Bagikan Artikel Ini:

Pada musim pancaroba, biasanya membuat daya tahan tubuh pada anak cenderung menurun. Ini dia beberapa penyakit yang wajib diwaspadai saat pancaroba tiba ,Musim pancaroba yang kerap diasosiasikan sebagai musim penyakit, dapat diartikan sebagai pergantian dari satu musim ke musim yang lain. Pada periode ini, perubahan cuaca terjadi cukup ekstrem dan dapat mengganggu kesehatan pada anak. Beberapa penyakit pun bisa muncul dan menyerang anak.

Penyakit Musim Pancaroba

Waspadai 6 Penyakit yang Sering Dialami Anak saat Musim Pancaroba - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by Nick Shandra on Unsplash

Mungkin Anda sudah mengenali bahwa beberapa penyakit yang sering terjadi dan juga dapat mengganggu kesehatan anak kerap datang saat musim pancaroba. Selain faktor cuaca yang ekstrem, lingkungan yang kurang dijaga kebersihannya juga berpengaruh.

Sebagai orang tua, Anda tentu tahu anak-anak sangat rentang terkena penyakit yang terjadi pada saat musim pancaroba. Jika daya tahan tubuh yang pada anak tidak dapat beradaptasi, maka imun tubuh anak akan menurun dan hasilnya anak akan terserang penyakit.

Dalam artikel ini, kami telah merangkum beberapa penyakit yang sering menyerang kesehatan pada anak disaat cuaca ekstrem pada musim pancaroba seperti :

1. Influenza (flu)

Influenza atau yang secara umum dikenal dengan flu menjadi penyakit yang paling sering menyerang anak-anak pada musim pancaroba. Bukan hanya pada anak-anak umumnya, orang dewasa yang memiliki imun tubuh lebih kuat dari anak-anak pun sering terkena penyakit ini.

Anak-anak rentan terkena flu saat cuaca lebih dingin dari biasanya, atau saat memasuki musim hujan. Hujan yang terjadi terus menerus dan suhu yang lebih dingin dari biasanya berpengaruh pada imun anak.

Jika anak memiliki imun yang lemah dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan suhu dan cuaca, kemungkinan besar anak Anda dapat terkena penyakit ini.

Untuk anak yang berusia di bawah dua tahun, flu bisa bisa menjadi komplikasi yang berbahaya untuk mereka. Jadi jangan anggap sepele meski itu hanya flu. Flu memang bisa sembuh sendiri, tapi akan lebih baik jika Anda membawa si kecil untuk periksa ke dokter jika flu yang dideritanya sudah lebih dari satu minggu.

 

Langkah awal pencegahan influenza atau flu pada anak

1. Pastikan jika anak cukup istirahat setiap harinya.

2. Kenakan pakaian hangat atau tebal saat hujan atau ketika suhu terasa lebih dingin dari biasanya.

3. Pastikan agar anak memakan makanan yang bergizi.

4. Jika perlu berikan vitamin pada anak setiap harinya.

2. Diare

Menjadi penyakit yang paling sering mengganggu kesehatan anak, saat musim pancaroba. Diare yang menyerang anak dapat terjadi karena banyak hal.

Mulai dari makanan yang tidak higienis atau pun yang paling sering terjadi dalam banyak kasus oleh virus. Virus yang dapat menyebabkan diare pada anak disebut rotavirus. Virus ini terbang terbawa oleh angin dan hinggap ke makanan yang akan dikonsumsi oleh anak.

Pada anak, diare biasanya akan sembuh setelah lima hingga tujuh hari. Jika lebih dari itu akan lebih baik jika Anda membawa si kecil untuk berkonsultasi pada dokter. Kerena, jika anak mengalami diare yang berlebihan, dapat menyebabkan dehidrasi.

Saat tubuh anak kekurangan cairan yang membuatnya sulit untuk beraktivitas dengan normal.

Ini alasannya kenapa sangat penting bagi orang tua untuk memastikan jika makanan yang akan anak makan higienis dan terjamin kebersihannya. Selain itu sangat penting untuk mengajarkan anak-anak untuk mencuci tangan sebelum makan.

Agar kuman dan bakteri yang ada pada tangan tidak mencemari makanan yang akan anak makan.

3. Demam Berdarah

Demam berdarah menjadi penyakit selanjutnya yang paling sering menyerang anak pada saat musim pancaroba. Kebanyakan dari Anda pasti tahu, jika penyakit yang satu ini disebabkan oleh gigitan nyamuk yang telah terinfeksi virus dengue.

