Bagikan Artikel Ini:

Sebagai seorang muslim, semestinya membaca Alquran menjadi rutinitas yang tidak terlupakan. Dari membaca Alquran ada banyak hikmah yang dapat kita peroleh. Ada banyak pahala melimpah yang bisa kita dapatkan mengingat terdapat balasan sepuluh kebaikan untuk setiap hurufnya, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits.

Allah pun telah berfirman dalam surah Al-Isra ayat 82 bahwasanya Alquran diturunkan untuk menjadi obat dari segala macam penyakit kejiwaan. Artinya, selain mendapatkan pahala, selama membaca Alquran kita dapat memperoleh ketenangan jiwa. Dan yang paling utama, dengan membaca Alquran kita akan mendapatkan syafaat di hari kiamat nanti.

Selain itu, Allah telah menjelaskan dalam surah Fathir ayat 29-30 yang juga merupakan salah satu ayat Alquran tentang membaca Alquran. Dalam surah tersebut dijelaskan bahwasanya membaca Alquran merupakan perdagangan yang tidak pernah merugi.

Akan tetapi, menerapkan kebiasaan membaca Alquran memang tidak semudah yang dibayangkan. Terlebih untuk si kecil. Tapi bukan berarti tidak bisa. Sebagai orangtua, melihat buah hatinya tumbuh dengan nilai-nilai Alquran tentu menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengenalkan cara membaca Alquran sedini mungkin.

Meski terkadang membutuhkan kesabaran ekstra saat mengajari buah hati Anda dalam membaca Alquran, namun jika Anda telaten bukan tidak mungkin kebiasaan baik ini akan terbawa sampai ia dewasa nanti. Nah, supaya lebih efektif, 7 cara berikut ini dapat Anda aplikasikan selama mengajari buah hati membaca Alquran.

  1. Hindari Tindakan Memaksa

Keinginan untuk mengarahkan sang buah hati kadang kala memunculkan sikap memaksa tanpa disadari oleh orang tua. Dengan dalih ingin memberikan yang terbaik untuk si buah hati, tidak jarang arahan orang tua lebih terkesan sebagai bentuk obsesi. Hingga ujung-ujungnya, bukannya menurut, ketika Anda memaksa si kecil yang ada justru ia merasa tidak nyaman meski sebenarnya yang Anda paksakan adalah sesuatu yang baik untuk mereka.

Oleh sebab itu, ketika Anda mengajarkan si kecil cara membaca Alquran, hindarilah tindakan memaksa. Cukup berikan stimulus pada si kecil sehingga keinginan untuk belajar membaca Alquran itu muncul dengan sendirinya. Kesadaran yang muncul secara alami tentunya akan lebih ringan untuk dikerjakan oleh buah hati Anda.

  1. Manfaatkan Keahlian Meniru Si Kecil

Meniru adalah keahlian yang dimiliki oleh setiap anak. Dari tingkah laku hingga perkataan Anda akan ia jiplak dengan begitu cepat. Maka akan lebih menguntungkan ketika keahlian ini Anda manfaatkan untuk mengajarkan ia membaca Alquran.

Sebagai langkah awal, Anda harus memberi contoh pada putra putri Anda. Tunjukkan pada si kecil bahwa Anda tidak hanya memerintah namun juga membaca Alquran. Dengan bgitu, si kecil akan meniru dengan sendirinya. Memberi contoh semacam ini bisa jadi awal untuk belajar membaca Alquran dengan benar.

  1. Berikan Penjelasan Pada Buah Hati Mengapa Harus Membaca Alquran

Seiring perkembangan buah hati Anda, terutama ketika menginjak usia sekolah, anak akan menuntut penjelasan dari setiap tindakan yang Anda anjurkan. Oleh sebab itu, berikanlah penjelasan pada buah hati Anda mengapa harus membaca Al Quran dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebisa mungkin gunakanlah kalimat sederhana namun tetap dapat dinalar sesuai logika supaya anak Anda bisa mencerna penjelasan Anda dengan baik. Pemahaman yang muncul tentang kebutuhan dalam beribadah akan membentuk kecintaan pada diri mereka terhadap kitab suci. Selama memberikan penjelasan bila buah hati Anda menyuarakan pendapatnya, hargailah mereka. Sebab pada dasarnya, sama seperti Anda yang dihargai, mereka pun juga begitu.

