Bagikan Artikel Ini:

Sebagai orang tua, tentunya ingin memberikan semua hal yang terbaik untuk anak bukan? Oleh karena itu, alih-alih minuman berperisa yang disukai anak, akan lebih baik bila orang tua membiasakan mereka untuk minum air putih. Manfaat minum air putih untuk si kecil sangat banyak berkat kandungannya.

Ada kalsium, magnesium, zat besi, selenium, hingga berbagai zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan-kandungan tersebut bisa memberikan manfaat yang besar bagi si kecil.

Manfaat Minum Air Putih

Berikut ini beberapa manfaat minum air putih untuk si kecil :

1. Mencegah Anak Dehidrasi

Mencegah Anak Dehidrasi - Sekolah Prestasi Global

Manfaat minum air putih yang utama adalah mencegah dehidrasi pada tubuh. Apabila tubuh sampai mengalami dehidrasi, ada beberapa fungsi yang bisa terganggu. Efek ini bukan hanya orang dewasa saja yang merasakan, tetapi anak-anak juga sama.

Air dalam tubuh sangat penting, sebagian besar di dalam tubuh kita terdiri dari 70% cairan. Jadi, bayangkan saja bila sampai kekurangan, tentu ada efek negatif yang bisa terjadi, misalnya seperti :

  • Metabolisme tubuh yang melambat
  • Lebih cepat merasa lelah
  • Membuat anak lebih cepat rewel
  • Anak merasa pusing
  • Mudah mengantuk
  • Bibir kering

Untuk mencegah anak mengalami dehidrasi, Anda bisa memastikan anak minum terutama setelah ia berkegiatan. Berapa banyak yang perlu anak minum tergantung dari kegiatan yang ia lakukan. Semakin melelahkan dan mengeluarkan banyak keringat, maka ia perlu lebih sering minum.

2. Mencegah Gigi Rusak

Manfaat air putih yang sangat baik bagi anak selanjutnya adalah mencegah gigi rusak. Berdasarkan penelitian dari Persatuan Dokter Gigi Amerika, minum air putih yang cukup bisa mengurangi potensi gigi rusak sampai 40%.

Hal ini salah satunya karena air tidak memiliki zat tambahan semacam gula yang bila berlebihan bisa merusak gigi.

Bagi orang dewasa tentu memahami hal ini, tetapi tidak bagi anak-anak. Untuk itu, agar anak bisa minum sendiri dan cukup, terapkanlah kebiasan baik.

Kebiasaan baik bisa Anda mulai dengan membiasakan anak minum setelah beraktifitas. Bisa juga dengan memberi pengertian perlahan agar anak bisa sadar dengan sendirinya bila ia memang membutuhkan air.

3. Minum Air yang Cukup Bisa Membantu Daya Ingat

Kekurangan air ternyata bisa berpengaruh pada ingatan jangka pendek hingga 2%. Saat anak mengalami hal ini, kemampuan pemahaman anak terhadap memahami pelajaran terutama matematika dasar bisa menurun. Anak jadi sulit untuk berkonsentrasi dan ia menjadi tidak paham konsepnya.

Hal semacam ini sangat merugikan terjadi pada anak apalagi saat ia belajar. Bisa saja anak menjadi malas karena ia tidak paham-paham apa materi yang ada dan menyerah.

Apabila Anda tidak mau hal ini sampai kejadian, seperti di atas tadi, buatlah kebiasaan baik untuk minum. Anda bisa menyediakan segelas air saat ia belajar, atau membekali anak dengan sebotol minuman saat ia berangkat sekolah. Saat berada di rumah, cek apakah anak sudah minum atau belum, ya.

4. Menjaga agar Berat Badan tetap Stabil dan Tidak Overweight

Overweight atau berat badan berlebihan bukan cuma berbahaya bagi orang dewasa. Anak-anak juga tidak seharusnya kelebihan berat badan, selain menghambat pertumbuhan, ancaman kesehatan juga mengintai.

Kelebihan berat badan pada anak bisa menempatkan ia pada resiko kesehatan yang cukup serius. Resiko tersebut termasuk beberapa penyakit berbahaya yang biasanya mulai terjadi pada orang dewasa, seperti :

  • Diabetes tipe 2
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Masalah sendi

Kasihan sekali bila masih anak-anak dan sudah harus mengalami masalah kesehatan tersebut bukan?

Salah satu cara paling mudah untuk mencegah overweight pada anak ini, adalah dengan minum yang cukup.

Pertama, air putih tidak mengandung kalori, sehingga tidak akan menyebabkan kegemukan. Kedua, dengan cukup minum anak juga jadi cepat kenyang yang membuatnya tidak makan berlebihan.

