kembang anak dan membuatnya belajar sesuatu yang baru.

Seperti menonton pertandingan olahraga, menonton film bersama, hingga melihat kegiatan adat istiadat di masyarakat. Selain itu, Anda dapat mencoba mengajak anak menonton pagelaran drama musikal baik secara langsung maupun tidak langsung.

Manfaat Menonton Drama Musikal Bagi Anak

Menonton drama musikal mempunyai berbagai manfaat dan dampak positif untuk anak-anak. Mereka dapat merasakan musik yang mengalun indah dan melihat para pemain yang menunjukkan bakat menari dan menyanyi nya dengan beragam properti yang menarik.

Tidak ketinggalan, drama musikal juga membantu perkembangan psikologis anak. Keaktifan anak membedah plot drama yang berjalan dan memperhatikan para aktor aktris yang memainkan peran karakter tertentu memberikan dampak yang konstruktif.

Selaku orangtua, harus selalu dampingi anak dalam menonton drama musikal untuk memancing pemikiran kritis mereka. Beberapa manfaat lain dari menonton drama musikal telah Prestasi Global rangkum sebagai berikut:

1. Menambah Tingkat Kepercayaan Diri

drama musikal - Sekolah Prestasi Global

Photo by Kyle Head on Unsplash

Kepercayaan diri anak harus dipupuk sejak kecil. Karena hal tersebut sangat membantunya bergaul maupun saat terjun ke dunia kerja. Namun, masih ada beberapa orangtua yang tanpa sadar menghalangi kemampuan percaya diri anak keluar.

Untuk mendorong anak meningkatkan rasa kepercayaan diri, orangtua harus mengetahui berbagai upaya yang bisa dilakukan. Membawa anak melihat pertunjukan drama musikal dapat menjadi salah satu usaha agar anak berani meningkatkan rasa percaya dirinya.

Di drama musikal, ada banyak sekali peran dengan karakter yang berbeda. Dari yang mengangkat dari bacaan yang selalu mereka baca atau karakter yang baru mereka temui.

Anak-anak akan melihat gambaran nyata dari karakter yang mereka suka dan terinspirasi untuk menjadi seperti karakter-karakter itu, yang kian lama dapat meningkatkan kepercayaan diri anak.

Anak bisa saja terkesan dengan pertunjukan drama musikal sehingga terdorong ingin menggeluti dunia seni dan bergabung menjalankan sebuah musikal. Jika keinginan kuat itu semakin hari semakin tampak, maka anak perlu dukungan penuh dari orangtua.

Dukungan dapat orangtua lakukan dengan menawarkan anak mengikuti les, sanggar, ekstrakulikuler, atau komunitas seni drama musikal agar kepercayaan diri anak semakin meningkat.

2. Meningkatkan Pengetahuan Literasi dan Kesusastraan

Ketika kemampuan anak literasi anak menurun, orangtua dapat mengajak anak-anak menonton drama musikal. Setelah menonton drama musikal, anak-anak penasaran dengan jalan cerita drama musikal maupun latar belakang karakter yang tampil.

Mereka bakal mengulik seluk beluknya lebih dalam dengan mencarinya di internet atau membaca buku lebih banyak yang membuat tingkat literasi meninggi.

Kata-kata puitis yang terlontar dari para pemeran pada setiap dialog yang tersampaikan dapat tertklm,,vlkanam di otak anak. Anak yang menyukai tiap kata yang puitis tersebut akan berusaha meniru dan membuat kata-kata indah dengan referensi buku-buku sastra.

3. Belajar Cara Menghargai Karya Orang Lain

Menonton pertunjukkan drama musikal dapat berdampak positif pada sisi psikologis anak. Anda harus turut serta memilah drama musikal mana yang sesuai dengan usia anak.

Anak-anak yang duduk sebagai penonton harus Anda bimbing cara menonton sebuah pertunjukan dengan tenang. Selain itu, Anda sebagai orangtua dapat menjawab setiap pertanyaan yang anak ajukan atau mengajaknya diskusi tentang pertunjukan drama musikal.

