Bagikan Artikel Ini:

Kondisi saat ini memaksa orang tua untuk terus mengajarkan dan membiasakan kebiasaan sehat anak demi terhindar dari penularan virus atau terkena penyakit.

Perubahan-perubahan yang terjadi, terutama anak harus banyak menghabiskan waktu di rumah harus disikapi dengan bijak.

Belajar online, jarang bertemu teman, tidak bisa bermain di lapangan berpengaruh terhadap fisik dan psikis anak. Selain memperhatikan emosi dan perasaan anak karena perubahan tersebut, membiasakan Kebiasaan anak sehat  juga wajib untuk dilakukan setiap hari.

Apa saja kebiasaan sehat anak yang perlu untuk kita ketahui? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

1. Biasakan Makan Makanan Sehat dan Bergizi

Ajarkan 5 Kebiasaan Sehat Anak Selama Pandemi

Salah satu Tips agar anak selalu sehat adalah dengan memberikan cukup makanan sehat dan bergizi. Dengan menyediakan asupan yang bergizi untuk anak, dapat meningkatkan kesehatan serta imunitas mereka sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Hal-hal berikut dapat membantu Anda dalam memilih dan menyiapkan menu sehat untuk anak:

a. Biasakan Anak untuk Sarapan

Sarapan merupakan hal penting bagi anak karena akan memberinya energi yang cukup untuk menjalani harinya.

Sarapan juga membantu memenuhi kebutuhan gizi anak ketika ia harus menguras tenaga dan pikirannya selama belajar dan beraktivitas di sekolah.

Untuk itu, Anda harus membiasakan anak untuk sarapan sebelum melakukan kegiatannya.

Menu sarapan yang Anda siapkan tidak perlu dalam jumlah besar, yang penting seimbang dan bernutrisi. Contoh sarapan sederhana namun bergizi yang dapat Anda buat antara lain:

  • Telur rebus, roti panggang dan apel
  • Roti gandum dengan olesan selai kacang atau buah sesuai pilihan anak. Lebih baik jika Anda membuat sendiri selai buah tersebut.
  • Sandwich roti gandum dengan sayuran
  • Susu dan sereal. Segelas susu juga cukup untuk membantu anak berenergi
  • Salad buah atau sayuran. Membuat salad sangat mudah yaitu dengan memotong-motong sayur atau buah kesukaan, campur dengan madu, mayones dan minyak zaitun sesuai selera.
  • Omelet telur polos atau dengan isian sayur

b. Masukkan Buah dan Sayuran dalam Menu Harian

Sayuran berwarna dan buah-buahan kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk kesehatan anak. Jika anak kurang suka makan sayur dan buah Anda dapat mengakalinya dengan membuatkan camilan sehat berbahan dasar buah dan sayur.

c. Seimbangkan dengan Makanan Berprotein Tinggi

Sumber protein alami seperti telur, susu rendah kalori, berbagai jenis ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan bahkan selai kacang dapat Anda pilih untuk menu harian si kecil.

d. Pilih Sumber Karbohidrat yang Sehat

Untuk memaksimalkan kesehatan anak, mereka perlu mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang tidak berlebihan. Usahakan memilih sumber karbohidrat yang sehat seperti beras merah, oat, roti gandum dan sejenisnya. Pasalnya, karbohidrat sehat tersebut kaya akan serat yang baik untuk pencernaan dan kesehatan anak.

e. Camilan Sehat Berbahan Dasar Buah dan Sayur

Salah satu contoh kebiasaan baik anak di rumah adalah banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Untuk itu, Anda harus kreatif membuat berbagai macam camilan sehat berbahan dasar buah dan sayur.

Camilan yang menarik akan menarik minat si kecil untuk menyantapnya. Bento lucu dari sandwich berisi sayur, pie apel, oat dengan stroberi dan masih banyak lagi adalah contoh dari camilan sehat anak.

f. Biasakan untuk Membawa Bekal

Membiasakan anak untuk membawa dan memakan bekal yang dibawa dari rumah sangat disarankan. Pasalnya, banyak jajanan di sekolah yang tidak memiliki gizi seimbang. Belum lagi ketidaktahuan kita tentang bahan yang digunakan dan higienitas pembuatannya.

Membiasakan anak membawa bekal sehat dari rumah adalah cara untuk menjaga kesehatan anak sekaligus memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan selama bersekolah. Anda harus kreatif memadu padan berbagai menu sehingga menarik anak agar tidak bosan dengan bekal yang dibawa.

g. Biasakan Minum Air Putih Cukup

Selain makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup juga merupakan kunci menjaga kesehatan anak. Pastikan bahwa anak minum air putih minimal 2,5 liter sehari agar terhindar dari dehidrasi dan memaksimalkan fungsi tubuh.

