Bagikan Artikel Ini:

Rokok kerap kali kita temukan dimana saja, kapan saja. Anda bisa menemukan rokok di tempat penjualan manapun, mulai dari warung kecil – kecilan sampai dengan pusat perbelanjaan elit yang sangat besar. Rokok ibarat sebuah benda yang sudah menjadi kebutuhan dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan ( untuk orang – orang yang menjadi perokok aktif ).

Meskipun terlihat banyak perokok aktif menikmati kegiatan merokok mereka, seperti yang kita ketahui, bahwa tentunya dibalik nyamannya seseorang dalam merokok aka nada dampak asap rokok bagi lingkungan sekitar orang tersebut. Entah itu untuk orang lain yang berada di sekitar perokok aktif dan akhirnya menjadi perokok pasif maupun lingkungan tak hidup seperti tumbuhan dan udara sekitar.

Asap rokok mengandung banyak bahan – bahan berbahaya, yang diantaranya adalah karbon monoksida, nikotin, dan tar. Dimana ketiga bahan utama tersebut memiliki efek buruk dan mengandung racun yang sebenarnya tidak baik, baik itu untuk si perokok sendiri, maupun bagi lingkungan yang terpapar.

Salah satu yang menjadi perhatian besar tentang asap rokok ini adalah bagaimana dampak yang diberikan kepada anak bayi yang berada di sekitar perkok aktif. Tentunya cara menetralisir asap rokok bagi bayi tidaklah mudah. Perlu dilakukan beberapa pembatasan – pembatasan sehingga asap rokok tersebut dapat dipastikan benar – benar tidak memapar pada bayi yang ada di lokasi tersebut.

Untuk lebih meyakinkannya lagi, Anda mungkin bisa melihat kondisi bayi Anda apakah sesuai dengan ciri – ciri bayi terkena asap rokok yang meliputi batuk, hidung tersumbat, muntah, demam, dan lain sebagainya ataukah tidak. Jika iya, maka Anda harus segera membawa bayi Anda ke rumah sakit agar bisa mendapatkan penanganan yang serius. Sebab, terpapar asap rokok bisa menjadi suatu penyebab anak Anda terkena masalah paru – paru yang salah satunya adalah pneumonia.

Hal itu merupakan bukti bahwa asap rokok benar – benar berbahaya untuk anak Anda terutama pada bayi. Untuk itu, kali ini Saya ingin membahas mengenai beberapa dampak asap rokok yang mungkin terjadi pada seorang bayi yang terpapar asap rokok tersebut.

Bahaya Pada Saluran Pernafasan

Hal pertama yang suatu hal berbahaya yang diakibatkan oleh perokok aktif terhadap anak Anda terutama yang masih bayi adalah dengan membuat masalah pada saluran pernafasan mereka. Seperti yang kita ketahui bahwa asap rokok kerap kali membuat sesak siapapun yang menghirupnya, pun hal tersebut terjadi juga pada orang tua, apalagi pada anak – anak yang masih dalam fase pertumbuhan.

Kemudian, masalah saluran pernafasan tersebut, jika dibiarkan terus menerus akan menimbulkan penyakit saluran pernafasan yang contohnya adalah seperti bronchitis. Jika hal ini terus berlanjut, tentunya akan muncul masalah – masalah baru yang berkaitan dengan penyakit bronchitis ini yang biasanya ditandai dengan adanya pilek, batuk, dan sesak nafas.

Perlu diingat, bahwa orang tua yang merupakan perokok aktif, sang bayi tentunya akan memiliki potensi mengalami masalah pernafasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang orang tuanya tidak merokok. Hal ini tak lain dan tak bukan adalah perbedaan intensitas paparan asap rokok, yang mungkin tidak sebanyak atau bahkan tidak sama sekali terjadi pada bayi yang orang tuanya tidak merokok.