Demam berdarah, biasanya paling sering terjadi ketika memasuki musim hujan. Sebab, nyamuk yang membawa virus Aedes aegypti berkembang biak paling banyak pada musim ini.

Gejala Demam Berdarah

Demam berdarah memiliki beberapa Gejala yang dapat Anda kenali seperti :

1. Biasanya terjadi demam tinggi atau terkadang naik turun, selama dua hingga tujuh hari.

2. Sakit kepala

3. Badan yang terasa lemas

4. Terdapat bintik-bintik merah pada kulit.

5. Biasanya anak bisa merasa mual dan juga muntah.

Jika anak memiliki ciri-ciri seperti tadi, Anda lebih baik segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk menghindari komplikasi serius. Dalam beberapa kasus bahkan demam berdarah bisa menyebabkan kematian jika terlambat mendapatkan perawatan dari dokter.

Sebagai pencegahan dini dari demam berdarah, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

 

Cara Mencegah Demam Berdarah

ekamelev-unsplashPhoto by Егор Камелев on Unsplash

1. Menjaga kebersihan rumah terutama tempat penyimpanan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

2. Mengubur barang-barang yang tidak terpakai.

3. Menyingkirkan atau membuang barang-barang yang bisa menampung air jika Anda tidak memakainya, agar tidak menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

4. ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

Selain tiga penyakit di atas, musim pancaroba juga bisa menyebabkan anak-anak terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut karena daya tahan imun tubuh yang masih sangat lemah pada anak-anak. Anak-anak terutama balita paling mudah terkena penyakit ini.

Penyakit ini dapat menular pada orang lain jika seseorang yang terkena penyakit ini, batuk dan bersin pada tempat umum tanpa menutup mulut atau pun memakai masker. Sehingga virus dan bakteri menyebar melalui udara yang bersih dan terhirup oleh orang yang sehat.

 

Gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut

1. Seperti gejala penyakit yang lain, penyakit infeksi saluran pernapasan juga memiliki gejala demam.

2. Nyeri pada tenggorokan seperti radang, yang menyebabkan kesulitan untuk menelan makanan.

3. Mata yang terlihat kemerahan.

4. Tubuh yang menggigil kedinginan atau meriang.

Penyakit musim pancaroba yang satu ini memang tidak berbahaya untuk anak. Tapi, akan lebih baik jika Anda melakukan pencegahan sedini mungkin dengan cara mengajarkan anak untuk hidup bersih dan sehat.

Selain itu Anda juga bisa melakukan beberapa hal lain untuk mencegah penyakit ini terjadi pada anak.

Pencegahan Penyakit ISPA

1. Lakukanlah olahraga secara rutin.

2. Memberi asupan makanan yang bergizi dan seimbang pada anak.

3. Beri vitamin atau suplemen untuk menjaga imun tubuh sesuai anjuran dokter.

5. Asma

Sebenarnya, banyak yang mengatakan asma merupakan penyakit turunan. Nyatanya penyakit yang satu ini dapat menyerang anak-anak saat musim pancaroba. Ini terjadi karena dinginnya udara yang masuk kedalam saluran pernapasan hingga menyebabkan terjadinya peradangan.

Lebih berbahaya lagi jika anak Anda sebelumnya memang sudah memiliki riwayat penyakit asma. Musim pancaroba bisa menyebabkan serangan asma yang tidak dapat Anda ketahui kapan akan terjadi.

Maka itu, sebagai pencegahan dini ajari anak untuk selalu memakai masker dengan baik dan benar saat akan pergi keluar rumah.

6. Tifus

Tifus menjadi penyakit yang juga sering menyerang anak pada masa pancaroba. Untuk penyakit tifus disebabkan oleh virus dan bakteri salmonella typhi. Penyakit musim pancaroba pada anak yang satu ini dapat terjadi jika anak-anak memakan makanan atau minuman yang telah terkontaminasi dengan virus ini.

Gejala Penyakit Tifus

1. Demam tinggi pada sore dan malam hari.

2. Sakit perut hingga menyebabkan diare pada anak.

3. Anak juga bisa merasakan nyeri pada bagian kepalanya.

Jika anak Anda menunjukan tiga gejala tadi, ada baiknya segera pergi berobat ke dokter untuk mencegah komplikasi serius yang dapat terjadi.

Enam penyakit yang kami bahas tadi, menjadi penyakit yang sering menyerang anak-anak pada musim pancaroba. Selain pencegahan pada masing-masing penyakit, sebagai seorang orang tua, Anda juga bisa melakukan pencegahan dari penyakit pancaroba.

