Salah satu amalan di hari Jumat yang pahalanya sangat berlimpah adalah membaca surat Al-Kahfi. Membaca surat ini dapat membawa hidup kita kepada kebaikan. Selain itu kita juga akan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Waktu yang dianjurkan untuk membaca surat Al-Kahfi yaitu ketika tenggelamnya matahari di hari Kamis sampai menjelang matahari tenggelam di hari Jum’at. Selain amalan membaca surat Al-Kahfi, Anda juga dapat melakukan kebaikan lainnya seperti sedekah Jum’at yang pahalanya juga berlimpah.

Sekilas Tentang Surat Al-Kahfi

Al-Kahfi merupakan surat ke-18 dalam Al-Qur’an yang mempunyai 110 ayat. Makna dari Al-Kahfi sendiri adalah penghuni-penghuni gua. Hal ini sesuai dengan isi dari surat ini yang menceritakan tentang pemuda yang menjadi penghuni gua

Di dalam surat Al-Kahfi terdapat empat kisah yang perlu Anda ketahui. Banyak pelajaran yang akan kita dapatkan dari keempat kisah tersebut. Masing-masing kisah ini juga jarang diketahui oleh banyak umat Muslim.

Berikut ini adalah empat kisah dalam Surat Al-Kahfi yang perlu kita ketahui.

Kisah Pertama

Surat Al-Kahfi - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by mraqieb on Pexels

Kisah pertama dari Surat Al-Kahfi ini yaitu tentang Ashabul Kahfi yang tersirat dalam ayat 9 hingga 20. Kisah ini menceritakan tentang tujuh orang pemuda yang berserah diri kepada Allah SWT untuk menyelamatkan agamanya.

Ketujuh pemuda itu melakukannya untuk menjauhkan diri dari kezaliman raja yang kafir. Raja ini mempunyai sifat sombong dan bersikap tidak adil serta melarang orang-orang untuk menyembah Allah SWT.

Jika orang tersebut diketahui menyembah Allah SWT, maka raja akan membunuhnya. Supaya mereka dapat beribadah dengan lebih leluasa, mereka mesti melakukannya secara sembunyi-sembunyi.

Karena penuh dengan ancaman, ketujuh pemuda tersebut terpaksa mesti mengasingkan diri. Mereka mengasingkan diri ke gua demi mendapatkan pertolongan dari Allah SWT.

Mereka melakukan hal ini juga untuk mencari pertolongan dari Allah SWT dan memohon petunjuk dan kasih sayang dari-Nya.

Ketujuh pemuda itu tidur di gua selama berabad-abad. Setelah mereka bangung, musuh dan harta kekayaan yang mereka miliki juga sudah tidak ada.

Kisah pertama Surat Al-Kahfi ini mengajarkan tentang tujuh orang pemuda yang ingin melakukan perubahan. Namun mereka tidak dapat mengajak orang-orang di saat itu untuk beriman kepada Allah SWT baik dengan lisan maupun tangannya.

Akan tetapi mereka berupaya untuk mengajak orang-orang di sekitarnya dengan hatinya. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW tentang dakwah dengan hati dan ini adalah selemah-lemahnya iman.

Kisah Kedua

Kisah kedua dari Surat Al-Kahfi ini menceritakan tentang pemilik dua kebun dengan sahabatnya. Kisah kedua ini tertuang dalam ayat 32 hingga 44.

Dikisahkan kalau kedua pemilik kebun tersebut diberikan harta kekayaan yang berlimpah. Sementara sahabatnya hidup dalam dalam kemiskinan, namun dia tetap mendapatkan nikmat dari Allah SWT.

Berbeda dengan temannya yang memiliki dua kebun, mereka bersikap sombong dan mengejek sahabatnya yang miskin. Mereka menilai kalau sahabatnya itu tidak punya harta yang banyak dan tidak mempunyai pengikut.

Sahabatnya yang miskin berusaha untuk mengingatkannya untuk beriman kepada Allah SWT. Karena tidak mendengarnya, akhirnya temannya yang kaya itu tenggelam ke dalam kebun miliknya.

Pelajaran dari kisah kedua Surat Al-Kahfi ini kita belajar untuk mengingatkan teman kita yang sedang berada di jalan yang tidak benar. Dalam hal ini seorang yang miskin mengingatkan sahabatnya yang sombong karena kekayaannya.

Kisah Ketiga

Kisah ketiga Surat Al-Kahfi ini tertuang dalam ayat 60-82 yang menceritakan tentang pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir. Dari kisah ini kita dapat tahu tentang Nabi Musa yang haus ilmu pengetahuan dan dia rela menanggung kesulitan untuk mendapatkannya.