Masalah Mata Serta Telinga

Tak hanya berimbas pada pernafasan sehingga memunculkan masalah atau bahkan penyakit pada saluran pernafasan, kini bayi yang terpapar asap rokok juga berpotensi untuk mengalami masalah pada mata dan telinganya yang mungkin sebagian besar perwujudannya adalah dalam bentuk infeksi pada mata dan telinga.

Tak dipungkiri pula, asap rokok memang tidak hanya memapar pada bagian hidung dan mulut saja, meskipun tidak langsung masuk ke dalam tubuh melalui mata dan telinga, tetap saja mata dan telinga juga terkena imbas dari pemaparan asap rokok ini.

Menurut beberapa sumber, banyak bahan yang terdapat dalam rokok yang menyebabkan masalah pada mata. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut

  • Terjadinya uveitis, potensi seorang bayi terkena uveitis bisa mencapai 2 kali lipat akibat adanya peradangan pada bagian lapisan tengah mata dan akhirnya dapat menyebabkan seorang bayi kehilangan penglihatan secara total.
  • Terjadinya katarak, potensinya pun juga menjadi 2 kali lipat.
  • Mata kering, asap rokok juga sangat mempengaruhi kelembapan mata secara signifikan dan membuat mata lebih cepat kering dan akhirnya memerah.

Sedangkan, untuk imbasnya ke pendengaran, bisa terjadi akibat adanya gangguan pada koklea dimana kemampuan pengiriman pesan dari saraf pendengaran ke otak bisa saja mengalami penurunan. Tentunya akan sangat merugikan apalagi untuk anak – anak yang sedari awal sudah memiliki masalah tersendiri pada pendengarannya.

Masalah Pertumbuhan

Hal lain yang bisa dijadikan sebagai salah satu dampak bayi terlalu sering terpapar oleh asap rokok adalah munculnya banyak gangguan pada pertumbuhan si bayi. Seperti yang kita ketahui, bahwa bayi memiliki fase pertumbuhan yang sedang besar – besarnya sehingga lingkungan sekitarnya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan si bayi harus juga diperhatikan.

Seperti yang telah disinggung di atas, bahwa rokok memiliki kandungan yang beracun dan tentunya tidak baik untuk tubuh, terlebih lagi pada bayi. Hal ini sangat dikhawatirkan, apabila masuk ke tubuh bayi, akan menyerap ke pembuluh darah, saraf, dan alat vital lainnya yang berfungsi untuk pertumbuhan. Bisa juga berimbas pada sel – sel tubuh yang terhambat kerjanya atau malah tidak bisa memperbanyak diri sehingga itulah yang membuat pertumbuhan jadi terhambat.

Hal ini juga berlaku pada ibu hamil. Ada baiknya untuk menghindari asap rokok, mengingat imbasnya tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, namun juga pada calon bayi nantinya.

Daya Tahan Tubuh Menurun

Selanjutnya, dampak yang mungkin terjadi bayi Anda yang terkena paparan asap rokok terlalu sering adalah daya tahan tubuh yang semakin lama semakin menurun. Rokok mengandung kandungan karbon monoksida, dimana karbon monoksida ini merupakan sebuah zat beracun yang lebih mudah menempel pada bagian alveolus yang ada di paru – paru. Dengan menempelnya karbon monoksida lebih mudah membuat sel – sel darah merah kemudian tidak dapat mengikat oksigen. Padahal, oksigen diperlukan untuk seluruh bagian tubuh untuk bisa berfungsi dengan maksimal dalam menjalankan fungsinya.

Jika hal ini terus terjadi, bagian – bagian tubuh yang akhirnya tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan beberapa dampak lain seperti misalnya penurunan fungsi dari suatu organ tubuh. Dengan begitu, keberadaan bakteri dan virus virus lebih mudah untuk melawan tubuh kita karena perlindungan dan kinerjanya cukup menurun. Maka dari itu, seringkali disebut bahwa seorang anak terutama bayi yang sering terpapar asap rokok memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah jika dibandingkan dengan anak lain yang tidak terpapar asap rokok sama sekali.

