Bagikan Artikel Ini:

Sebagian besar kita mungkin sudah tahu bahwa cahaya matahari pagi memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh. Oleh karena itu, tidak jarang kita melihat banyak orang yang berjemur di pagi hari. Manfaat yang sama juga dirasakan oleh bayi, lho. Ada banyak sekali manfaat sinar matahari bagi bayi hingga dewasa.

Seperti yang kita ketahui bersama, bayi dan anak-anak lebih membutuhkan stimulasi agar pertumbuhan dan perkembangannya lebih maksimal. Selain mencukupi kebutuhan gizi, untuk mendukung kesehatannya, berjemur juga bisa jadi pilihan. Matahari pagi akan memberikan efek yang luar biasa pada perkembangan anak.

Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan

Untuk Anda yang membutuhkan penjelasan lengkap manfaat sinar matahari pagi bagi anak-anak, kami akan memberikan ulasan lengkapnya kepada Anda. Berikut adalah manfaat berjemur di pagi hari bagi anak-anak.

1. Mencukupi Kebutuhan Vitamin D

Vitamin D menjadi salah satu vitamin yang paling dibutuhkan oleh anak-anak untuk mendukung perkembangannya. Kebutuhan vitamin D ini sebenernya bisa tercukupi melalui makanan. Namun, untuk mendapatkan vitamin D secara alami, Anda bisa mengandalkan sinar matahari pagi.

Bagaimana cahaya matahari pagi bisa membentuk vitamin D?

Paparan matahari pagi pada sekitar pukul 06.00 – 07.30 tidak terlalu menyengat. Ketika tubuh terkena paparan matahari pada waktu tersebut, tubuh secara otomatis akan membentuk vitamin D alami.

Ketika kulit terpapar cahaya matahari, tubuh akan membakar kolesterol. Aktivitas ini meningkatkan produksi vitamin D alami pada tubuh.

Kebutuhan vitamin D yang tercukupi akan sangat mendukung pertumbuhan anak, terutama yang berkaitan dengan kesehatan tulang. Tak hanya itu, menurut penelitian, anak-anak dengan autisme dan ADHD umumnya memiliki kadar vitamin D yang rendah.

Pada bayi dan anak-anak, berjemur di pagi hari tetap disarankan untuk tetap menggunakan pakaian lengkap, ya. Hal ini untuk mencegah rasa tidak nyaman pada bayi akibat cahaya panas dari matahari.

2. Memperkuat Tulang

Manfaat kedua ini masih terkait dengan manfaat yang dijelaskan sebelumnya, ya. Selain bisa membentuk vitamin D alami, sinar matahari pagi juga bermanfaat untuk mengoptimalkan penyerapan kalsium dalam tubuh si kecil. Penyerapan kalsium yang lebih optimal ini juga penting untuk pertumbuhan anak.

Untuk Anda yang belum tahu, kalsium adalah mineral yang sangat penting bagi tubuh. Fungsi utamanya adalah untuk membentuk struktur tulang, menjaga kesehatan gigi, dan mendukung kinerja sistem saraf.

Kekurangan mineral ini bisa sangat berbahaya bagi si kecil. Selain pertumbuhan anak menjadi terganggu, kekurangan kalsium juga bisa memicu munculnya berbagai penyakit, seperti osteomalacia, rakhitis, hingga osteoporosis.

Untuk mencegah kemungkinan buruk tersebut terjadi, Anda bisa mengajak si kecil untuk berjemur di pagi hari. Pertumbuhan si kecil akan lebih maksimal karena tulang yang menjadi penopang tubuh akan terdorong pertumbuhannya.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Meningkatkan Fungsi Otak - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by Fakurian Design on Unsplash

Anda pasti ingin memiliki anak yang cerdas, bukan? Oleh karena itu, Anda perlu mendukung kecukupan gizi mereka. Berjemur di pagi hari juga bisa meningkatkan fungsi otak si kecil, lho.

Dari beberapa penelitian, ditemukan bahwa sinar matahari pagi bisa memicu pertumbuhan sel saraf di Hippocampus. Ini merupakan bagian di otak yang bertugas untuk membentuk, mengatur, serta menyimpan memori.

Berjemur pada pagi hari akan merangsang tubuh untuk menghasilkan vitamin D alami. Vitamin tersebut punya andil besar dalam pertumbuhan sel saraf. Jadi, kesimpulannya adalah vitamin D yang tubuh dapatkan dari berjemur akan mampu meningkatkan fungsi otak seseorang.

