Pada tahun 2020 , virus corona menyebar ke seluruh dunia dan menyebabkan dunia menjadi lumpuh. Sebagai umat muslim, melakukan doa agar terhindar virus corona merupakan sebuah bentuk pengharapan terbaik.

Pandemi terjadi di seluruh belahan dunia, tiba tiba saja kebiasaan manusia terpaksa harus berubah. Belajar, bekerja hingga berbelanja harus dilakukan dari rumah untuk mencegah bertemu banyak orang.

Bahkan, hari raya yang seharusnya meriah dan menjadi waktu terbaik untuk bertemu dengan keluarga harus Anda rayakan dengan suasana berbeda.

Wabah Yang Muncul Pada Zaman Rasulullah

Tahukah Anda bahwa sebenarnya penularan wabah dan penyakit sudah ada bahkan sejak zaman Rasulullah SAW. Berbagai wabah telah terjadi pada zaman itu dan juga menelan banyak korban.

Apa saja wabah yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW? Berikut ini ialah beberapa wabah yang tercatat dalam sejarah.

1. Wabah Tha’un

Penyakit menular yang pertama ialah tha’un yang menjadi wabah pada zaman nabi. Penyakit ini bermula dari infeksi bakteri Pasterella Pestis. Bakteri ini dibawa oleh kutu anjing yang berasal dari darah tikus karena sejatinya bakteri ini hidup pada tubuh tikus.

Penyebaran penyakit ini ialah melalui darah tikus yang terdapat di kutu anjing lalu membuat manusia sakit.

Orang yang menderita penyakit ini harus melakukan karantina antara 2 hingga 12 hari. Rasulullah yang menyuruh orang untuk melakukan karantina wilayah karena penyebaran wabah ini sangat cepat.

“Apabila kamu mendengar Tha’un terjadi pada suatu negeri, maka jangan masuk ke negeri tersebut. Sebaliknya, apabila kamu berada di dalam negeri tersebut maka janganlah kamu keluar dari negeri tersebut” (HR. Al- Bukhori).

Penderita juga harus melakukan pengobatan yang sesuai dengan anjuran Rasulullah dan Umar Bin Khatab.

2. Cacar Air

Wabah selanjutnya yang pernah terjadi pada zaman Rasulullah ialah cacar air. Penderita penyakit ini mengalami penurunan nafsu makan, badan terasa lemas hingga muncul bintik.

Jika seseorang menyentuh kulit orang yang terkena cacar air atau terkena bersinnya, maka penyakit ini bisa menular.

Pada sebuah riwayat, Rasulullah mengatakan bahwa Islam memudahkan umatnya untuk beribadah ketika sakit.

“Apabila seseorang sedang terluka di jalan, bernanah atau terkena penyakit cacar dan dia terkena junub dan apabila mereka mandi akan menyebabkannya meninggal, maka ia boleh bertayamum” (HR. Al Hakim).

3. Kusta

Wabah penyakit lainnya yang menular ialah Kusta yang bisa membuat bagian tubuh berubah bentuk karena gigitan bakteri.
Penyakit ini menular dari cairan hidung penderita.

Rasulullah menghadapi wabah ini dengan mengajak umatnya untuk menjaga jarak fisik dengan penderita untuk mengurangi penyebaran penyakit.

4. Kudis

Pada zaman nabi terdapat sebuah penyakit yang menyebabkan gatal dikulit dan bisa menyebabkan ruam hingga bekas lepuhan. Penyakit ini muncul dari kutu kecil yang bersarang pada kulit kemudian menyebar ke orang lain.

Rasulullah kemudian mencari rantai pertama untuk mengetahui siapa yang menyebabkan penderita terinfeksi kudis. Kemudian orang orang yang melakukan interaksi dengan penderita akan diobati lebih awal sebelum parah.

Langkah ini mirip seperti apa yang kita lakukan sekarang yakni melakukan tracing untuk menghentikan penyebaran.

Doa Untuk Terhindar Dari Virus Dan Penyakit Berbahaya

Selain minum obat dan melakukan berbagai hal untuk menghindari penyebaran, Rasulullah juga meminta perlindungan Allah SWT.

Rasulullah mengajak umatnya untuk meminta kepada Allah untuk menghindari virus dan penyakit berbahaya.

