Bagikan Artikel Ini:

Perkembangan ilmu pengetahuan ternyata tidak lepas dari peran para ilmuwan Muslim dunia. Para ilmuwan ini berhasil memberikan sumbangsih besar bagi bidang ilmu pengetahuan dan perkembangan dunia.

Ilmu menjadi hal yang sangat penting untuk membuat dunia dan manusia menjadi lebih maju. Dalam Islam, menuntut ilmu adalah bentuk ibadah kepada Allah SWT.

Dengan memiliki ilmu maka mampu membuktikan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Sejarah dan Perkembangan Ilmu Bagi Umat Muslim

Berbicara mengenai sejarah Islam di dunia, maka perkembangan ilmu pengetahuan menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Dunia Islam telah mencapai kemajuan dan menciptakan peradaban karena ilmu pengetahuan yang tinggi. Sejarah perkembangan ilmu di dunia muslim membutuhkan masa yang panjang.

Pada masa Nabi Muhammad SAW merupakan tonggak awal untuk perkembangan ilmu umat muslim. Pada masa selanjutnya, merupakan masa kejayaan umat muslim pada bidang ilmu pengetahuan.

Terutama saat masa Khalifah Ummayah dan Abbasiyah yang merupakan kekhalifahan setelah Rasulullah SAW wafat.

Kekhalifahan Bani Umayyah resmi berdiri pada 661 M. Selain belajar mengenai ilmu agama, umat muslim belajar mengenai berbagai bidang ilmu lainnya.

Ilmu yang dipelajari seperti ilmu bahasa, ilmu filsafat, ilmu kedokteran, ilmu kimia, ilmu fisika dan ilmu sejarah.

Kekuasaan Bani Umayyah akhirnya berakhir pada tahun 750 M dan tergantikan oleh Kekhalifahan Abbasiyah. Pada kekuasaan dinasti ini, ilmu pengetahuan masih terus berkembang.

Perkembangan ilmu umat Islam pada masa Bani Abbasiyah mencapai puncaknya pada berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Hal ini dapat terjadi karena pemerintah dan penguasa menaruh perhatian besar pada ilmu pengetahuan. Lahirlah pada ilmuwan yang memiliki kecerdasaan pada ilmu agama dan sains serta memiliki akidah kuat.

Pada masa ini, pemerintah membuat berbagai lembaga pendidikan. Akhirnya, para rakyat mendatangi lembaga pendidikan dan mengejar ilmu setinggi tingginya.

Para ilmuwan pun mendapatkan derajat serta kedudukan yang tinggi pada masa ini.

Kebijakan lainnya yang mendukung berkembangnya ilmu pengetahuan ialah melakukan penelitian, melakukan penerjemahan buku bahasa asing hingga mendukung penelitian ilmiah.

Pada masa pemerintahan Abbasiyah, banyak orang non Arab yang datang ke Arab untuk memberi pandangan baru terhadap ilmu pengetahuan.

Ilmu yang berkembang pada dinasti ini ialah ilmu tafsir, filsafat Islam, ilmu hadis, ilmu fikih, ilmu kedokteran, ilmu geografi, ilmu matematika hingga ilmu astronomi.

Daftar Para ilmuwan Muslim yang Berpengaruh di Dunia

Tentu saja, karena para pemimpin Islam mendukung berkembangnya ilmu pengetahuan maka hadir berbagai ilmuwan dan cendekiawan muslim.

Hadirnya para ilmuwan muslim ini memiliki pengaruh pada perkembangan ilmu pengetahuan. Bahkan, ilmu yang para ilmuwan muslim ciptakan masih digunakan hingga saat ini.

Sebagai umat muslim, Anda harus mengetahui siapa saja sosok hebat tersebut. Dengan mengetahuinya, maka Anda bisa lebih semangat lagi untuk mengejar ilmu.

Berikut ini ialah beberapa ilmuwan muslim berpengaruh yang bisa Anda jadikan sebagai panutan dalam bidang keilmuan.