5. Membuat Anak Lebih Cepat Paham serta Meningkatkan Kecerdasannya

Kebutuhan oksigen serta nutrisi harus sampai ke otak dengan lancar. Transportasi keduanya ke otak bergantung pada darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Salah satu syarat agar darah terbentuk dan bisa membawa berbagai zat penting ke otak itu adalah air.

Jadi, secara tidak langsung agar otak bisa berfungsi dengan maksimal, cairan yang ada dalam tubuh harus cukup. Apabila cukup, aliran oksigen lancar, anak bisa berpikir dengan baik, lebih mudah memahami materi, dan kecerdasannya terasah.

6. Menunjang Pembentukan Otot Tubuh yang Ideal

Masa pertumbuhan adalah masa yang paling penting bagi anak dan mempengaruhi bagaimana saat ia dewasa. Salah satu hal yang paling penting dalam pertumbuhan adalah masalah pembentukan otot.

Dalam membentuk otot, pada dewasa dan anak-anak tentunya berbeda. Pada anak-anak mereka lebih kepada pembentukan tahap awal dan bukannya agar tubuh terlihat bagus.

Pada anak, perkembangan otot dan sendi biasanya juga disertai rasa sakit karena otot yang lelah. Keadaan ini bukan cuma membuat anak tidak nyaman, tapi bisa juga berujung pada cedera.

Untuk mengatasi dan mencegah kejadian seperti itu, minum air yang cukup sangat penting. Seorang ahli kesehatan dari Universitas Pennsylvania, Barbara J Rolls Ph.D, mendukung pendapat tersebut. Ia mengatakan bila cairan yang cukup mampu mendukung otot bekerja dan menghindarkan dari resiko cedera.

Jadi, supaya anak bisa membentuk ototnya dengan ideal dan tanpa resiko cedera, minum air putih penting. Dengan air putih yang cukup ia akan terhindar dari rasa sakit dan cedera sehingga pembentukan otot tidak terganggu.

7. Anak Menjadi Lebih Aktif dan Lincah

Anak Menjadi Lebih Aktif dan Lincah - Sekolah Prestasi Global

Air bagi anak bisa kita andaikan seperti air bagi tanaman yang membuatnya segar dan tidak layu. Mengkonsumsi air yang cukup membuat metabolisme menjadi baik. Oksigen yang otak butuhkan tersampaikan dengan sempurna karena cairan tubuh yang cukup.

Keadaan tubuh yang baik membuat anak menjadi lebih aktif dan lincah. Sebaliknya, kekurangan cairan dalam tubuh membuat anak menjadi lemas dan kurang bertenaga. Tak jarang ia juga menjadi mengantuk dan jadi lebih suka tiduran daripada bermain di luar bersama teman-temannya.

Lagi-lagi, guna memastikan anak cukup cairan dalam tubuh, orang tua harus berperan aktif. Mulai biasakan anak agar minum yang cukup, serta beri ia penjelasan yang logis supaya anak mengerti mengapa ia membutuhkannya.

8. Kulit Anak Menjadi Lebih Lembab dan Sehat

Poin satu ini cukup kompleks karena ternyata air bisa berpengaruh besar terhadap keadaan kulit. Dengan minum air yang cukup, berarti Anda menjaga cairan yang ada di dalam tubuh tetap stabil.

Kebiasaan sederhana ini mampu menyeimbangkan pH dalam tubuh yang seharusnya netral pada kisaran 7. Dengan pH yang seimbang, membuat kulit dan bagian tubuh lain secara keseluruhan menjadi lebih sehat. Kulit akan tetap lembab, tidak terlihat kering, dan terhindar dari berbagai masalah kulit lain.

Salah satu indikator untuk melihat apakah anak cukup minum atau tidak, bisa Anda amati dari mata dan elastisitas kulit. Apabila bagian bawah kelopak mata mulai gelap, dan saat tarik kulit tidak segera kembali atau elastis, ini peringatan.

Segera ingatkan anak untuk minum lebih banyak, agar tidak berujung pada masalah kulit yang lain.

8. Minum Air yang Cukup Mampu Mencegah Kanker

Kanker bukan cuma bisa menyerang orang dewasa, anak-anak juga memiliki resiko yang sama. Untuk mengurangi resiko tersebut terjadi, minum air yang cukup sangatlah penting. Air mampu membantu sistem imun bekerja dengan baik dan melawan sel-sel jahat.

Dengan minum air yang cukup, paling tidak ada 3 resiko penyakit kanker yang menurun pesat resikonya, penyakit itu ialah :

  • Kanker usus dengan prosentase penurunan 45%
  • Breast cancer atau kanker payudara yang peluang terjadinya menurun 79%
  • Ketiga, kanker kandung kemih yang kemungkinan terjadinya menurun hingga 50%

Tentunya, penurunan resiko tersebut bukan cuma dengan minum air cukup lalu sudah, ya. Gaya hidup yang sehat juga perlu Anda jaga supaya si kecil terhindar dari penyakit berbahaya satu ini.