4. Mengatasi Penyakit Kulit

Beberapa orang enggan terkena sinar matahari karena takut kulitnya terbakar atau berbagai masalah lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa cahaya matahari pagi ternyata juga memberikan efek yang baik bagi kulit?

Alih-alih berakibat buruk, sinar matahari pagi justru memberikan efek yang luar biasa pada kulit. Seperti yang sudah disebutkan di atas, sinar matahari pagi bermanfaat untuk membentuk vitamin D alami.

Vitamin D ternyata tidak hanya baik bagi tulang dan saraf, tetapi juga pada kulit. Vitamin D yang terbentuk dari sinar matahari bisa membantu menyembuhkan beberapa penyakit kulit yang sering menyerang anak-anak, misalnya eksim, psoriasis, atau jerawat.

Untuk anak-anak yang sedang mengalami masalah penyakit kulit, selain berjemur pada pagi hari, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin D melalui makanan. Beberapa makanan yang kaya akan vitamin D adalah ikan salmon dan telur.

5. Memperbaiki Suasana Hati

Si kecil sering sekali tantrum? Cobalah ajak mereka beraktivitas di bawah cahaya matahari pagi. Berjemur di bawah cahaya lembut matahari pagi bisa membuat tubuh lebih banyak memproduksi serotonin. Serotonin adalah salah satu hormon yang berperan dalam meningkatkan suasana hati.

Hormon serotonin dikenal juga sebagai hormone bahagia. Dengan beraktivitas di bawah cahaya matahari pagi, perasaan bahagia pada anak pun akan meningkat. Hormon serotonin yang terproduksi dengan baik bisa menjaga mood anak selama seharian.

Jadi, ini bisa menjadi alternatif terbaik agar anak-anak bahagia sepanjang hari dan tidak lagi tantrum.

6. Risiko Diabetes Menurun

Anda mungkin tidak mengira bahwa sinar matahari ternyata juga berkaitan dengan risiko diabetes, lho. Alasannya adalah berjemur pada pagi hari akan membuat insulin dalam tubuh lebih stabil.

Meski kasus diabetes pada anak masih tergolong rendah, Anda tetap harus mencegah risiko terburuk. Kelebihan berat badan di usia dini akan menghambat pertumbuhan anak. Mereka pun akan lebih susah untuk bergerak aktif karena beban tubuh mereka yang tidak biasa.

Tak hanya untuk anak, menurunnya risiko diabetes juga bisa orang dewasa rasakan. Jadi, selain memperhatikan kesehatan anak, Anda pun bisa sekaligus memperhatikan kesehatan Anda sendiri.

7. Memperbaiki Siklus Tidur

Memperbaiki Siklus Tidur - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by Lux Graves on Unsplash

Si kecil sering tidur larut malam, lalu bangun ketika matahari sudah tinggi pada keesokan harinya? Siklus tidur yang tidak baik ini perlu sekali untuk diperbaiki, ya.

Seperti yang kita ketahui bersama, anak-anak membutuhkan waktu tidur yang lebih lama daripada orang dewasa. Ketika tertidur, sel-sel dalam tubuh melakukan perkembangan. Beberapa sel hanya bisa berkembang pada waktu malam hari, bukan pagi hari.

Oleh karena itu, siklus tidur anak pun harus diperhatikan. Idealnya, anak-anak sudah harus tidak maksimal pukul 21.00. Kemudian, keesokan harinya, mereka bisa bangun lebih pagi untuk melakukan aktivitas fisik agar pertumbuhan dan perkembangannya lebih maksimal.

Agar siklus tidur si kecil lebih baik, ajaklah mereka beraktivitas pada pagi hari. Sinar matahari pagi sangat baik bagi tubuh mereka. Selain membantu memaksimalkan pembentukan vitamin D, energi anak-anak yang sering berlebih juga tersalurkan.

Saat aktif di pagi hari, mereka pun akan merasa lelah saat malam hari nanti. Hal ini akan membuat mereka lebih cepat mengantuk saat malam tiba. Jam tidur anak pun perlahan-lahan akan membaik.

Tak hanya itu, aktivitas fisik pada pagi hari di bawah sinar matahari juga akan membantu mereka untuk merasakan tidur yang lebih berkualitas. Tidur yang berkualitas ini akan membuat tubuh anak kembali segar saat pagi hari tiba.