Nabi Musa adalah utusan Allah SWT, namun dia tetap mempunyai ketertarikan untuk mempelajari ilmu pengetahuan atau Sains. Dia ingin mengetahui realitas kehidupan yang nyata. Dia ingin melihatnya dengan matanya sendiri.

Kisah Keempat

Kisah keempat ini bercerita tentang Dzul Qarnain yang tertuang dalam ayat 83 hingga 98. Kisah ini menceritakan tentang puncak dari perdamaian dan perubahan. Hal ini dapat tercapai berkat Dzul Qarnain.

Dalam kisah ini disebutkan bahwa Allah SWT memberikan Dzul Qarnain kebijaksanaan, kekuatan, dan pengetahuan. Dia berkeliling dunia bersama dengan pasukannya. Tujuannya yaitu untuk mengajak umat manusia untuk beriman kepada Allah SWT.

Meskipun diberikan kebijaksanaan oleh Allah SWT, namun Dzul Qarnain tidak sombong dan tetap memerintah secara adil dan bijaksana. Dia berhasil menaklukan banyak orang hanya untuk berdakwah dan mengajak mereka untuk berada di jalan Allah SWT.

Dzul Qarnain juga tidak pernah mengambil keuntungan dari orang lain dan kelompok yang pernah ditemuinya. Dia memperlakukan semua orang dengan adil.

Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. Beliau menyebutkan jika tidak melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangannya. Dengan begitu, kisah Dzul Qarnain ini seolah-olah merupakan hasil nyata dari hadits Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi

Setiap Jum’at membaca Al-Kahfi memang sangat dianjurkan. Bahkan hukumnya sunnah membaca Al-Kahfi di hari Jum’at. Berikut ini adalah keutamaan Surat Al-Kahfi di hari Jum’at.

1. Mendapatkan Ridha Allah SWT

Semua umat Islam di muka bumi tentu ingin mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT dalam menjalani kehidupannya. Karena mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT akan membuat hidup terasa lebih damai dan tentram.

Membaca Surat Al-Kahfi dapat mendekatkan diri kita pada ridha Allah SWT. Hal ini sempat diriwayatkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. Sabdanya seperti ini:

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya, dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.” (HR Ahmad).

2. Dijauhkan dari Fitnah Dajjal

Semua umat Islam pasti akan tahu tentang Dajjal. Berdasarkan beberapa hadist dan sumber lainnya mengatakan bahwa Dajjal ini merupakan makhluk yang paling buruk.

Bahkan tidak ada satu kebaikan pun yang disebarkan oleh makhluk yang satu ini. Dia hanya menyebarkan kejahatan, kemudharatan, dan fitnah kepada umat manusia.

Ketika hari kiamat akan tiba, Dajjal akan muncul dan menyebarkan fitnah ke seluruh umat manusia di muka bumi. Hanya orang-orang beriman saja yang akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. Mereka akan terbebas dari fitnah dan ajakannya yang sangat menyesatkan.

Dajjal akan mengiming-imingi dengan sesuatu yang baik, padahal itu penuh dengan keburukan. Jika sudah berada dalam perangkat fitnah Dajjal, maka akan menjadi orang yang durhaka. Bahkan akan menjadikannya masuk ke dalam Neraka Jahannam. Naudzubillah…

Salah satu amalan yang dapat kita lakukan supaya terhindar dari fitnah Dajjal yaitu membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at. Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk terus berdoa dan membaca surat Al-Kahfi supaya terhindar dari Fitnah Dajjal. Berikut ini adalah haditsnya.

“Barangsiapa diantara kamu yang mendapatinya (menyaksikan fitnah Dajjal) hendaknya membaca atasnya ayat-ayat permulaan surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim).

3. Diampuni Dosanya oleh Allah SWT

Setiap manusia pasti tidak akan pernah luput dari dosa dan kesalahan. Bukan hal yang tidak mungkin kalau dosa kita miliki jumlahnya sangat banyak dan terus bertambah.

Namun Allah telah memberikan banyak peluang dan cara supaya hamba-Nya dapat terlepas dari dosa-dosanya tersebut. Salah satu caranya yaitu dengan membaca Surat Al-Kahfi. Hal ini pernah diriwayatkan dalam sebuah hadist Rasulullah SAW yang bunyinya:

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jum’at.”

Meskipun demikian, amalan ini mesti dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas. Bahkan barengi dengan sholat taubatan nasuha dengan sungguh-sungguh, berdoa dan memohon ampunan. Kemudian tidak mengulanginya lagi di kemudian hari.

