Bagikan Artikel Ini:

Ketika anak mengalami sesak nafas Anda tidak perlu panik. Anda bisa memberikan pertolongan pertama untuk mengurangi sesak nafas pada anak.

Penyebab sesak nafas pada anak yang paling sering adalah alergi dan pilek. Tersedak makanan juga bisa menjadi penyebab anak mengalami sesak napas. Cemas yang berlebih pada anak juga bisa membuatnya menjadi sesak napas.

Berat badan yang berlebih atau obesitas pada anak juga bisa menjadi salah satu penyebab sesak nafas. Sebagai orang tua, Anda harus lebih memperhatikan kesehatan anak agar terhindar dari berbagai penyakit termasuk sesak napas.

Walaupun terlihat sepele, sesak napas pada anak bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Bahkan banyak anak-anak yang tidak tertolong karena sesak napas.

Oleh karena itu, sebagai orang tua, Anda harus bisa memberikan pertolongan pertama ketika anak mengalami sesak napas. Jika anak sudah mulai sulit untuk menarik napas atau nafasnya terlalu cepat segera berikan pertolongan agar nafasnya segera lancar.

Cara Mengatasi Sesak Nafas yang bisa Anda Lakukan Sendiri Dirumah dengan Cara Sederhana

Cara mengatasi sesak nafas bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan cara sederhana. Berikut ini cara-cara untuk mengatasi sesak nafas pada anak.

1. Carilah Tempat yang Nyaman

Cara pertama untuk mengatasi sesak nafas pada anak adalah mencarikan tempat yang nyaman. Hal ini bisa Anda lakukan ketika berada di tempat yang ramai atau berada di luar rumah.

Jika anak merasa kurang nyaman dan nafasnya mulai tersengal segeralah ajak anak untuk menepi dan mencari tempat yang nyaman. Carilah tempat yang sepi atau tidak banyak orang. Tempat yang sepi dan tenang bisa membantu anak menjadi lebih tenang dan bisa mengatur nafas.

Bila anak mengalami sesak nafas di rumah maka ajaklah ia untuk keluar rumah atau ke tempat terbuka yang udaranya lebih segar. Selain lebih tenang, udara di luar juga lebih banyak dan bisa membuat anak bernafas lebih lega.

2. Duduk Bersandar

Jika anak sudah diajak ke tempat yang nyaman dan sepi tapi masih saja nafasnya sesak maka ajaklah anak untuk duduk bersandar. Carilah tempat duduk yang nyaman dan biarkan anak duduk bersandar dengan nyaman. Anda juga bisa mengganjal punggung anak dengan bantal yang agak keras.

Selain itu, Anda juga bisa melepaskan kancing baju anak agar anak menjadi lebih rileks. Lepaskan juga ikat pinggang anak agar nafas anak menjadi lebih lancar. Jika anak mengenakan kaos sebaiknya Anda juga melepaskannya.

Pada intinya buatlah anak menjadi rileks dan nyaman. Lepaskan pakaian maupun aksesoris yang bisa membuatnya sesak napas.

3. Rebahkan Anak Di Tempat Datar dalam Posisi Santai

cara mengatasi sesak nafas - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by zhenzhong liu on Unsplash

Cara mengatasi dada sesak pada anak yang selanjutnya adalah dengan merebahkan anak di tempat yang datar. Anda bisa membawa anak ke kamar dan merebahkannya di atas kasur. Posisikan badan anak dalam keadaan yang santai dan rileks.

Agar sesak napas anak bisa mereda, sanggalah kepala anak dengan bantal yang agak tinggi. Posisikan kepala lebih tinggi dari jantung agar sesak napas tidak semakin parah. Pada bagian bawah lutut anak letakkannya guling atau bantal yang nyaman.

Pastikan posisi anak dalam keadaan yang rileks dan nyaman dengan posisi tangan tetap berada di samping badan.

4. Berilah Anak Minum

Setelah sesak napas pada anak sudah mulai mereda segeralah untuk memberikannya minum. Anda bisa memberikan air putih hangat atau teh hangat agar anak tidak dehidrasi. Dehidrasi pada anak justru bisa memperparah keadaan, jadi pastikan anak minum cukup air.

Namun hindari untuk memberikan anak air ketika nafasnya masih sangat sesak. Biarkan anak tenang dan sesaknya mereda, barulah Anda bisa memberinya minum. Dikhawatirkan jika memberi minum anak pada saat sesak napas yang parah justru akan membuatnya tersedak.

5. Ajak Anak Untuk Bernapas dengan Cara Mengerucutkan Bibir

Cara menghilangkan sesak nafas pada anak juga bisa dengan mengajaknya untuk bernafas dengan cara mengerucutkan bibir. Cara ini cukup efektif untuk meredakan sesak napas pada anak.