Pada kondisi saat ini, berikhtiar dan meminta perlindungan kepada Allah adalah cara yang tepat agar Anda dan keluarga selalu sehat.

Berikut ini ialah beberapa Doa Rasulullah SAW yang bisa Anda lakukan untuk terhindar dari wabah dan mendapat perlindungan Allah.

1. Dzikir Pagi Dan Sore Hari

Berdzikir memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia, salah satunya ialah untuk mencegah marabahaya.

Ibnu Umar mengatakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan sebuah bacaan doa pada pagi dan sore hari.

Adapun bacaan doa ialah sebagai berikut

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّاحْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

“Ya Allah, aku memohon kepadamu atas kebajikan serta keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepadamu atas kebajikan serta keselamatan dalam agama, dunia, keluarga serta hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tentramkan aku dari rasa takut”

Anda bisa membaca doa ini setiap hari ketika pagi dan sore sesuai dengan apa yang Rasulullah lakukan.

2. Doa Terhindar Dari Wabah

Wabah corona ini masih saja berlangsung dan membuat kita kesulitan untuk beraktivitas normal. Terlebih, penyakit ini telah menjadi wabah dan telah menyerang jutaan orang di seluruh dunia.

Sebagai umat muslim, Anda juga harus memohon dan berdoa kepada Allah agar terhindar dari wabah.

Doa untuk terhindar dari wabah ialah sebagai berikut

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ، والجُنُونِ، والجُذَامِ، وَسَيِّئِ الأسْقَامِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-MU atas penyakit belang, gila, lepra serta dari segala keburukan berbagai penyakit” (HR Abu Daud Nomo 1554 dan Ahmad).

Anda bisa membaca doa ini setiap saat dengan hati yang tulus dan berharap perlindungan hanya dari Allah SWT semata.

3. Doa Tolak Bala

Bacaan doa selanjutnya yang dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah doa tolak bala. Dunia ini penuh dengan berbagai cobaan, ujian, musibah hingga bencana yang seringkali manusia tidak dapat duga.

Semua ini murni kehendak Allah SWT yang memiliki bumi dan seisinya.

Sebagai umat, kita perlu menjalankan perintah Allah sebaik baiknya. Allah pun akan memberikan perlindungan kepada kita dari segala macam cobaan termasuk penyakit.

Berikut ini adalah doa terhindar dari bala yang sesuai dengan ajaran Rasulullah

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

“Ya Allah, limpahkanlah rahmatmu kepada junjungan Nabi Muhammad SAW sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan serta kesembuhannya serta sebagai penyinar. Serta limpahkanlah pula rahmatnya kepada sahabat beserta keluarganya”

4. Membaca Surat Pendek

Ayat ayat dalam Al Quran memiliki berbagai manfaat dan kemuliaan. Termasuk surat pendek yang ada di Juz 40 al Quran.

Dalam masa sulit ini, Anda bisa membaca surat pendek untuk memohon perlindungan Allah dari wabah yang meluas.

3 surat pendek yang bisa Anda baca setiap hari ialah An-Nas, Al-Falaq dan AlIkhlas yang merupakan 3 surat terakhir dalam al Quran.

Rasulullah menyuruh Abdullah bin Hubaib untuk membaca ketiga surat ini sebanyak masing masing 3 kali. Dengan membaca surat ini maka manusia akan aman dari segala sesuatu.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِى وَتُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ

lah Al Ikhlas, Al Falaq dan An-Nas ketika berada pada pagi dan sore hari, maka engkau akan aman dari berbagai hal” (HR, Abu Dawud, Al-Tirmidzi).

5. Doa Nabi Yunus

Nabi Yunus memiliki mukjizat yakni dapat bertahan hidup dalam perut seekor paus yang sangat besar.

Sebelum sampai ke dalam perut paus, Nabi Yunus terombang ambing di permukaan laut sampai akhirnya tenggelam. Kemudian, seekor paus mengisap tubuh nabi Yunus dan membuat nabi Yunus terdampar dalam perut paus.

Ternyata paus tersebut merupakan bentuk pertolongan Allah untuk menyelamatkan Nabi Yunus. Nabi Yunus sempat mengira dirinya meninggal, namun dengan berbagai upaya dia bisa menggerakan tubuhnya.

Setelah itu dia sujud dan berdoa kepada Allah dalam perut ikan paus. Adapun doa yang dilantunkan Nabi Yunus difirmankan Allah dalam surat Al-Anbiya ayat 87

 ۚوَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ

“Dan Yunus, ketika dia pergi dalam keadaan marah dia mengira bahwa kami tidak akan menyulitkannya. Lalu dia berdoa dalam suasana yang sangat gelap “Tidak ada Tuhan Selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku adalah orang orang yang Zalim”

Dari beberapa ahli tafsir mengatakan bahwa Nabi Yunus meminta ampun dan meminta pertolongan pada Allah SWT.

Doa ini mengajarkan kita untuk meminta ampunan Allah dan melakukan taubat serta memohon hanya kepada Allah saat mendapat musibah.

6. Dua Ayat Terakhir Surat Al Baqarah

Doa dan dzikir selanjutnya yang Rasulullah ajarkan kepada umatnya ialah membaca dua ayat terakhir dari surat pertama yakni Al Baqarah.

Anjuran Nabi Muhammad SAW ini tertuang dalam hadis berikut

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah pada malam hari, maka dua ayat ini akan mencukupkannya”

Maksudnya tercukupi ialah Anda akan terlindungi dari berbagai penyakit dan keburukan.

Bacalah 2 ayat terakhir surat Al Baqarah ini setiap hari sebelum tidur malam.

7. Doa Ketika Sedang Sakit

Saat kondisi pandemi seperti ini, kesehatan harus terjaga dengan baik agar terhindar dari berbagai penyakit.
Namun, apabila tubuh sudah terserang penyakit maka Anda bisa meminta kesembuhan dari Allah SWT dengan membaca doa.

Adapun doa yang bisa dibaca ketika sakit ialah sebagai berikut

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Artinya : Tuhanku, Tuhan manusia hilangkanlah penyakit ini. Berilah hamba kesembuhan karena karena engkau adalah penyembuh. Tidak ada satupun yang bisa menyembuhkan penyakit kecuali engkau dan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.

Kesimpulan : 

Penyakit dan wabah memang datangnya dari Allah, oleh karena itu Anda harus meminta perlindungan hanya kepada-Nya. Bahkan, pada zaman Nabi Muhammad pun sudah ada berbagai virus yang menyerang.

Virus corona telah merubah kehidupan manusia secara keseluruhan, penyakit ini juga telah menghilangkan orang orang terkasih bagi setiap yang ditinggalkan.

Selain berusaha untuk tetap menjaga diri, memakan makanan bernutrisi hingga mengikuti aturan yang berlaku, Anda juga harus meminta ampun dan perlindungan.

Ajak anggota keluarga untuk terus mendekatkan diri kepada sang pencipta dan berserah atas segala ketentuannya.

Prestasi Global sebagai sekolah berkualitas juga mengajarkan nilai nilai Islami kepada murid muridnya. Hal ini untuk menciptakan insan yang tidak hanya paham mengenai akademik namun juga memiliki penerapan islami yang cukup.

Menjaga diri dan keluarga, serta membaca doa agar terhindar dari corona merupakan langkah yang manusia bisa lakukan. Semoga, kita semua selalu terhindar dari wabah ini dan dapat selalu sehat sehingga beribadah bisa tetap lancar!

Baca Juga : Pentingnya Bonding Time dengan Anak, Ini 9 Tips Bunda

Bagaimana Cara Menghafal Do'a dengan Cepat

1.Meluruskan Niat 2.Mencari Waktu Yang Tepat Untuk Menghafal 3.Membuat Jadwal Hafalan 4.Konsisten

Kapan Waktu Dzikir yang Baik

Waktu dzikir di pagi hari yang paling dianjurkan untuk dilakukan yakni sejak masuknya waktu shalat Subuh hingga terbitnya fajar. Sedangkan, berdzikir di petang hari yang dianjurkan yakni pada waktu masuknya salat Ashar hingga terbenamnya matahari.

Doa agar diberikan kesehatan dan selalu dalam perlindungan sang Pencipta

Allahumma inna nas alukal afwa wal adiyata wal mu’aafaatad daa’imata fiid dunyaa wal ‘aakhirati wal fauzu bil jannati wannajaati minan naari. Artinya : Ya Allah, kami mohon ampunan, kesehatan dan perlindungan yang terus menerus di dunia dan di akhirat, kemenangan masuk surga serta keselamatan dari api neraka.

(Visited 118 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us