10. Mencegah Anak Terbangun di Tengah Malam karena Lapar

Apakah anak Anda suka terbangun saat malam dan mengeluh lapar? Kejadian seperti ini tentu tidak seharusnya terjadi karena anak butuh tidur yang cukup dan nyenyak. Selain itu, makan di malam hari juga kurang baik bagi kesehatan anak karena bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan resiko diabetes.

Lantas, bagaimana untuk mengatasi hal ini? Caranya mudah, sebuah penelitian di Universitas Washington menemukan caranya. Anda bisa memberi anak minum segelas air saat 30 menit sebelum tidur.

Meminum air sebelum tidur ini membuat rasa lapar hilang dan merasa lebih kenyang. Kalau sudah merasa kenyang, saat tidur anak tidak akan terbangun lagi karena lapar. Pemberian air ini tentunya sesuai porsi anak agar mereka tidak terbangun karena ingin ke kamar mandi, ya?

11. Membantu Anak Penderita Asma dan Alergi

Anak-anak membutuhkan air dalam sel-sel tubuh mereka agar bisa tumbuh. Selama pertumbuhan seharusnya 75% dari volume sel tubuh harus berisi air. Kekurangan air dalam sel tubuh bisa memicu asma dan alergi.

Hal ini karena selama tubuh dehidrasi, semakin banyak histamin yang terbentuk. Semakin banyak histamin yang terbentuk membuat semakin mudah alergi dan asma terjadi. Maka dari itu, tetap terhidrasi itu penting agar asma dan alergi tidak kambuh.

Ternyata manfaat air sangat banyak dan penting untuk anak agar ia tetap sehat, aktif, dan tumbuh dengan baik. Hanya saja, pertanyaanya bagaimana memastikan anak cukup minum? Seberapa banyak yang harus diminum agar kebutuhan cairan tubuh tercukupi?

Rekomendasi Berapa Banyak Air yang Harus Anak Minum

Menentukan seberapa banyak air yang harus anak minum berbeda-beda tergantung kebutuhan dan usianya. Jadi, jumlah air yang satu anak minum tidak bisa dijadikan standar bagi anak yang lain.

Lantas, bagaimana cara menentukannya agar anak tidak kekurangan cairan? Berapa banyak yang harus orang tua berikan?

Natalie D. Muth, MD, MPH, RDN, FAAP, seorang pediatri dari Care Medical Group California, punya jawabannya. Berikut rekomendasi yang ia berikan tentang seberapa banyak asupan cairan yang harus anak dapatkan.

Cairan Usia 6-12 Bulan Usia 12-24 Bulan Usia 2-5 Tahun
Air Putih 0.5 – 1 cangkir/hari 1-4 cangkir/hari 1-5 cangkir/hari
Susu 2-3 cangkir/hari 2-2.5 cangkir/hari

Anak-anak di bawah 12 bulan tidak disarankan untuk minum susu kemasan, dan lebih baik asi. Sedangkan, untuk usia 12-24 bulan lebih baik mengkonsumsi susu full cream, sedangkan usia di atas 2 tahun lebih baik susu low fat.

Rekomendasi seberapa banyak cairan yang seharusnya anak minum di atas, terus bertambah seiring usia. Kemudian, semakin banyak mengeluarkan keringat dan beraktifitas, maka asupan cairan juga sebaiknya bertambah.

Orang tua berperan penting guna memastikan anak mendapatkan cairan yang cukup. Dalam usaha tersebut, mungkin akan ada kendala, namun kebiasaan baik tetap perlu demi si kecil. Mengingat betapa pentingnya manfaat minum air putih untuk si kecil dalam pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatannya.

Baca Juga : Minuman Sehat Untuk Anak

Apa saja kandungan yang ada didalam air putih?

Ada kalsium, magnesium, zat besi, selenium, hingga berbagai zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

Apa dampak negatif jika anak kekurangan konsumsi air putih?

1. Metabolisme tubuh yang melambat
2. Lebih cepat merasa lelah
3. Membuat anak lebih cepat rewel
4. Anak merasa pusing
5. Mudah mengantuk
6. Bibir kering

Apakah minum air putih yang cukup mampu mencegah kanker?

Dengan minum air yang cukup, paling tidak ada 3 resiko penyakit kanker yang menurun pesat resikonya, penyakit itu ialah :
1. Kanker usus dengan prosentase penurunan 45%
2. Breast cancer atau kanker payudara yang peluang terjadinya menurun 79%
3. Ketiga, kanker kandung kemih yang kemungkinan terjadinya menurun hingga 50%

(Visited 4 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us