4. Terhindar Dari Perbuatan Buruk

Keutamaan membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at yang lainnya yaitu dapat terhindar dari perbuatan buruk. Karena dengan keimanan yang tinggi dan bersungguh-sungguh dapat menghindarkan diri kita dari perbuatan-perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT.

Seperti yang sudah Anda lihat di atas kalau di dalam Surat Al-Kahfi ini ada banyak hikmah yang dapat dijadikan pelajaran. Jika kita mampu merenungkannya sebaik mungkin, maka dapat direalisasikan dalam kehidupan yang nyata.

Salah satunya adalah cerita Ashabul Kahfi yang mempertahankan ketauhidannya. Sebanyak apapun tantangannya, Allah pasti akan memberikan petunjuk terbaiknya untuk umat-Nya yang beriman.

5. Terhindar Dari Gangguan Setan

Sudah menjadi tugasnya bahwa setan, jin, dan iblis untuk menggoda manusia. Hal ini sudah menjadi perjanjian agar setan dapat membawa banyak teman dari umat manusia untuk hidup kekal di neraka.

Oleh sebab itulah segala bentuk ancaman dan ajakan dari setan mesti kita waspadai. Karena ajakannya tersebut dapat menyeret kita ke dalam neraka. Salah satu amalan yang dapat kita lakukan supaya terhindar dari gangguan setan yaitu dengan membaca surat Al-Kahfi.

Banyak riwayat yang menyebutkan, salah satunya yang diriwayatkan oleh Ibnu Mardawaih dari Abdullah bin Mughaffal. Beliau mengatakan bahwa rumah yang sering dibacakan surat Al-Kahfi maupun surat Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan di sepanjang malam itu.

6. Mendapatkan Pahala dan Cahaya Kebaikan

 

Ka'bah - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by ekrem osmanoglu on Unsplash 

Dalam salah satu hadits riwayat Ad Darimi menyebutkan bahwa:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi di malam Jum’at, dia akan disinari oleh cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR Ad Darimi).

Dari hadits tersebut sudah jelas bahwa membaca surat Al-Kahfi dapat mendatangkan cahaya kebaikan. Bahkan cahaya itu bukan hanya antara dua Jum’at saja, namun terbentang dari dirinya dengan rumah Allah yaitu Ka’bah.

Meskipun sampai saat ini kita belum pernah pergi ke Ka’bah, namun cahayanya sudah sampai.

Keutamaan yang lainnya yaitu kita akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Karena setiap kita membaca Al Quran akan mendapatkan pahala. Bahkan pahala yang didapatkan hitung berdasarkan banyaknya huruf yang dibaca.

Kesimpulan

Banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan ketika membaca Surat Al-Kahfi di hari Jum’at. Dari kisah yang tertuang dalam surat ini, kita dapat mengambil banyak pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Alangkah lebih baik kalau kita sudah membiasakan diri membaca Al-Quran sejak dini. Anda bisa sekolahkan anak-anak Anda di Prestssi Global karena disini mereka tidak akan belajar banyak tentang bidang akademik saja.

Di Prestasi Global, mereka akan belajar untuk memahami dan mencintai agama Islam dengan lebih baik.

Itulah beberapa keutamaan surat Al-Kahfi di hari hari Jum’at yang akan Anda dapatkan. Anda dapat membaca surat ini tidak hanya di malam Jum’at saja, namun juga hari lainnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 6 Keutamaan Menghafal Surat Al Kahfi dan Faedah yang Menyertai

Apa saja keutamaan membaca surat al-kahfi di hari jum'at ?

Di dalam surat al-kahfi memiliki keutamaan: Mendapatkan Ridha Allah SWT, dijauhkan dari fitnah dajjal, diampuni dosanya oleh Allah SWT, terhindar dari perbuatan buruk, terhindar dari gangguan setan, mendapatkan pahala dan cahaya kebaikan,

Makna dari surat al-kahfi adalah ?

Surat al-kahfi memiliki makna yaitu penghuni-penghuni gua

Apakah benar surat al-kahfi dapat dijauhkan dari fitnah dajjal ?

Salah satu amalan yang dapat kita lakukan supaya terhindar dari fitnah Dajjal yaitu membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at. Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk terus berdoa dan membaca surat Al-Kahfi supaya terhindar dari Fitnah Dajjal. Berikut ini adalah haditsnya. “Barangsiapa diantara kamu yang mendapatinya (menyaksikan fitnah Dajjal) hendaknya membaca atasnya ayat-ayat permulaan surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim).