Bagikan Artikel Ini:

Hujan adalah salah satu keberkahan dari Allah SWT, meski hujan terjadi karena ada proses evaporasi dari sinar matahari yang membawa energi panas kemudian air yang ada di bumi menguap karena panas tersebut. Sehingga menghasilkan uap air yang terangkat ke udara dan mengalami proses kondensasi. Tetapi tetap saja hujan menjadi salah satu berkah.

Saat hujan turun, kita harus mengucapkan syukur seperti Alhamdulillahi rabbil alamin yang memiliki arti “Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam”. Sesungguhnya hujan adalah pemberian rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Selain itu juga terdapat doa-doa ketika turun hujan yang harus dipelajari agar hujan yang turun membawakan keberkahan untuk kita semua.

Pernah satu ketika Rasulullah merasa sangat bahagia ketika hujan datang, beliau kehujanan dan menyingkapkan bajunya. Kemudian para sahabat bertanya: Ya Rasulullah kenapa engkau melakukan demikan? Dan Rasulullah menjawab “Sebab, ia (hujan) baru saja diciptakan Allah SWT.” (HR.Muslim). kemudian dari hadits berikut Imam Nawawi menyimpulkan “Hadits ini mengandung makna bahwa hujan itu rahmat, yaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad ber-tabarruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut.

Doa ketika hujan tidak hanya satu, ada doa ketika hujan lebat, ketika ingin meminta hujan itu menjadi berkah dan lainnya

Doa Turun Hujan dan Artinya

Rain

Photo by Osman Rana on Unsplash

“Allahumma Shoyyibian naafi’an” yang berarti “Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.” (HR.Bukhari).

Doa diatas dibaca saat kita meminta kepada Allah agar senantiasa diberi hujan yang mendatangkan manfaat, hujan yang membawa manfaat atau keberkahan untuk kehidupan bagi makhluk-makhluk yang ada di bumi. Hujan adalah sumber rahmat dari Allah sehingga akan membantu tumbuhnya tanaman dan lain-lain. Diharapkan hujan tidak membawa bencana atau petaka untuk kehidupan kita. Selain membaca doa turun hujan, sebaiknya kita juga melengkapi dengan berdoa tentang kebaikan apa saja yang kita inginkan. Karena hujan memang suatu keberkahan yang luar biasa.

Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda yang berarti “carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan yaitu: saat bertemunya dua pasukan (tentara yang bertempur). Saat menjelang shalat dilaksanakan dan saat hujan turun.” (HR.Baihaqi).

Doa ketika hujan lebat

Rain

Photo by Valentin Müller on Unsplash

Hujan terkadang tidak selalu mebawa rahmat, terkadang ada juga hujan yang bisa mengakibatkan sebuah bencana dimanapun hujan turun seperti tanah longsor atau bahkan banjir. Ketika hujan lebat datang, biasanya akan menyebabkan banjir yang dapat menghanyutkan rumah-rumah, harta benda bahkan ada beberapa orang yang harus meninggal.

Sebenarnya banjir tidak hanya terjadi di saat ini, bahkan sudah ada sejak dahulu kala. Pernah ada cerita dari negeri Saba’ yang sering terkenal dengan negeri yang subur bahan makmur. Tetapi, suatu saat itu semua hilang saat ditimpa banjir bandang yang membuat kaumnya menjadi menderita. Padahal awalnya mereka sangat makmur.

Kisah lainnya juga pada saat umat Nabi Nuh yang pernah ditimpa banjir bandang yang hampir semua merusak dan memusnahkan seluruh makhluk yang ada di bumi. Saat ini ada banyak kerugian yang didapat dari musibah banir, dulu alam yang begitu indah saat hujan turun sekarang jarang bisa melihat keindahan. lingkungan sekitar aliran sungai, laut bahkan selokan juga yang dulunya bersih sekarang penuh dengan tumpukkan sampak plastik, dan lain-lain.

Ekosistem ikan atau mahluk airpun menjadi terganggu karena sampah-sampah entah itu sampah pabrik atau bahkan sampah rumah. Sehingga menyebabkan air sulit mengalir dan membentuk genangan air dimanapun.

Dulu orang bersorak gembira menunggu huja tiba setelah kemarau panjang, sekarang kebanyakan mulai cemas atau takut jika hujan turun karena banyaknya fenomena yang diakibatkan oleb hujan. Orang yang tinggal di area sungai mulai takut akan meluapnya air sungai, orang yang tinggal di dekat gunung atau bukit mulai resah akan terjadinya tanah longsor. Selain itu genangan air di jalan raya, tumbangnya hujan atau bahkan petani harus menghentikan aktivitasnya karena hujan.

Dengan adanya peristiwa-peristiwa ini, kebanyakan orang mulai mengeluh dan lupa berdoa. Rasulullah pernah bersabda seperti yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim “Allah Berfirman, “Manusia menyakiti Aku, ia mencaci maki masa (waktu), padahal aku adalah pemilik dan pengatur masa, Akulah yang mengatur malam dan siang menjadi silih bergantu.”

Yang kita bisa simpulkan bahwa segala yang terjadi di bumi sudah diatur oleh Allah SWT. Ketika hujan turun sebaiknya kita berdoa agar Allah memberikan berkah melalui hujan tersebut. Oleh karena itu kita harus mengetahui doa hujan lebat.

Pada Zaman Rasulullah pernah terjadi hujan lebat lalu ada seorang laki-laki yang mendekati beliau ketika beliau sedang khutbah. Kemudian laki-laki tersebut berkata: “Wahai Rasulullah, harta benda telah rusak, jalan-jalan terputus atau macet, berdoalah kepada Allah agar Dia memberhentikannya (hujan).”

Kemudian Rasulullah mulai mengangkat kedua tangannya dan membaca doa ketika hujan lebat: “Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.”

Arti doa ketika hujan lebat tersebut adalah “Wahai Tuhanku! Turunkanlah hujan di sekitar kami, dan janganlah musnahkan kami. Ya Allah! Engkau turunkanlah ia diatas gunung-gunung dan bukit-bukit, di lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pokok-pokok (pepohonan). HR. Bukhari dan Muslim.

Imam Nawawi juga menjelaskan tentang hadits tersebut bahwa terdapat kesunnahan untuk meminta berhentinya hujan di rumah-rumah bahkan jalan-jalan ketika terjadi hujan lebat dan tertimpa bahaya karenanya. Tetapi, tidak disyariatkan untuk menjalankan shalat dan juga berkumpul di lapangan.

Doa ketika hujan lebat ini agar tidak banyak mudharatnya dan juga semoga terhindarkan dari bahaya-bahaya yang terjadi akibat hujan lebat. Hujan lebat yang turun bisa memberikan banyak manfaat untuk manusia mulai dari sumber air, hujan bisa membasai tanaman atau tumbuhan yang ada di bumi sehingga lebih subur dan juga dapat menghasilkan buah yang kemudian bisa menjadi sumber energi bagi makhluk yang ada di bumi.

Doa minta hujan yang berkah

Rain

Photo by Danielle Dolson on Unsplash

Kemarau yang panjang juga sempat menyusahkan petani dan makhluk bumi lainnya. Ini menyebkan sulitnya air dan kekeringan dan sebagainya. Apa yang terjadi di sekeliling kita, mengharuskan kita meminta hujan yang berkah demi melangsungkan kehidupan kita sehari-hari. Pernah terjadi di masa Rasulullah, terjadi kekeringan yang amat meresahkan sehingga beberapa sahabat meminta Rasulullah untuk berdoa agar hujan turun dari langit.

Imam Muslim dan Imam Al-Baihagi berkata bahwa pernah ada seorang sahabat meminta Rasulullah agar berdoa kepada Allah untuk menurunkan hujan ang berkah. Saat itu terjadi di Madinah dan kondisi disana sedang dilanda paceklik.

Rasulullah menuruti permintaan sahabatnya dan langsung berdoa kepada Allah. Beberapa saat kemudian, awan hitam datang dan kemudian menurunkan hujan selama berhari-hari. Tetapi yang terjadi malah panen jadi gagal dan juga semua jalanan di Madinah rusak. Belum lagi harta benda para sahabat hanyut dan hilang akibat banjir. Kemudian para sahabat menemui Rasululah lagi dan meminta Rasulullah untuk berdoa kembali kepada Allah dan menjadikan hujan sebagai keberkahan. Akhirnya Rasulullah berdoa kembali dan awan gelap yang sebelumnya menyelimuti langit di Madinah mulai menyingkir dan hilang.