1. Ibnu Sina

ilmuwan muslim yang berpengaruh pertama ialah Ibnu Sina yang lahir pada tahun 980 M. Beliau merupakan seorang ilmuwan muslim yang memiliki pengaruh besar pada dunia kedokteran.

Beliau melakukan penelitian besar dan hasil penelitiannya ini tercatat pada sejarah dunia kedokteran.

Ibnu Sina merupakan sosok pekerja keras dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Dirinya selalu haus akan ilmu baru dan tidak menutup diri untuk mempelajari berbagai bidang keilmuan.

Tidak hanya bidang kedokteran, beliau juga mempelajari bidang ilmu matematika dan teologi. Berkat kecerdasannya, beliau telah menjadi pusat perhatian para dokter ketika usianya baru menginjak usia 16 tahun.

Ibnu Sina adalah orang pertama yang menemukan cara pengobatan bagi orang yang sedang sakit tanpa melakukan penyuntikan ke tubuh pasien.

Dirinya juga mendapatkan julukan al-Ra’s karena kecerdasan yang beliau miliki.

Tentu saja, kecerdasan tersebut beliau dapatkan karena semangat belajar serta etos kerja yang tinggi. Meskipun beliau sudah wafat ratusan tahun yang lalu, namun pemikirannya terus dikembangkan oleh ilmuwan masa kini.

Adapun karya dan hasil penelitian dari Ibnu Sina adalah penemu manfaat etanol dan penemu teori penularan TBC.

2. Al – Zahrawi

Masih pada bidang kedokteran, Al – Zahrawi adalah ilmuwan muslim asal Andalusia yang memiliki peran dan kontribusi penting.

Beliau mengabdi pada kekhalifahan Bani Umayyah II di Andalusia (saat ini Spanyol).

Al – Zahrawi adalah sosok yang memperkenalkan alat alat bedah dalam dunia kedokteran. Beliau mendapatkan alat bedah dan menemukan teori mengikat organ tubuh untuk mencegah terjadinya pendarahan selama tindakan.

Dirinya juga menciptakan benang yang bisa digunakan untuk menjahit bekas luka yang terbuat dari jaringan hewan.

Dalam bidang kedokteran, beliau juga telah menyusun At-Tashrif Liman yang merupakan sebuah ensiklopedi dunia kedokteran. Berisi berbagai teori dan topik kedokteran, beliau menyelesaikannya pada tahun 1.000.

3. Al – Khawarizmi

ilmuwan muslim berpengaruh selanjutnya ialah Al – Khawarizmi yang merupakan ahli pada bidang matematika, astronomi dan geografi. Beliau lahir pada tahun 780 M di Uzbekistan.

Beliau memiliki kontribusi besar dalam berbagai bidang pengetahuan yang dikuasainya. Seperti menciptakan pemakaian Tangen dan Secant dalam melakukan penelitian di astronomi dan trigonometri.

Dirinya juga ahli dalam bidang musik, geometri, kimia, falsafah dan aritmatika. Beliau adalah sosok pertama yang memperkenalkan Aljabar dan Hisab.

Al Khawarizmi juga terkenal sebagai Bapak Algoritma. Penemuan ilmuwan muslim ini ialah Aljabar yang memiliki peran yang sangat penting pada berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Bukunya yang berjudul Al kitab Al Mukhatasar fi hisab al-jabr wa’l muqabala menjadi dasar dalam pembelajaran aljabar.

Tidak hanya menemukan aljabar, penemuan dari Al Khawarizmi yang juga berpengaruh pada bidang keilmuan ialah angka nol.

Dirinya juga memiliki kesibukan lainnya di bidang pengetahuan, di Baghdad dirinya tergabung dalam lembaga penerjemah bernama Bayt Al-Hikmah.

Sepanjang hidupnya, Al Khawarizmi melakukan berbagai riset ilmiah dan membuatnya menjadi mahir menerjemahkan berbagai bahasa.

Kecerdasannya ini membuat banyak ilmuwan barat termasuk Copernicus terpengaruh terhadap berbagai teori yang Al Khawarizmi ciptakan.

Wafat pada tahun 850 M, beliau berhasil meninggalkan berbagai ilmu penting dalam dunia matematika.