8. Mengatasi Masalah Penyakit Kuning

Penyakit kuning merupakan penyakit yang terjadi karena organ hati tidak bisa memproses sel darah merah secara efisien. Penyakit ini sering juga kita sebut sebagai penyakit bilirubin. Penyakit kuning sangat normal terjadi pada bayi yang baru lahir karena fungsi organ hati masih belum maksimal.

Meskipun bisa hilang sendiri, penyakit kuning bisa berbahaya apabila berkomplikasi dengan penyakit lain. Oleh karena itu, harus ada penanganan dari ahli agar penyakit ini bisa segera sembuh.

Untuk mencegah penyakit ini menyerang anak-anak di masa perkembangannya, Anda bisa mengajak mereka beraktivitas pagi hari di ruangan terbuka. Sinar matahari yang mengenai tubuh anak-anak akan membantu memecah bilirubin. Kinerja organ hati akan terbantu dengan sempurna sehingga terhindar dari penyakit kuning.

9. Tingkat Kekebalan Tubuh Meningkat

Efek yang tak kalah penting lagi ketika berjemur adalah bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sinar matahari pagi bisa menekan imun yang terlalu aktif. Inilah yang menjadi alasan mengapa sinar matahari sering dijadikan solusi untuk mengatasi penyakit autoimun, seperti psoriasis.

Tak hanya itu, ketika tubuh terpapar sinar matahari pagi, akan ada peningkatan sel darah putih. Seperti yang kita ketahui bersama, sel darah putih berfungsi untuk memerangi kuman yang masuk ke dalam tubuh. Semakin efektif peran sel darah putih, semakin baik imunitas tubuh.

Jadi, berjemur tak hanya baik untuk anak-anak, ya. Kita yang menemani mereka berjemur pun akan mendapatkan manfaat yang tak kalah banyak.

10. Risiko Terkena Kanker Menurun

Terakhir, berjemur di pagi hari juga bisa menurunkan risiko menderita penyakit kanker. Penyakit kanker payudara atau kanker usus besar berkaitan dengan kekurangan vitamin D. Karena berjemur dapat membentuk vitamin D alami, aktivitas ini pun bisa menurunkan risiko kanker.

Setelah membaca penjelasan ini, Anda sudah tidak lagi bertanya tentang apa manfaat dari berjemur di pagi hari, bukan? Sepuluh manfaat di atas bisa menjadi jawaban terbaik untuk pertanyaan tersebut. Semoga Anda tercerahkan, ya.

Penutup

Selama ini, banyak orang takut dengan sinar UV karena bisa merusak kulit. Namun, jika Anda terkena sinar matahari pada waktu pagi, manfaat yang akan tubuh rasakan justru akan sangat banyak.

Bagi anak-anak, cahaya matahari memiliki lebih banyak lagi karena bisa mendukung pertumbuhan mereka. Jadi, jika Anda tidak ingin pertumbuhan si kecil terganggu, ajak mereka untuk beraktivitas pagi di bawah sinar matahari, ya.

Beraktivitas di luar ruangan hingga pukul 07.30 sangat direkomendasikan untuk semua umur, termasuk anak-anak. Rasakan sendiri manfaat sinar matahari pada tubuh.

Baca Juga : Awas! Osteoporosis Dapat Terjadi Pada Anak dan Bisa Mengganggu Tumbuh Kembangnya

Bagaimana cahaya matahari pagi bisa membentuk vitamin D ?

Paparan matahari pagi pada sekitar pukul 06.00 – 07.30 tidak terlalu menyengat. Ketika tubuh terkena paparan matahari pada waktu tersebut, tubuh secara otomatis akan membentuk vitamin D alami. Ketika kulit terpapar cahaya matahari, tubuh akan membakar kolesterol. Aktivitas ini meningkatkan produksi vitamin D alami pada tubuh.

Dimulai pukul berapa waktu tidur yang baik untuk anak anak ?

Idealnya, anak-anak sudah harus tidak maksimal pukul 21.00. Kemudian, keesokan harinya, mereka bisa bangun lebih pagi untuk melakukan aktivitas fisik agar pertumbuhan dan perkembangannya lebih maksimal.

Mengapa berjemur di pagi hari juga bisa menurunkan risiko menderita penyakit kanker ?

Karena, Penyakit kanker payudara atau kanker usus besar berkaitan dengan kekurangan vitamin D. Karena berjemur dapat membentuk vitamin D alami, aktivitas ini pun bisa menurunkan risiko kanker.

(Visited 40 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us