Bagikan Artikel Ini:

Pagi hari merupakan hal yang sangat ditunggu bagi setiap orang karena selain untuk menyambut hari baru, tentunya menjadikan orang-orang juga bersemangat untuk melakukan aktivitasnya yang indah. Mengenai hal ini ketika suasana masih gelap, ada banyak hal yang bisa dilakukan, selain melaksanakan shalat subuh, tentunya anda juga bisa melaksanakan shalat sunnah fajar. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan dibahas apa itu shalat fajar, tata cara shalat fajar, waktu pelaksanaannya, dan keutamaannya.

Mengenal lebih dekat dengan shalat sunnah fajar

Isra Miraj - Sekolah Prestasi Global

Photo by Fahrul Azmi on Unsplash

Tahukah anda bahwa salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW yaitu shalat sunnah fajar. Shalat sunnah fajar yaitu shalat sunnah yang dilaksanakan sebelum melakukan shalat subuh, yang dilakukan setelah masuk shalat subuh. Untuk jumlah rakaatnya sendiri adalah sebanyak dua rakaat. Ada banyak sekali istilah yang dipakai untuk menunjukkan shalat dua rakaat sebelum subuh. Namun sebagian ulama menyebutnya dengan shalat sunnah fajar. Namun ada juga yang menamainya shalat sunnah subuh. Hal ini dikarenakan shalat sunnah ini dilaksanakan sebelum shalat subuh. Ada juga yang menyebutnya shalat sunnah barad karena mungkin dilakukan saat hari masih dingin. Selain itu ada juga yang menyebutnya shalat sunnah ghadat karena shalat sunnah ini dilakukan pagi-pagi sekali.

Membahas perihal fakta dari mulai pengertian, niat shalat fajar dan niat shalat qobliyah subuh, hingga bacaan doa. Ternyata dalam beberapa kasus banyak orang yang kebingungan. Misalnya saja apa perbedaan dari shalat qabliyah subuh dan shalat sunnah fajar? Apakah tidak sama? Perlu diketahui ternyata perbedaan dari kedua shalat ini adalah sama saja, namun hanya berbeda istilah saja. Rawatib merupakan bentuk jamak dari ratibah yang berarti tetap, terus-menerus. Sedangk an qabliyah berarti sebelum. Sehingga shalat sunnah rawatib qabliyah adalah istilah para ulama. Artinya bahwa shalat sunnah tetap yang dilaksanakan sebelum subuh. Hal ini dikarenakan shalat ini dilaksanakan pada waktu fajar setelah azan subuh. Sehingga dinamakanlah dengan shalat sunnah fajar.

Tata cara melaksanakan shalat fajar sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW

Isra Miraj - Sekolah Prestasi Global

Photo by Fahrul Azmi on Unsplash

Ketika akan melaksanakan shalat, baik itu shalat wajib maupun shalat sunnah, maka yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membaca niat. Hal ini dikarenakan Allah SWT melihat amalan yang dilakukan oleh makhluknya dari awal adalah niatnya. Sehingga yang harus dilakukan pertama kali adalah dengan membaca niat. Tentunya niat dari shalat fajar baik latin, arab, hingga terjemahannya dapat anda lafalkan secara rutin sebelum melaksanakan shalat sunnah fajar.

Jika sudah membaca niat, maka bisa dilanjutkan membaca doa iftitah yang dilanjutkan dengan surat Al-Fatihah. Dalam hal ini ada beberapa surat yang dianjurkan saat melaksanakan shalat sunnah ini. Sangat dianjurkan setelah membaca surat Al-fatihah pada rakaat pertama adalah dengan membaca surat Al-Kafirun. Sedangkan pada rakaat yang kedua membaca surat Al-Ikhlas. Kemudian bisa dilanjutkan seperti tahapan pelaksanaan shalat pada umumnya hingga salam.

Adapun Rasulullah SAW saat melakukan shalat sunnah ini, maka Rasulullah SAW melakukannya tidak terlalu lama dan dengan ringan. Namun bagaimana ketika anda datang ke masjid tetapi shalat subuh sudah dimulai, dengan begitu tidak sempat lagi untuk melakukan shalat fajar? Saat tertinggal seperti ini, maka anda diperbolehkan untuk melaksanakannya setelah shalat subuh atau juga boleh melaksanakannya setelah naiknya matahari. Jika sudah melakukan shalat sunnah fajar, dan apabila waktu masih memungkinkan, sangat dianjurkan membaca surat Yusuf ayat 21.