Seusai pertunjukkan berlangsung, orangtua dapat mengajarkan anak memberikan apresiasi dengan memberikan tepuk tangan atau standing ovation. Dengan begitu, membuat anak mengerti bahwa sebuah karya harus dihargai.

4. Belajar Mengelola Empati dan Emosi yang Baik

Anak adalah individu yang sensitif. Mereka gampang meniru dan terpengaruh dengan sesuatu yang ia lihat atau dengar.

Melansir Beritagar.id, Psikolog Rosalina Verauli menyatakan bahwa sebuah penelitian menyebutkan jika drama musikal dapat meningkatkan rasa empati karena pemeran terasa nyata.

Anak-anak akan merasakan perasaan sedih, bahagia, sakit, merana dan lain sebagainya, sekaligus mempelajari mimik wajah para pemain, yang dapat membentuk karakter dan sifat empati.

Dalam ilmu psikologi, cerita, permainan peran, dan musik dapat membentuk emosi yang baik untuk karakter anak.

Menonton Drama Musikal juga dapat membantu mengembangkan imajinasi anak, mendorong tumbuhnya kreativitas, dan meningkatkan perbendaharaan kata yang anak punya.

Dampak-dampak positif tersebut melatih anak menjadi pribadi yang rendah hati dan penuh empati sekaligus dapat mengelola emosi dalam bersosialisasi.

Dalam Psikologi Remaja dan Anak, Rosalina Verauli, menambahkan, jika drama musikal mempunyai kekuatan untuk membuat kemampuan berekspresi anak semakin lama semakin baik. Mengeluarkan ekspresi menjadikan anak mengeluarkan pendapatnya sendiri dan lebih kritis.

Mulai dari sini, orangtua dapat mengenalkan empati terhadap sesama dan kontrol emosi terhadap siapaun yang anak temui.

5. Sarana Mengenalkan Sejarah dan Adat Istiadat

Pada beberapa pagelaran drama musikal mengandung nilai adat istiadat dan sejarah yang dapat anak pelajari. Baik di drama musikal tradisional maupun modern. Drama musikal tradisional Indonesia contohnya seperti ketoprak, ludruk, dan lain sebagainya.

Karena sebagian besar drama musikal termasuk seni teater, yang umumnya mengandung unsur adat istiadat, budaya, dan sejarah di dalamnya.

Anak-anak bisa mendapatkan ilmu baru tentang adat budaya dan sejarah serta dapat menelisik lebih jauh jalan cerita dan gambaran sejarahnya yang mungkin baru saja mereka tahu.

Tentu saja sebagai orangtua harus membimbingnya. Drama musikal menjadi salah satu tempat yang tepat untuk mengenalkan sejarah dan adat istiadat pada si kecil.

6. Membuat Anak Berpikir Kritis

Drama musikal selalu memiliki alunan lagu-lagu yang indah baik lagu latar belakangnya maupun saat para aktor aktrisnya menyanyikannya secara langsung sehingga menampilkan seni pertunjukan yang kompleks dan menarik.

Setiap drama juga memberikan cerita yang berbeda dan mengagumkan untuk anak. Sehingga, saat Anda membawanya menonton drama musikal, anak mendapatkan ilmu baru yang berharga. Dengan beragam jalan cerita drama musikal, Anak akan memikirkan pesan moral mana yang bisa mereka ambil.

Bila anak kesulitan memahami kisah yang tersaji pada drama musikal, maka sebagai orangtua patut menuntun dan memberikan pengertian tentang nilai moral dan makna cerita kepadanya.

Selalu ajak anak bertukar pikiran mengenai apa yang ia dapat setelah menonton cerita dan aksi drama musikal yang bisa membuatnya mengeluarkan argumen-argumen yang dapat meningkatkan daya pikirnya, karena diskusi bersama melatih anak berpikir kritis dan menjadi anak kritis.