4. Al Kindi

Al Kindi merupakan seorang ilmuwan berdarah Arab dari suku Kindah. Dirinya merupakan seorang penerjemah dan terkenal sebagai filsuf muslim pertama.

Beliau mampu menerjemahkan berbagai karya Yunani dalam bahasa Arab dan mengambil peran dalam sejarah Islam. Dirinya juga mampu untuk memperbaiki penerjemah terjemahan sebelumnya. Berkat kemampuannya tersebut, Al Kini kemudian menjadi seorang ahli istana.

Kelebihan dari Al Kindi ialah mampu menghadirkan filsafat yunani kepada umat muslim setelah sebelumnya mengislamkan berbagai pikiran asing dari Yunani.

Beliau menulis hampir seluruh ilmu pengetahuan yang berkembang pada saat itu. Dari banyaknya ilmu yang ia kenali, Matematika menjadi favoritnya.

Baginya, matematika merupakan mukadimah bagi siapapun yang ingin belajar filsafat. Tanpa mengenali matematika maka akan sulit bagi siapapun mempelajari ilmu filsafat.

Menurut Al-Kindi, filsafat bukanlah ilmu yang mempertanyakan kebenaran wahyu. Menurutnya, filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang berbagai hal sejauh jangkauan manusia.

Oleh karenanya, Al-Kindi mengatakan bahwa filsafat tidak bisa mengatasi masalah seperti mukjizat dan kehidupan akhirat.

5. Abbas ibn Firnas

Pesawat kini menjadi alat transportasi yang bisa membuat Anda pergi dalam jarak yang cukup jauh dalam waktu lebih singkat. Tahukah Anda bahwa seorang ilmuwan muslim memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan pesawat?

Beliau adalah Abbas ibn Firnas yang merupakan seorang ilmuwan yang berasal dari Andalusia. Abbas ibn Firnas bergerak pada bidang aerodinamika dan menjadi muslim yang menjadi penerbang pertama di dunia.

Beliau mendapatkan ide dari permainan acrobat, beliau melihat bahwa dalam aksi akrobatik terdapat sesuatu yang menarik.

Meskipun pengembangan bidang aerodinamika berasal dari China, namun orang pertama yang mencetuskan idenya ialah Abbas ibn Firnas.

Beliau menerbangkan dirinya menggunakan sayap yang terbuat dari sutra dan kayu yang berfungsi sebagai rangkanya. Meskipun mengalami kegagalan, namun nyatanya pesawat yang ia ciptakan mampu terbang selama 10 menit.

Tidak hanya pada bidang aerodinamika, Abbas ibn Firnas merupakan seorang ilmuwan yang serba bisa. Beliau ahli dalam bidang kedokteran hingga kesenian.

Beliau bisa menciptakan puisi dan syair serta melantunkannya dengan indah.

6. Ibnu al -Nafis

Masuk ke 6 ilmuwan muslim selanjutnya, Ibnu al -Nafis adalah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam dunia kedokteran. Beliau sangat terkenal pada abad ke 13 Masehi.

Dirinya menemukan dasar sirkulasi jantung, kapiler dan paru paru pertama di dunia. Berkat penemuannya tersebut, Ibnu al-Nafis mendapatkan gelar Bapak Fisiologi Sirkulasi.

Lahir di Damaskus, beliau terkenal sebagai seorang ilmuwan yang serba bisa. Beliau juga telah memperkenalkan klasifikasi ilmu hadits yang lebih bagus.

7. Cumrun Vafa

Tidak hanya memiliki ilmuwan bersejarah pada masa lampau yang telah meletakkan dasar pada berbagai ilmu pengetahuan, kini banyak ilmuwan modern.

ilmuwan muslim abad 21 yang cukup terkenal ialah Cumrun Vafa yang menjadi terkenal pada tahun 2008. Dirinya menerima Dirac Medal yang adalah penghargaan paling bergengsi di antara para ilmuwan.

Pria kelahiran Teheran, Iran ini memberikan kontribusi penting atas studi fisika Matematis lewat teori String. Kemudian dirinya juga melakukan studi objek astrofisika lubang hitam.