Bernapas dengan mengerucutkan bibir ini bisa membantu melepaskan udara yang terperangkap di paru-paru. Udara inilah yang membuat nafas anak menjadi sesak. Cara untuk melakukan pernapasan ini yaitu:

  1. Ajaklah anak untuk duduk dan buatlah otot bahu serta leher anak relaks.
  2. Selanjutnya minta anak untuk menarik napas secara perlahan dari hidung dengan mulut tertutup dan bibir agak mengerucut selama 2 hitungan.
  3. Kemudian mintalah anak untuk mengeluarkan nafas secara perlahan melalui bibir yang mengerucut secara perlahan dalam 4 hitungan.

Lakukan hal ini secara berulang sampai anak merasa nyaman dan nafasnya sudah tidak sesak.

6. Duduk Ke Depan

Cara lainnya untuk menolong anak ketika sesak napas adalah dengan menyuruhnya untuk duduk rileks di atas kursi berkaki datar. Anda bisa meminta anak untuk duduk di atas kursi dengan rileks sambil memajukan badannya.

Duduk ke depan merupakan salah satu cara untuk mengurangi sesak napas yang dilansir dari Healthline. Menurutnya, duduk rileks dengan dada sedikit condong ke depan bisa membuat anak menjadi lebih rileks. Anda juga bisa meminta anak untuk rileks dengan meletakkan siku di lutut secara lembut.

Ingatkan selalu anak untuk menjaga agar bagu dan lehernya tetap rileks. Cara ini cukup efektif untuk membuat nafas anak menjadi lebih lancar.

7. Duduk Ke Depan dengan Meja

Cara lainnya untuk mengurangi sesak napas anak yang lebih efektif adalah dengan menyuruh anak duduk dengan meletakkan kepala di meja. Anda bisa melakukan cara ini jika di rumah ada meja dan kursi yang sesuai dengan tubuh anak.

Mintalah anak untuk duduk dengan rileks di kursi dengan badan yang condong ke depan dan meletakkan kepala di atas meja. Berilah bantal empuk untuk meletakkan kepala anak. Biarkan anak untuk rileks dan beristirahat beberapa saat sambil mengatur pernapasannya.

Posisi duduk yang seperti ini membuat anak menjadi lebih rileks dan bisa mengatur pernapasannya. Sesak napas pada anak bisa cepat hilang dengan cara ini.

8. Berdiri dengan Punggung yang Ditopang

Tidak hanya dengan posisi duduk, Anda juga bisa meminta anak untuk berdiri di dinding agar pernapasannya kembali lancar. Cara ini cukup efektif untuk meringankan sesak napas pada anak.

Untuk meredakan sesak nafas dengan cara ini mintalah anak untuk berdiri di dinding dengan cara menyandarkan pinggulnya. Minta anak untuk membuka kaki selebar bahu dan melatakkan tangan pada paha.

Anda juga harus meminta anak untuk tetap menjaga pandangan ke depan dengan bahu yang rileks. Agar sesak hilang, mintalah anak mengayunkan lengan ke depan secara perlahan.

9. Lakukan Pernapasan Diafragma

Cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sesak napas pada anak adalah melakukan pernapasan diafragma. Pernapasan ini merupakan pernapasan perut yang lebih menekankan pada hembusan napas. Dengan cara ini sesak napas pada anak bisa cepat reda.

Adapun cara melakukan pernapasan diafragma adalah:

  1. Mintalah anak untuk duduk diatas kursi dengan kaki dibuka selebar bahu dan tubuh rileks.
  2. Selanjutnya letakkan tangan anak pada perut.
  3. Kemudian mintalah anak untuk menarik napas secara perlahan dari hidung. Pastikan jika perut dibawah tangan anak bergerak.
  4. Selanjutnya mintalah anak membuang napas secara perlahan dengan bibir mengerucut dan mintalah ia untuk mengencangkan otot perutnya.

Lakukan pernafasan ini secara 5 menit untuk meredakan sesak napas pada anak.

10. Gunakan Kipas Angin

Untuk membuat sesak napas pada anak mereda Anda juga bisa menggunakan kipas angin. Hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Pain and Symptom Management pada tahun 2010 menunjukkan jika udara sejuk bisa mengatasi sesak nafas.

Jika Anda melihat anak kurang nyaman dengan nafas yang sesak segeralah bawa anak mendekat ke depan kipas angin. Anda juga bisa menggunakan kipas angin portable kecil yang bisa dipegang. Hadapkan kipas angin di depan anak agar anak merasa nyaman dan sejuk.