Perilaku Menjadi Lebih Agresif

Bahaya rokok selanjutnya yang berpotensi untuk terjadi pada anak Anda yang terpapar rokok dalam jangka panjang adalah dengan membuat perilaku sang anak menjadi lebih agresif. Menurut beberapa sumber, asap rokok yang terhirup oleh seorang anak akan bisa mempengaruhi kesehatan anak. Namun, tak hanya itu, karena anak juga bisa memiliki sifat – sifat agresif dalam hal bergaul bersama temannya. Atau bahkan anak menjadi anti sosial dan malas untuk bergaul dengan teman sebaya nantinya.

Sebab, asap rokok yang mengandung bahan – bahan bahaya tersebut nantinya akan ditransfer ke otak, dan akhirnya merusak sebagian perkembangan otak anak, yang akhirnya berimbas pada psikis dan perilaku anak Anda.

Potensi Kanker Meningkat

Hal lain yang tak kalah berbahaya yang diakibatkan oleh paparan asap rokok pada seorang anak atau bahkan bayi adalah dengan meningkatnya potensi kanker pada anak atau bayi tersebut. Hal yang paling relevan antara kanker dan asap rokok ini adalah kanker paru – paru. Karena paru – paru lah yang secara langsung berimbas dari adanya kejadian ini.

Namun, nyatanya tidak hanya kanker pada paru – paru saja, namun juga bisa menjalar ke jenis – jenis kanker yang lainnya. Beberapa diantaranya adalah kanker mulut, kanker lidah, kanker pada saluran makan, kanker usus, kanker lambung, kanker ginjal, kanker serviks, dan bahkan kanker tulang. Semua bahan yang ada di rokok sangat berpotensi untuk membuat kanker yang telah disebutkan diatas. Ditambah dengan adanya zat – zat yang juga masuk ke organ – organ tubuh lainnya. Tentunya akan sangat memperparah keadaan bukan?

Kematian Secara Mendadak pada Bayi ( SIDS )

Hal terakhir yang sangat berbahaya dan sangat ditakuti dari dampak asap rokok yang memapar anak Anda atau bagi Anda adalah munculnya kematian yang terjadi secara mendadak pada anak atau bayi tersebut yang lebih dikenal dengan sudden infant death syndrome ( SIDS ).

SIDS ini sebenarnya merupakan sebuah gejala kematian yang masih tidak diketahui apa penyebabnya secara pasti. Namun, sudah bisa diperkirakan bahwa asap rokok juga bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya SIDS ini pada anak dan bayi Anda. Terlebih lagi, zat – zat beracun akan masuk aliran ke otak yang mungkin saja memicu terjadinya mati otak sehingga seorang anak atau bayi bisa saja mati secara tiba – tiba tanpa ada gejala sebelumnya.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai 7 bahaya asap rokok bagi kesehatan buah hati Anda. Ingat bahwa asap rokok mengandung banyak sekali zat – zat yang tidak baik untuk tubuh buah hati Anda. Jika memang Anda tidak bisa melakukan pemberhentian merokok, maka ada baiknya Anda segera mencari cara – cara menetralisir asap rokok bagi bayi secepatnya agar buah hati Anda tetap aman dan terbebas dari bahaya asap rokok.

Selain menjauhkan bayi dari orang – orang yang sedang merokok, ada baiknya juga Anda untuk melakukan sterilisasi pada mainan atau benda – benda yang dikontak dengan bayi. Baik itu alat makan dan lain sebagainya. Asap rokok memang sangat berpotensi bahaya jika terhirup. Namun, Anda harus ingat bahwa asap rokok juga bisa menempel pada benda – benda tertentu dan meninggalkan zat beracun di benda tersebut.

Semoga bermanfaat untuk Anda dan kedepannya dapat Anda jadikan referensi dan pembelajaran agar tetap menjaga bayi dari paparan asap rokok. Selamat mencoba ya!

Baca Juga : Tips Untuk Anak Agar Tidak Sesak Napas Saat Memakai Masker

(Visited 7 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us