 

Tips Mencegah Penyakit Musim Pancaroba

Peralihan musim membuat penyakit yang muncul karena virus menjadi lebih mudah untuk berkembang biak. Berkurangnya sinar matahari dan juga lingkungan yang lembap dapat menyebabkan perkembangan virus terjadi dengan cepat.

Orang tua bisa memikirkan cara yang tepat untuk menjaga daya tahan imun tubuh anak, pada saat musim pancaroba sekarang.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan dan ajarkan pada anak untuk menaikkan imun tubuh. Sehingga, anak-anak tidak akan mudah sakit di saat musim pancaroba yang sedang terjadi saat ini. Belum lagi masalah Covid-19 yang belum juga selesai.

 

Untuk langkah awal Anda dapat melakukan pencegahan dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat seperti :

1. Jika anak hendak bepergian keluar pastikan untuk menggunakan masker setiap harinya.

2. Jika cuaca dan udara menjadi lebih dingin dan tidak bersahabat. Pakaikan anak pakaian yang hangat. Jika perlu lengkapi dengan jaket. Pastikan juga untuk menaruh jas hujan pada ransel sekolah anak.

3. Berikan anak makanan yang bergizi setiap hari. Makanan yang mengandung banyak vitamin dan juga mineral. Bila perlu berikan anak vitamin tambahan untuk menjaga daya tahan imun tubuhnya setiap hari.

4. Pastikan jika anak cukup istirahat. Jangan biarkan anak-anak begadang hingga larut malam agar imun tubuh tidak mudah melemah karena kekurangan energi.

5. Perhatikan kebersihan rumah dan lingkungan sekitar anak, terutama kamar tidur dan kamar mandi. Jika lingkungan anak bersih maka penyebaran penyakit dapat berkurang signifikan.

6. Ajak anak untuk mulai berolahraga secara rutin setiap hari. Lakukan olahraga sederhana seperti jogging, lari, atau bersepeda.

7. Ajarkan anak untuk rajin minum air putih setiap harinya, agar kebutuhan air dalam tubuh terpenuhi dan semua organ tubuh bekerja dengan baik. Manfaat lainnya adalah anak juga akan terhindar dari dehidrasi jika meminum air putih yang cukup setiap harinya.

Sebagai orang tua, tentu Anda menginginkan perlindungan yang terbaik untuk anak. Beberapa penyakit musim pancaroba pada anak yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan pun menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan.

Bagaimana jika sudah menjaga kebersihan rumah tapi Anda tidak tahu apakah kebersihan lingkungan benar-benar terawat saat anak bersekolah? Anda tidak perlu khawatir untuk hal yang satu ini.

Kami, di Sekolah Prestasi Global menjamin jika anak-anak memiliki lingkungan yang terjamin kebersihannya. Baik lingkungan sekolah maupun lingkungan kelas.

Kami juga mengajarkan anak untuk selalu disiplin dalam segala hal baik dalam hal kecil sekali pun. Seperti contohnya mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Karena dalam Islam menjaga kebersihan hal yang sangat penting.

Hal kecil seperti kebersihan lingkungan sekolah dan penerapan nilai Islam dalam pembelajaran pada anak, juga berpengaruh sebagai pencegahan penyebaran penyakit pada musim pancaroba.

kenapa bisa terkena demam berdarah disebabkan oleh apa sih?

Demam berdarah Dengue ( DBD ) atau sering di sebut dengan DHF ( dengue hemorrhagic fever ) ialah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan di tularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

cara awal mencegah demam berdarah?

1.Memasang kelambu dan kasa. Memasang kelambu di tempat tidur serta kasa di pintu dan jendela bisa menjadi cara mencegah demam berdarah dengue. ... 2.Menyalakan AC atau kipas angin. ... 3.Menggunakan obat nyamuk. ... 4.Mengenakan pakaian tertutup. ... 5.Menerapkan 3M. ... 6. Memperoleh vaksin dengue. ... 7. Mengonsumsi vitamin C.

Apa yang harus dilakukan saat musim pancaroba?

Banyak Makan Makanan Bergizi. Pola makan yang sehat dapat membantu meningkatkan sekaligus menjaga sistem imun tubuh. ... 1.Istirahat yang Cukup. ... 2.Rajin Olahraga. ... 3.Minum Air Putih. ... 4.Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar. ... 5.Menjaga Kebersihan Tubuh.

Baca Juga :11 Kebiasaan Sehari-hari Yang Membantu Untuk Melindungi Kesehatan Usus Anak

(Visited 139 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us