7. Meningkatkan Kemampuan Bicara, Membaca, dan Menulis

Studi diagnostik menemukan bahwa dampak positif setelah menonton drama musikal atau bahkan mengikuti kegiatan seni peran dapat meningkatkan kemampuan baca, tulis, dan bicara.

Anak-anak dengan bebas belajar dan mengolah dialog yang mereka dengar. Kemudian, menghafalnya dan mencoba mengikuti cara bicara para pemeran sehingga hal tersebut dapat menjadi wadah anak memperbanyak kosa kata yang mereka miliki.

Anak juga akan melakukan pengulangan cara baca sampai mencapai penekanan intonasi yang tepat seperti yang mereka harapkan. Menonton drama musikal sangat bagus terutama untuk anak yang baru menginjakkan kakinya di sekolah dasar.

8. Membantu Prestasi Akademis

Menurut penelitian profesor di Universitas California Los Angeles, mendapati anak-anak yang berperan serta langsung pada pertunjukan drama musikal baik sebagai penonton, pemeran, dan lain sebagainya.Mempunyai prestasi akademik yang tinggi dibanding anak-anak tidak terlibat dengan dunia seni.

Pada studi yang berhasil dilakukan, memperlihatkan anak-anak yang bergabung atau memiliki ketertarikan dalam kesenian atau kegiatan artistik seperti pertunjukan drama teater, marching band, grup musik, melukis, dance, dan lain sebagainya mempunyai kinerja yang baik selama bersekolah dan attitude yang berbudi pada teman, guru, orangtua, dan masyarakat.

Dalam seni peran, selain mereka bermain tetapi juga mempelajari untuk merasakan diri mereka berada di posisi orang lain. Seakan-akan kehidupan dan sifat karakter yang mereka mainkan adalah dirinya yang membuat anak-anak mempunyai personaliti baik.

Kemudian daripada itu, kegiatan ‘berlakon’ yang mereka lakukan bersama teman-teman dari berbagai umur dan tingkatan kelas yang berbeda.

Berkumpul menjadi suatu kelompok yang harus menampilkan penampilan terbaik membuat anak belajar sikap korsa, komunikasi, menghargai orang lain, dan kerja keras untuk mendapatkan sesuatu yang membanggakan.

9. Sebagai Hiburan yang Seru

hiburan keluarga - Sekolah Prestasi Global

Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels

Belajar secara terus menerus dapat membuat anak kehilangan waktunya untuk membahagiakan dirinya. Sebab di usianya, anak membutuhkan waktu yang seimbang antara bermain dan belajar.

Memaksa anak terus belajar merupakan sikap negatif yang berdampak pada tumbuh kembang anak. Alhasil, kesehatan mental si anak menjadi terganggu.

Sedikit hiburan seperti menonton drama musikal tentunya tidak masalah. Tidak ragu lagi bahwa pertunjukan drama musikal adalah bentuk hiburan yang tentunya menyenangkan dan berdampak positif untuk anak.

Akan sangat baik jika anak berinisiatif lebih dulu mengajak Anda. Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa anak sudah memiliki ketertarikan pada seni teater. Sebaiknya, selaku orangtua menuruti permintaan tersebut.

Tidak hanya menonton pertunjukan saja. Di tempat drama musikal biasanya akan disediakan permainan-permainan agar penonton tidak bosan. Seusai pertunjukan pun anak dapat berfoto dengan beberapa pemain utama. Menjadikan pertunjukan drama musikal sebagai hiburan ramah anak.

10. Tertarik Menekuni Seni Pertunjukan

Orangtua sebaiknya mengenali bakat yang anak tunjukan begitu pula saat anak memperlihatkan ketertarikannya pada dunia seni teater.

Tanda-tanda anak berbakat pada seni peran bisa orangtua lihat ketika anak suka memainkan karakter dan menirukan suara tertentu di depan kaca, menghafalkan dialog, dan bernyanyi sekaligus berakting yang menandakan anak tertarik untuk terjun pada dunia seni pertunjukan.