  1. Ajari Membaca Alquran Dengan Cara Yang Menyenangkan

Sama seperti orang dewasa yang mudah bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja, si kecil pun dapat didera kebosanan selama proses belajar Alquran. Dalam situasi semacam ini orangtua dituntut untuk lebih kreatif dalam metode pembelajarannya. Untuk mengatasi kebosanan si kecil, Anda bisa menciptakan suasana menyenangkan dengan memberi aktivitas selingan ketika si kecil sudah terlihat mulai bosan.

Anda bisa mengajaknya bernyanyi sepuluh malaikat Allah atau mengenal nama-nama Nabi. Cara lain yang dapat Anda aplikasikan adalah dengan menceritakan kisah-kisah kaum terdahulu yang terdapat dalam Alquran. Ketika Anda mengemasnya dalam bentuk dongeng, secara tidak langsung buah hati Anda pun tengah belajar mengenai nilai-nilai agama.

Jangan lupa menutup kisah tersebut dengan memberi kesimpulan nilai-nilai positif yang dapat dipetik dan nilai-nilai negatif yang tidak seharusnya ditiru. Ajak si kecil berinteraksi supaya ia tidak hanya sekedar mendengarkan namun juga turut menyuarakan pendapatnya. Adanya tanggapan dari si kecil menandakan bahwa ia menyimak dan memahami apa yang Anda sampaikan.

Metode lain yang bisa Anda terapkan adalah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Apabila buah hati Anda gemar memainkan gadget, maka manfaatkan gadget untuk menumbuhkan minatnya belajar membaca Alquran. Untuk tahapan anak yang masih pemula, Anda dapat menggunakan iqro’ digital sedangkan untuk buah hati Anda yang sudah sampai tahapan Alquran, Anda bisa mendownload aplikasi quran digital. Membaca Alquran online semacam ini bisa jadi metode menyenangkan bagi putra putri Anda.

  1. Kenalkan Yang Mudah Terlebih Dahulu

Sebagai tahapan pemula, cara cepat membaca Alquran adalah dengan mengajak buah hati Anda untuk belajar dari yang mudah terlebih dahulu. Keberhasilannya menyelesaikan yang mudah dengan baik dan benar akan memotivasi si kecil untuk berpindah ke tahap selanjutnya.

  1. Konsistensi Menjadi Kunci 

Sama seperti mengatasi kebosanan si kecil saat belajar membaca Alquran, Anda pun harus membuat terobosan-terobosan kreatif supaya buah hati Anda bersedia membaca Alquran secara konsisten meski hanya sebentar. Dari konsistensi inilah membaca Alquran akan menjadi kebiasaan bagi si kecil.

  1. Jangan Sungkan Untuk Memberi Pujian dan Hadiah

Memberikan pujian pada buah hati akan membuat ia merasa dihargai. Maka jangan sungkan untuk menghargai buah hati Anda setelah membaca Alquran. Bisa dengan cara memujinya. Tidak perlu muluk-muluk, Anda bisa mengatakan bahwa perkembangan mereka sudah meningkat dari sebelumnya.

Atau katakan pada mereka bahwa Anda senang sewaktu mendengar mereka mengaji. Terlihat simple namun tidak semua orang dapat melakukannya. Padahal dengan memberi pujian dan hadiah dapat menimbulkan dampak positif pada diri anak Anda.

  1. Sabar

Apabila ketujuh cara di atas telah Anda terapkan selama mengajari si kecil membaca Alquran, tahapan selanjutnya adalah sabar. Ya, selain konsisten Anda harus bersikap sabar selama mengajari anak Anda. Sebab kebiasaan baik tidak serta merta dapat tumbuh hanya dalam hitungan hari.

Maka, sebagai orangtua yang menginginkan hasil terbaik untuk buah hatinya dalam belajar membaca Alquran, ajari mereka secara sabar. Kekeliruan selama belajar adalah hal wajar, maka benarkan dan arahkan mereka secara sabar. Terlebih ketika muncul pertanyaan-pertanyaan dari buah hati Anda yang merupakan buah dari rasa ingin tahunya. Tanggapi mereka dengan sabar dan sebisa mungkin jangan mengabaikan pertanyaan mereka. Dengan begitu, semangatnya untuk terus menimba ilmu Alquran akan tetap terjaga.