2. Utamakan Menjaga Kebersihan

Membiasakan pola hidup sehat dan bersih harus kita ajarkan ke anak sejak dini, terutama dalam kondisi seperti saat ini. Ajarkan 5 hal penting yang berhubungan dengan kebersihan berikut sebagai tindakan pencegahan agar anak terhindar dari tertular virus corona:

a. Membiasakan Mencuci Tangan

Ajarkan anak untuk cuci tangan dengan benar yaitu selama minimal 20 detik dengan sabun di air mengalir.

Anak juga harus diajarkan untuk membersihkan tangan dengan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) berbahan dasar alkohol ketika tidak tersedia air untuk mencuci tangan.

b. Menjaga Jarak

Sebagai orang tua, Anda wajib untuk mulai mengajarkan si kecil untuk menjaga jarak terhadap lawan bicara dan menghindari kontak fisik. Hal ini untuk menghindarkan mereka dari penularan virus Corona.

Pastikan Anda menjauhkan si kecil dari tempat umum, kerumunan dan orang sakit, sekalipun orang tersebut adalah anggota keluarga.

Hal ini penting, untuk menghindari anak tertular atau berpotensi menjadi carrier dan OTG.

c. Membersihkan Makanan, Alat Rumah Tangga dan Permukaan Barang yang Sering Disentuh

Ada banyak barang dan perabotan rumah yang sering kita sentuh seperti remote TV atau AC, tangga, gagang pintu, laptop, dan lain sebagainya.

Hidup sehat dan bersih pada anak dapat dimulai dengan membiasakan anak rutin membersihkan barang-barang tersebut.

Hal ini juga berlaku untuk barang maupun makanan yang Anda pesan dan diantarkan oleh kurir.

d. Selalu Kenakan Masker

Si kecil harus mulai dibiasakan menggunakan masker sebagai sarana pencegahan virus corona. Penerapan kebiasaan sehat anak yang satuini penting untuk ditanamkan, terutama dengan kondisi pandemic saat ini.

Anda dapat memilih menggunakan masker sekali pakai atau masker kain berstandar SNI yang dapat dicuci ulang. Masker dapat membantu menjaga dan mencegah droplet dari orang yang batuk atau bersin mengenai kita.

e. Menutup Area Mulut Ketika Batuk atau Bersin

Menutup mulut dengan benar ketika bersin atau batuk wajib untuk kita ajarkan kepada si kecil, terutama ketika ia tidak membawa saputangan. Ajarkan cara yang benar yaitu menutup mulut dan hidung dengan bagian dalam siku.

3. Biarkan Anak Tetap Aktif

Pada masa-masa stay at home saat ini, kecenderungan untuk malas bergerak sepertinya merupakan kebiasaan buruk anak yang umum terjadi. Misalnya hanya duduk memegang gadget atau berada di depan komputer.

Namun, Anda harus menyemangati anak untuk menyikapi kondisi ini dengan tetap membuatnya aktif demi kesehatan mereka. Membuat anak bergerak aktif selama minimal satu jam sehari sangat disarankan. Anak yang kurang aktif relatif mudah sakit dan berpotensi mengalami obesitas.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk tetap membuat anak aktif dan bersemangat:

a. Olahraga Ringan Namun Menyenangkan

Bermain bulutangkis, bersepeda, bermain basket, bermain bola merupakan contoh olahraga ringan yang dapat Anda lakukan bersama anak di sekitar rumah.

Kegiatan ini tidak hanya membuat anak aktif, namun juga dapat membuatnya senang dan terhibur karena tidak harus berada di dalam rumah terus.

b. Aktivitas Ringan yang Seru

Untuk mengusir rasa bosan sekaligus membuat anak aktif bergerak, Anda dapat mengajaknya bermain petak umpet, bermain engklek, lempar tangkap bola, lompat tali ataupun bermain gelembung. Kegiatan ini dapat Anda lakukan jika Anda tidak memiliki tempat yang luas untuk beraktifitas.

c. Batasi Penggunaan Gadget dan Menonton TV

Kecenderungan anak untuk bermain ponsel maupun menonton televisi semakin meningkat dengan kondisi di rumah saja seperti saat ini.

Untuk menghindarkan anak kurang gerak karena hal tersebut, Anda harus membatasi waktu menggunakan ponsel dan menonton TV.