Dengan adanya udara sejuk yang ada di dekat anak membuatnya menjadi lebih nyaman dan nafasnya menjadi lebih lancar. Pastikan jika kipas angin yang Anda gunakan tidak berdebu.

11. Hirup Uap Air Hangat

Sesak napas seringkali disebabkan karena anak sedang flu atau pilek. Lendir yang menumpuk di hidung anak bisa membuat nafasnya menjadi sesak dan anak menjadi kurang nyaman.

Menurut Geeta maker Clark, MD dari The Health, untuk mengatasi sesak napas pada anak akibat flu atau pilek adalah dengan menghirup uap air hangat. Dengan uap air hangat bisa membantu untuk memecahkan lendir di hidung sehingga pernapasan menjadi lebih lancar.

Anda bisa menyiapkan air hangat dalam mangkuk kemudian teteskan minyak kayu putih atau minyak aromaterapi eucalyptus. Mintalah anak untuk menghirup uap air ini secara perlahan selama beberapa menit. Anda bisa meletakkan handuk kecil di kepala anak agar anak bisa maksimal dalam menghirup uapnya.

12. Beri Anak Teh Jahe

teh jahe - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by Manki Kim on Unsplash

Selain menghirup uap air, Anda juga bisa memberikan anak teh jahe untuk mengatasi sesak nafas akibat flu atau pilek. Jahe bisa membuat saluran pernapasan anak menjadi lebih lancar.

Anda bisa membuat air jahe dengan cara merebus potongan jahe dalam air mendidih. Gunakan jahe yang masih segar agar rasanya enak. Anda bisa meminta anak untuk meminumnya sambil sedikit menghirup aroma jahe yang hangat.

13. Berikan Obat Sesak Nafas

Jika sesak nafas pada anak sudah parah dan terjadi berulang maka Anda perlu memberinya obat. Obat sesak nafas anak sangat banyak macamnya, salah satunya adalah obat bronkodilator. Jenis obat ini bisa membantu melegakan pernapasan anak dengan cepat.

Selain obat itu, Anda juga bisa memberikan anak obat kortikosteroid hirup. Obat ini adalah obat hirup yang bisa membuat pernapasan anak menjadi lega dan lancar.

14. Bawa Ke Dokter

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sesak nafas pada anak adalah membawanya ke dokter. Anda harus segera membawa anak ke dokter jika napas anak sudah tersengal-sengal dan nafasnya sempat berhenti 10 detik. Keadaan ini sangat berbahaya jika tidak langsung ditangani oleh dokter.

Sesak nafas pada anak tidak boleh dianggap enteng. Anda harus segera memberikan pertolongan pertama pada anak. Yang terpenting dalam memberikan pertolongan pertama anak yang sesak nafas adalah memberikan tempat dan rasa nyaman pada anak.

Selanjutnya Anda bisa memberikan pertolongan lainnya agar sesak napas pada anak bisa hilang. Jangan pernah remehkan sesak nafas pada anak karena efeknya bisa sangat berbahaya.

Baca Juga : Manfaat Hypnoparenting dan Cara Mempraktekannya pada Anak

Bagaimana cara pertolongan pertama mengatasi sesak nafas pada anak?

Cara pertama untuk mengatasi sesak nafas pada anak adalah mencarikan tempat yang nyaman. Hal ini bisa Anda lakukan ketika berada di tempat yang ramai atau berada di luar rumah. Jika anak merasa kurang nyaman dan nafasnya mulai tersengal segeralah ajak anak untuk menepi dan mencari tempat yang nyaman. Carilah tempat yang sepi atau tidak banyak orang. Tempat yang sepi dan tenang bisa membantu anak menjadi lebih tenang dan bisa mengatur nafas.

Apa penyebab sesak nafas pada anak yang sering terjadi?

Penyebab sesak nafas pada anak yang paling sering adalah alergi dan pilek. Tersedak makanan juga bisa menjadi penyebab anak mengalami sesak napas. Cemas yang berlebih pada anak juga bisa membuatnya menjadi sesak napas. Berat badan yang berlebih atau obesitas pada anak juga bisa menjadi salah satu penyebab sesak nafas.

Bagaimana cara melakukan pernafasan diafragma?

Mintalah anak untuk duduk diatas kursi dengan kaki dibuka selebar bahu dan tubuh rileks, selanjutnya letakkan tangan anak pada perut. Kemudian mintalah anak untuk menarik napas secara perlahan dari hidung. Pastikan jika perut dibawah tangan anak bergerak, selanjutnya mintalah anak membuang napas secara perlahan dengan bibir mengerucut dan mintalah ia untuk mengencangkan otot perutnya.

 

(Visited 54 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us