Dengan kedua studinya tersebut, beliau mencermati gejala misterius dari blackhole.

Sepanjang karirnya dalam bidang pengetahuan, Cumrun Vafa telah mendapatkan berbagai penghargaan dalam bidang matematika dan fisika.

Dirinya juga menjadi dosen di Harvard dan memiliki gelar profesor besar ilmu Sains sejak tahun 2003. Tidak hanya itu, dirinya juga aktif sebagai komisaris di organisasi untuk para akademisi Iran yang berada di Eropa dan AS.

Pentingnya Mengenal ilmuwan Muslim Bagi Pelajar

Mengenal berbagai ilmuwan muslim bagi pelajar adalah hal yang sangat penting. Mereka jadi memahami bahwa banyak ilmuwan hebat yang paham dengan ilmu agama dan berbakat dalam bidang ilmu pengetahuan.

Hal ini selaras dengan apa yang ingin dicapai oleh Sekolah Prestasi Global yakni membuat anak didik menjadi seorang yang cerdas dan memiliki akhlak.

Tahun ini, kamu memperkenalkan ilmuwan muslim dalam dengan membuat nama kelas setiap unit TK, SD, SMP dengan nama ilmuwan muslim.

Tujuannya adalah untuk bisa memperkenalkan ilmuwan muslim sejak dini. Mereka jadi bisa mendapatkan sosok inspirasi baru yang bisa membuat mereka berpikir bahwa kelak akan menjadi sehebat para ilmuwan muslim ini.

ilmuwan Muslim membuktikan bahwa ilmu agama dan ilmu pengetahuan bisa berjalan berdampingan. Mereka memberikan sumbangsih penting bagi umat manusia dan tentunya ini menjadi berkah untuk kehidupan akhirat.

Baca Juga : Sejarah Agama Islam

Kapan Sejarah dan Perkembangan Ilmu Bagi Umat Muslim dimulai ?

Pada masa Nabi Muhammad SAW merupakan tonggak awal untuk perkembangan ilmu umat muslim. Pada masa selanjutnya, merupakan masa kejayaan umat muslim pada bidang ilmu pengetahuan. Terutama saat masa Khalifah Ummayah dan Abbasiyah yang merupakan kekhalifahan setelah Rasulullah SAW wafat.

Pada masa apa Perkembangan ilmu umat islam mencapai puncaknya ?

Perkembangan ilmu umat Islam pada masa Bani Abbasiyah mencapai puncaknya pada berbagai bidang ilmu pengetahuan. Hal ini dapat terjadi karena pemerintah dan penguasa menaruh perhatian besar pada ilmu pengetahuan. Lahirlah pada ilmuwan yang memiliki kecerdasaan pada ilmu agama dan sains serta memiliki akidah kuat. Pada masa ini, pemerintah membuat berbagai lembaga pendidikan. Akhirnya, para rakyat mendatangi lembaga pendidikan dan mengejar ilmu setinggi tingginya. Para ilmuwan pun mendapatkan derajat serta kedudukan yang tinggi pada masa ini.

Siapa saja ilmuwan muslim yang penemuannya memiliki pengaruh besar di dunia ?

1. Ibnu Sina ( Penemu manfaat etanol dan penemu teori penularan TBC ) 2. Al-Zahrawi ( Sosok yang memperkenalkan alat alat bedah dalam dunia kedokteran ) 3. Al - Khawarizmi ( Sosok pertama yang memperkenalkan Aljabar dan Algoritma ) 4. Al-Kindi ( mampu menerjemahkan berbagai karya Yunani dalam bahasa Arab dan mengambil peran dalam sejarah Islam ) 5. Abbas ibn Firnas ( Muslim yang menjadi penerbang pertama di dunia ) 6. Ibnu Al-Nafis ( Menemukan dasar sirkulasi jantung, kapiler dan paru paru pertama di dunia. ) 7. Cumrun Vafa ( studi fisika Matematis lewat teori String. )

(Visited 74 times, 4 visits today)
WhatsApp WhatsApp us