Selain itu, juga bisa ditambahkan dengan membaca dzikir. Rasulullah SAW sendiri ketika adzan subuh telah dikumandangkan, maka sebelum Rasulullah SAW melaksanakan shalat fardhu subuh, Rasulullah SAW segera bergegas untuk melakukan shalat sunnah fajar 2 rakaat baik dikerjakan di rumah maupun ke masjid (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim). Perlu diketahui bahwa sebagai umat Islam, maka penting sekali untuk bersemangat menjaga dua rakaat dari shalat sunnah ini. Amalan yang ringan tetapi besar pahalanya yang tentunya tidak boleh disepelekan begitu saja. Karena sebaik-baik amalan yaitu amalan yang selalu kontinyu dalam melakukannya.

Rasulullah SAW sendiri mencela seseorang yang memang tidak kontinyu dalam beramal. Maka dari itu, jangan lupa untuk melaksanakan shalat sunnah ini ya! Terlebih lagi tata cara sholat qobliyah subuh ini sangat mudah. Namun hal yang perlu diperhtikan adalah ringan yang dimaksud pada shalat sunnah fajar bukan berarti tidak membaca surat apapun. Tetapi hanya menunjukkan jika ringannya shalat yang dilakukan oleh Rasulullah jika dibandingkan dengan kebiasaan beliau yang selalu memanjangkan shalat sunnah lainnya.

Waktu pelaksanaan shalat sunnah fajar

Isra Miraj - Sekolah Prestasi Global

Photo by Ali Arif Soydaş on Unsplash

Kapan waktu pelaksanaan shalat sunnah fajar? Sebagian orang masih kebingungan antara shalat qabliyah subuh dengan shalat sunnah fajar. Sehingga ada sebagian orang yang melakukannya dua kali. Shalat sunnah fajar yang dilakukan sebelum adzan subuh, selanjutnya shalat qabliyah subuh yang dilaksanakan setelah adzan subuh. Apakah hal yang dilakukan ini benar? Jelas hal ini merupakan pemahaman yang tidak benar.

Seperti pada pembahasan sebelumnya bahwa shalat sunnah fajar merupakan shalat qabliyah subuh. Hal ini bisa diketahui bahwa Aisyah Radhiyallahu’anha menceritakan jika Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat empat rakaat sebelum dzuhur serta dua rakaat sebelum subuh (Hadist Riwayat Bukhari, Nasai, dan yang lainnya). Tentunya cerita dari Aisyah ini memperlihatkan shalat sunnah yang dimotivasi oleh Rasulullah SAW dan Rasulullah SAW merutinkan shalat sunnah ini. Dinamakan shalat sunnah fajar dikarenakan shalat fajar dilakukan tepat setelah terbit fajar, yaitu sebelum melakukan shalat subuh.

Keutamaan shalat sunnah fajar yang perlu anda ketahui

Isra Miraj - Sekolah Prestasi Global

Photo by Haut Risque on Unsplash

Shalat sunnah fajar merupakan shalat sunnah yang sangat disukai oleh Rasulullah SAW. Hal ini dikarenakan pahalanya yang sangat mengagumkan seperti yang diterangkan pada sabda Rasulullah SAW bahwa shalat sunnah fajar pahalanya lebih baik daripada dunia dengan seisinya (Hadist Riwayat Muslim). Hal ini mengartikan jika shalat sunnah ini lebih wajib diutamakan jika dibandingkan dengan aktivitas duniawi lainnya seperti berlibur, main, dan sebagainya. Karena pada dasarnya kenikmatan dunia yang dirasakan oleh manusia tidak akan kekal, bahkan akan hilang pada suatu saat nanti. Sehingga tidaklah mengherankan jika Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat sunnah fajar. Perlu diingat bahwa akhiratlah yang menjadi tujuan utama untuk umat muslim.

Tentunya Allah SWT memberikan kenikmatan untuk seluruh umat manusia, salah satunya adalah dengan melakukan shalat sunnah ini. Maka dari itu, karena sudah dijanjikan keutamaan yang begitu istimewa oleh Allah SWT, maka tidak ada alasan lagi untuk anda menunda hingga meninggalkan shalat sunnah ini karena malas atau masih mengantuk. Memang untuk memperoleh keutamaan dari nikmatnya sholat sunnah sebelum fajar tidak mudah dilakukan. Hal ini dikarenakan anda harus melawan rasa malas tersebut. Namun perlu diketahui bahwa Allah SWT telah menunggu orang-orang yang akan bersujud kepada-Nya di sajadah. Untuk lebih jelasnya di bawah ini adalah beberapa keutamaan yang bisa anda dapatkan ketika melakukan shalat sunnah ini. Dengan begitu akan membuat anda berlomba-lomba dan lebih giat lagi untuk melakukannya.

– Pahala yang tidak terbatas

Tentunya saat melakukan shalat ini anda akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Hal ini tentunya sudah terbukti dengan perkataan Aisyah Radhiyallahu’anha bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat sunnah fajar.