Berikan alternatif kegiatan lain yang lebih bermanfaat seperti menggambar, membuat kerajinan, bermain musik, menari, membaca buku dan lain sebagainya sesuai dengan minat anak. Hal ini dapat menjadi hiburan untuk anak sekaligus membuatnya tetap aktif.

d. Maksimalkan Kreativitas Anak

Walaupun di dalam rumah, anak tetap bisa memaksimalkan kreatifitasnya. Anda dapat mengajaknya untuk bermain sekaligus belajar dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan tersebut dapat Anda jadikan sebagai alternatif Kebiasaan baik anak di malam hari . Bermain lego, menggambar dan mewarnai, finger painting, meronce manik-manik, maupun membaca adalah sebagian kecil contoh kegiatan tersebut.

4. Tidur dan Istirahat Cukup

Ajarkan 5 Kebiasaan Sehat Anak Selama Pandemi

Satu hal penting yang tidak boleh Anda lupakan untuk Kebiasaan anak di rumah yang sehat adalah memberi waktu pada anak untuk tidur dan beristirahat secara cukup. Waktu ideal untuk anak adalah tidur selama 9 sampai 14 jam per hari.

Jadi, Anda harus memastikan bahwa anak Anda memiliki waktu tidur yang cukup. Pasalnya, jika anak kurang tidur berpotensi membuat sistem kekebalan tubuh mereka melemah. Tentunya hal ini akan meningkatkan resiko si anak untuk lebih mudah terserang penyakit.

5. Perhatikan Kondisi Emosional Anak

Mengajarkan kebiasaan baik anak di rumah untuk meningkatkan kesehatannya memang penting terutama pada masa pandemic seperti sekarang ini. Namun, sebagai orang tua, Anda juga harus memperhatikan sisi kesehatan mental dan emosional anak.

Dengan berada di rumah secara terus menerus, sekolah secara daring, jarang bertemu dengan teman dan keluarga tentunya berdampak pada emosi si anak. Kondisi tersebut dapat membuat anak gelisah, mudah tersinggung atau marah, kesal bahkan stress.

Anda harus senantiasa memperhatikan sikap dan kondisi anak terutama jika menunjukkan tanda-tanda stres dan gelisah. Ajak anak bicara apa penyebabnya dan berusaha untuk mencari solusinya.

Jika anak kangen dengan teman-temannya atau anggota keluarga lain, Anda dapat membantunya berkomunikasi melalui video call atau zoom. Untuk meningkatkan moodnya, Anda dapat mengajaknya melakukan berbagai kegiatan menyenangkan seperti yang sudah disebutkan di atas.

Pastikan bahwa Anda selalu siap sedia ketika anak membutuhkan Anda baik secara fisik maupun secara emosional.

Dengan menerapkan kelima kebiasaan sehat sehari-hari di atas diharapkan anak tidak hanya sehat secara jasmani saja, namun juga sehat secara mental dan emosionalnya.

Dengan pendampingan yang baik dari orang tua dan guru niscaya anak mampu melewati masa sukar ini dengan baik.

Di Sekolah Prestasi Global, setiap siswa mendapat perhatian dan pendampingan terbaik dari guru-guru yang berdedikasi tinggi. Tidak perlu ragu untuk mendaftarkan anak Anda di sini. Sebagai sekolah unggul kami senantiasa peduli dan mengajarkan kebiasaan sehat anak tersebut di atas dengan seksama.

Apa saja kebiasaan sehat anak yang perlu untuk kita ketahui?

1.Biasakan Makan Makanan Sehat dan Bergizi 2. Utamakan Menjaga Kebersihan 3. Biarkan Anak Tetap Aktif 4. Tidur dan Istirahat Cukup 5. Perhatikan Kondisi Emosional Anak

Sebutkan Hal-hal yang dapat membantu orang tua dalam memilih dan menyiapkan menu sehat untuk anak!

a. Biasakan Anak untuk Sarapan b. Masukkan Buah dan Sayuran dalam Menu Harian c. Seimbangkan dengan Makanan Berprotein Tinggi d. Pilih Sumber Karbohidrat yang Sehat e. Camilan Sehat Berbahan Dasar Buah dan Sayur f. Biasakan untuk Membawa Bekal g. Biasakan Minum Air Putih Cukup

Apa saja 5 hal penting yang berhubungan dengan kebersihan sebagai tindakan pencegahan agar anak terhindar dari virus corona?

a. Membiasakan Mencuci Tangan b. Menjaga Jarak c. Membersihkan Makanan, Alat Rumah Tangga dan Permukaan Barang yang Sering Disentuh d. Selalu Kenakan Masker e. Menutup Area Mulut Ketika Batuk atau Bersin

(Visited 7 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us