Untuk meminta turunnya hujan, kita harus membaca doa minta hujan yaitu Allahumma hawalayna wa la’alaina yang artinya “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekeliling kami, bukan azab atas kami.” Ini akan membantu kita memohon agar Allah memberikan rahmat dan berkahnya melalui hujan yang kita minta. Doa inilah yang dibaca oleh Rasulullah saat itu.

Setelah doa agar langit cerah dan tidak jadi hujan, keadaan di Madinah berubah. Allah adalah pengatur segala yang ada di muka bumi ini, apapun yang terjadi di dunia. Allah menurunkan hujan melalui kumpulan awan-awan seperti yang ada pada Al Waqi’ah ayat 68-69 yang artinya” maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau kamikah yang menurunkannya?”

Doa setelah hujan

Rain

Photo by reza shayestehpour on Unsplash

Ketika hujan turun dan akhirnya berhenti juga dijelaskan tentang doa apa yang harus dibacakan ‘Muthrna bi Fadhlillahi wa Rahmatihi” yang berarti “kita diberi hujan karena karunia dan rahmat-Nya” ada banyak manfaat yang kita dapatkan setelah membaca doa setelah turun hujan. Yang pertama adalah mengucapkan tanda syukur dengan membaca doa setelah hujan. Yang kedua adalah sebagai tanda keimanan pada Allah SWT. Doa-doa diatas akan membantu menyadari bahwa hujan adalah nikmat yang harus kita syukuri dan juga dapat mendatangkan manfaat-manfaat untuk semua mahkluk yang ada di dunia ini.

Rasulullah pernah bersabda “Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah maka dialah yang beriman kepadaku dan juga kufur terhadapt bintang-bintang”. Membaca doa setelah hujan akan membuat kita tambah bersyukur atas nikmat hujan yang sudah diberikan oleh Allah SWT.

Amalan yang harus dikerjakan ketika turun hujan

Rain

Photo by Max Rovensky on Unsplash

Ada beberapa amalan yang harus diketahui dan dikerjakan ketika turun hujan. Mengingat hujan merupakan suatu keberkahan yang terjadi untuk mahluk bumi. Apalagi kita yang menunggu hujan setelah kemarau yang terjadi.

Amalan tersebut dapat berupa ketika muncul mendung, jangan khawatir dan cemas anda hanya perlu berdoa untuk menurunkan hujan yang berkah dan tidak ada mudharatnya. Kemudian dengan turunnya hujan, kita harus mulai mensyukuri nikmat karena hujan turun. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk membaca doa hujan agar hujannya menjadi hujan yang bermanfaat. Seperti yang dikatakan oleh Al Khottobi “air hujan yang mengalir adalah suatu karunia”.

Amalan selanjutnya adalah dengan turunnya hujan, kita memiliki kesempatan untuk memanjatkan doa terbaik. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Qudamah dalam Al Mughni yaitu kita dianjurkan untuk berdia ketika turunnya hujan. Ketika ada hujan lebat, kemudian membaca doa agar langit cerah kembali dan tidak jadi hujan. Selanjutnya mengambil berkah dari tetesan air hujan yang turun. Kemudian ketika hujan turun dianjurkan untuk berwudhu. Ibnu Qudamah berkata “dianjurkan untuk berwudhu dengan air hujan apabila airnya mengalir deras.” Dan kemudian Rasulullah mengatakan “keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci.”

Amalan selanjutnya jangan pernah mencela hujan, sebaiknya berdoa agar hujan yang turun menjadi berkah. Jangan lupa untuk berdoa setelah turunnya hujan dengan mengucapkan doa setelah hujan

 

Kesimpulan 

Mengapa kita harus bersyukur ketika hujan turun?

Karena terdapat doa-doa yang harus dipelajari dan membawa keberkahan bagi seluruh manusia

Bagaimana bacaan doa turun hujan?

Allahumma Shoyyibian Naafi'an yang berarti Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat

Ada beberapa amalan yang harus diketahui ketika turun hujan?

Ada tiga amalan, yaitu berdoa untuk menurunkan hujan yang berkah, kesempatan untuk memanjatkan doa terbaik, dan jangan pernah mencela hujan

(Visited 7.174 times, 23 visits today)
WhatsApp WhatsApp us