– Berkah untuk setiap langkah

Tahukah anda bahwa berkah bisa diperoleh ketika pagi hari. Jam pertama yang ada di pagi hari saat menjelang shalat subuh merupakan waktu terbaik selama satu hari penuh, bahkan tidak ada seorang pun yang dapat memanfaatkannya kecuali orang yang memang bangun di pagi hari untuk melaksanakan shalat sunnah fajar. Selanjutnya ia mengawali hari dengan menggunakan waktu dari awal, dengan begitu Allah SWT akan memberikan keberkahan di berbagai aktivitas yang dilakukannya selama aktivitas yang dilakukannya di ridhai oleh Allah SWT.

– Akan memperoleh perlindungan dari Allah SWT

Rasulullah SAW telah berjanji bahwa ketika shalat sunnah fajar dilaksanakan, maka Allah SWT akan memberikan perlindungan selama seharian penuh.

– Sebagai sumber cahaya pada hari kiamat

Disebutkan bahwa shalat sunnah fajar merupakan sumber cahaya ketika kiamat yang mana pada hari itu semua cahaya yang ada di dunia akan padam. Selanjutnya manusia akan dibangkitkan dengan keadaan yang gelap gulita. Nah, pada saat itulah manusia akan memerlukan cahaya agar dapat melewati sirath. Cahaya tersebut tentunya berasal dari amalan yang telah dilakukan di dunia, salah satunya adalah melaksanakan shalat sunnah fajar.

– Sebagai tempat untuk berkumpulnya iman dan ilmu

Tidak hanya sebagai sumber cahaya saja, namun Rasulullah SAW menjadikan shalat sunnah fajar sebagai kesempatan mengajarkan kebaikan untuk para sahabatnya. Shalat ini dijadikan sebagai sarana atau tempat penting untuk tarbiyah. Hal ini merupakan saat dimana pikiran dan hati sedang jernih, dengan begitu bisa membuat otak menangkapnya dengan lebih mudah.

– Dibangunkan rumah di surga

Untuk siapa saja yang melakukan shalat sunnah fajar, kelak di surga nanti akan dibangunkan untuknya rumah.

– Akan diharamkan dari api neraka

Bukan hanya dibangunkan rumah di surga nantinya, akan tetapi shalat sunnah fajar ini juga mempunyai keutamaan lainnya. Keutamaan tersebut adalah akan diharamkan api neraka untuk orang yang mengerjakannya.

– Waktu yang dijadikan sebagai saksi

Waktu ini adalah waktu yang dijadikan sebagai saksi, yaitu waktu yang akan disaksikan oleh hamba Allah SWT yang mulia, hamba Allah SWT tersebut adalah para malaikat. Hal ini dikarenakan di saat subuh para malaikat turun ke bumi untuk melihatnya.

– Melihat Allah SWT

Hal yang satu ini adalah hal yang paling istimewa dari banyaknya keutamaan yang telah dipaparkan di atas. Tentunya yang berhak memperoleh keistimewaan ini adalah untuk mereka yang menjaga shalat sunnah ini.

Itulah beberapa pembahasan yang perlu anda ketahui mengenai apa itu shalat fajar, cara melaksanakan shalat fajar, waktu shalat fajar dan niatnya, hingga keutamaannya. Meskipun hanya amalan sunnah saja, tetapi Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya. Hal ini terlihat bahwa shalat ini memiliki kedudukan yang sangat penting selain tentunya melaksanakan shalat lima waktu yang hukumnya adalah wajib. Semoga berbagai pembahasan di atas bisa bermanfaat!

 

Kesimpulan

Ada beberapa keutamaan Shalat Sunnah Fajar?

Ada 9 keutamaan, yaitu pahala yang tidak terbatas, berkah untuk setiap langkah, akan memperoleh perlindungan dari Allah SWT, sebagai sumber cahaya pada hari kiamat, sebagai tempat untuk berkumpulnya iman dan ilmu, dan sebagainya.

Apa perbedaan dari Shalat Sunnah Fajar dan Shalat Qabliyah Subuh?

Hanya berbeda istilah saja. Shalat Sunnah Fajar berarti bentuk jamak dari ratibah yang berarti tetap, terus-menerus. Sedangkan Shalat Qabliyah Subuh berarti sebelum.

Bagaimana tata cara melaksanakan Shalat Sunnah Fajar?

1. Niat terlebih dahulu
2. Baca doa Iftitah lalu dilanjutkan dengan Surah Al-Fatihah
3. Rakaat pertama baca Surah Al-Kafirun dan rakaat kedua baca Surah Al-Ikhlas
4. Dilanjut seperti pelaksanaan Shalat pada umumnya hingga salam.

 

(Visited 1.137 times, 26 visits today)
WhatsApp WhatsApp us