Selain itu, ciri lain terlihat bila anak suka memakai baju yang berkarakter dan tidak malu saat berada diminta tampil di atas panggung dapat menjadi pertanda bahwa anak senang menjadi pusat perhatian.

Hal-hal tersebut dapat menjadi pertimbangan Anda mengikutsertakan anak ke perkumpulan seni yang sesuai dengan bakatnya.

11. Manfaat Bagi Kesehatan: Memperlancar Aliran Darah dan Oksigen pada Tubuh Anak

Sebuah studi dari Jurusan Psikologi University College London dan Universitas Lancaster mendapatkan hasil jika menonton drama musikal secara langsung dapat berdampak positif pada kesehatan anak.

Manfaat pada kesehatan yaitu memperlancar sistem kardiovaskuler. Sistem kardiovaskular atau sistem vaskuler fungsinya menyebarkan aliran oksigen darah seluruh bagian tubuh yang terdiri dari jantung, saraf, otak, dan pembuluh darah.

Dengan menonton drama musikal sistem kardiovaskuler bekerja seperti saat olahraga berdurasi 28 menit.

Begitu pun bila terlibat langsung menjadi bagian drama musikal. Kegiatan yang anak lakukan lebih banyak lagi dan lebih menyehatkan tubuh yang dapat membantu pertumbuhannya.

Kesimpulan

Beragam manfaat psikologis bisa didapatkan anak dengan menonton drama musikal. Mulai dari meningkatkan rasa percaya diri hingga meningkatkan rasa peduli terhadap orang lain. Jika anak ternyata suka atau antusias menonton drama musikal, bisa jadi itu adalah tanda bahwa dia berbakat di bidang seni.

Prestasi Global menjadi salah satu sekolah terbaik di Depok yang mendukung segala bakat seni seluruh muridnya dengan misi pembelajaran yang kreatif, cerdas dan mandiri

Sekolah Prestasi Global memiliki mata SBdP (Seni Budaya dan Prakarya) atau SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) yang bertujuan membentuk siswa siswi yang seimbang di bidang akademik dan non-akademik.

Ada banyak sekali manfaat manfaat nonton drama musikal untuk anak. Dari segi psikologis anak, akademis, hingga kesehatan. Setelah pandemi berlalu, sempatkan untuk menonton drama musikal. Mari terlibat dengan hiburan keluarga yang dapat membantu meningkatkan bakat dan tumbuh kembang anak!

Baca Juga : 11 Tips Jadikan Pembelajaran Tatap Muka Aman dan Menyenangkan

Apa saja manfaat yang bisa di dapatkan anak dengan menonton drama musikal?

Menonton drama musikal mempunyai berbagai manfaat dan dampak positif untuk anak-anak. Mereka dapat merasakan musik yang mengalun indah dan melihat para pemain yang menunjukkan bakat menari dan menyanyi nya dengan beragam properti yang menarik. Tidak ketinggalan, drama musikal juga membantu perkembangan psikologis anak. Keaktifan anak membedah plot drama yang berjalan dan memperhatikan para aktor aktris yang memainkan peran karakter tertentu memberikan dampak yang konstruktif.

Bagaimana cara orang tua untuk meningkatkan kepercayaan diri pada anak?

Untuk mendorong anak meningkatkan rasa kepercayaan diri, orangtua harus mengetahui berbagai upaya yang bisa dilakukan. Membawa anak melihat pertunjukan drama musikal dapat menjadi salah satu usaha agar anak berani meningkatkan rasa percaya dirinya.

Apa dampak positif drama musikal yang dikemukakan berdasarkan Studi diagnostik?

Studi diagnostik menemukan bahwa dampak positif setelah menonton drama musikal atau bahkan mengikuti kegiatan seni peran dapat meningkatkan kemampuan baca, tulis, dan bicara.

(Visited 90 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us