Faktor Kunci 

Meski kebiasaan baik telah ditanamkan sejak dini, namun lingkungan turut menjadi faktor kunci. Bila anak Anda berada di lingkungan pertemanan yang positif, lingkungan yang bernafaskan islami, tentunya untuk belajar membaca Alquran akan terasa lebih ringan.

Akan tetapi, ketika lingkungan putra putri Anda tidak mendukung, konsistensi dari tindakan baik semacam membaca Alquran seperti ini pun akan sulit tercapai. Meskipun Anda mengajarinya di rumah setiap hari. Dan salah satu lingkungan yang menjadi faktor kunci tersebut adalah sekolahan tempat anak Anda menuntut ilmu.

Di era modern seperti sekarang, tidak hanya wawasan ilmu di bidang akademik saja yang harus di kembangkan. Putra putri Anda berhak untuk mendapatkan ilmu agama sebagai pedoman dalam menjalani hidup. Sebagai jawaban atas kebutuhan itu, Sekolah Prestasi Global hadir untuk menciptakan perpaduan wawasan dan agama dalam kehidupan sehari-hari putra putri Anda.

Berada dalam naungan Yayasan Graha Cendikia, Sekolah Prestasi Global terdiri dari tiga jenjang. Yakni Kelompok Belajar untuk anak usia 3-4 tahun, TK untuk anak usia 5-6 tahun, dan SD untuk anak usia 6-7 tahun. Dengan standar nasional yang telah dikantongi, Sekolah Prestasi Global tidak hanya mengedepankan aspek keilmuan saja, namun juga memadukannya dengan akhlak dan prestasi.

Adanya tahapan pengajaran sejak dini melalui jenjang yang dimiliki oleh Sekolah Prestasi Global, tentunya ilmu yang didapat si kecil pun akan semakin lekat dalam ingatan. Terlebih lagi saat Anda memadukannya dengan sistem pembelajaran selama di rumah.

Tidak hanya itu, Sekolah Prestasi Global memupuk jiwa kewirausahaan peserta didik dari sedini mungkin. Tujuannya supaya kelak, siswa siswi memiliki skill dan tidak canggung begitu ia berkarir dan terjun secara langsung di dunia nyata. Dari komitmen Sekolah Prestasi Global untuk menciptakan siswa siswi yang berakhlak tanpa melupakan perkembangan teknologi inilah tercipta lingkungan positif yang bernafaskan Islami untuk putra putri Anda tumbuh dan berkembang.

Terlebih lagi adanya kebiasaan membaca Alquran dengan baik dan benar yang diterapkan di Sekolah Prestasi Global. Ini akan sejalan dengan upaya Anda dalam membiasakan si kecil untuk membaca Alquran secara konsisten. Bahkan Sekolah Prestasi Global pun tidak menuntut siswa siswinya mengejar hafalan Alquran. Artinya, hafalan atau tahfidz tumbuh secara alami tanpa adanya paksaan.

Salah satu metode untuk menstimulus siswa siswi dalam hafalan Alquran adalah dengan adanya ekstrakulikuler Religion Club (tahfidz) yang bisa dipilih oleh siswa. Selain itu, juga terdapat beberapa ekstrakulikuler yang memungkinkan pembentukan karakter siswa siswi didik di Sekolah Prestasi Global. Seperti halnya Calistung yang diwajibkan bagi siswa kelas 1, Pramuka, Science Club, Art Club, English Club, Sport Club mulai dari taekwondo hingga renang, dan juga IT Club.

Itulah beberapa hal yang dapat Anda terapkan dalam mengajari si kecil untuk membaca Alquran. Luangkan sejenak waktu Anda untuk terjun langsung memberikan pembelajaran pada putra putri Anda. Meskipun lingkungan sekolah turut menjadi faktor kunci, bila Anda tidak membiasakan si kecil untuk membaca Alquran selama dirumah, maka kebiasaan itu pun akan sulit untuk terealisasikan. Adanya penyelarasan antara dua faktor penting ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

Kesimpulan :

Sebagai tahapan pemula, apa cara cepat membaca Alquran ?

Dengan mengajak buah hati anda untuk belajar dari yang mudah terlebih dahulu.

Apa Metode lain untuk bisa membaca al-quran yang harus Anda terapkan adalah ?

Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Hindarilah tindakan memaksa karena akan menyebabkan ?

Ia akan merasa tidak nyaman meski sebenarnya yang Anda paksakan adalah sesuatu yang baik untuk mereka.

 

(Visited 25 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us