Bagikan Artikel Ini:

Bagi para orang tua, Gizi untuk anak memang sangat harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Hal ini karena berkaitan dengan tumbuh kembang sang anak. Setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya memiliki tingkat kesehatan yang baik sehingga bisa tumbuh menjadi anak sehat, tidak mudah, sakit, dan cerdas.

Namun, terkadang orang tua masih bingung terhadap seberapa banyak Asupan gizi anak yang dibutuhkan sehingga terkadang malah bingung apakah kekurangan atau malah kelebihan. Nutrisi anak berbeda-beda , nutrisi anak sangat ditentukan dengan beberapa faktor salah satunya adalah faktor usia sang anak.

Agar Anda lebih paham mengenai kebutuhan nutrisi anak yang tepat maka di sini akan dibahas mengenai berbagai Kebutuhan nutrisi anak yang perlu dipahami sesuai dengan usianya. Berikut ulasannya secara lengkap :
 

Kebutuhan Gizi Anak Sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Berdasarkan Umur

 

Kebutuhan Gizi Anak Sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Berdasarkan Umur

Photo by Brooke Lark on Unsplash

Bagi Anda orang tua yang masih bingung bagaimana kecukupan gizi sang anak, maka di sini ditampilkan Angka Kecukupan Gizi atau biasa disingkat dengan AKG sesuai acuan terbaru dari Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2019 yang mana telah disesuaikan dengan usia anak itu sendiri :
 

1. Kebutuhan Gizi Makro

 
Kebutuhan gizi makro adalah kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup besar. Berikut kebutuhan gizi makro anak dari usia 0 bulan sampai 18 tahun :

Usia 0-5 Bulan

  • Kalori : 550 Kilokalori
  • Protein : 9 gram
  • Lemak : 31 gram
  • Karbohidrat : 59 gram
  • Serat : 0 gram
  • Air : 700 mililiter

Usia 6-11 Bulan

  • Kalori        : 550 kilokalori
  • Protein    : 15 gram
  • Lemak        : 35 gram
  • Karbohidrat    : 105 gram
  • Serat        : 11 gram
  • Air        : 900 mililiter

Usia 1-3 Tahun

  • Kalori        : 1350 kilokalori
  • Protein    : 20 gram
  • Lemak        : 45 gram
  • Karbohidrat    : 215 gram
  • Serat        : 19 gram
  • Air        : 1150 mililiter

Usia 4-6 Tahun

  • Kalori        : 1400 kilokalori
  • Protein    : 25 gram
  • Lemak        : 50 gram
  • Karbohidrat    : 220 gram
  • Serat        : 20 gram
  • Air        : 1450 mililiter

Usia 7-9 Tahun

  • Kalori        : 1650 kilokalori
  • Protein    : 40 gram
  • Lemak        : 55 gram
  • Karbohidrat    : 250 gram
  • Serat        : 23 gram
  • Air        : 1650 mililiter

Usia 10-12 Tahun

  • Kalori        : 1900 kilokalori (perempuan), 2000 kilo kalori (laki-laki)
  • Protein    : 55 gram (perempuan), 50 gram (laki-laki)
  • Lemak        : 65 gram
  • Karbohidrat    : 280 gram (perempuan), 300 gram (laki-laki)
  • Serat        : 27 gram (perempuan), 28 gram (laki-laki)
  • Air        : 1850 mililiter

Usia 13-15 Tahun

  • Kalori        : 2050 kilokalori (perempuan), 2400 kilokalori (laki-laki)
  • Protein    : 65 gram (perempuan), 70 gram (laki-laki)
  • Lemak        : 70 gram (perempuan), 80 gram (laki-laki)
  • Karbohidrat    : 300 gram (perempuan), 350 gram (laki-laki)
  • Serat        : 29 gram (perempuan), 34 gram (laki-laki)
  • Air        : 2100 mililiter

Usia 16-18 Tahun

  • Kalori        : 2100 kilokalori (perempuan), 2650 kilokalori (laki-laki)
  • Protein    : 65 gram (perempuan), 75 gram (laki-laki)
  • Lemak        : 70 gram (perempuan), 85 gram (laki-laki)
  • Karbohidrat    : 300 gram (perempuan), 400 gram (laki-laki)
  • Serat        : 29 gram (perempuan), 37 gram (laki-laki)
  • Air        : 2150 mililiter (perempuan), 2300 mililiter (laki-laki)

 

2. Kebutuhan Gizi Mikro

 
Kebutuhan gizi mikro adalah kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang kecil namun sangat penting. Berikut kebutuhan gizi mikro anak dari usia 0 bulan sampai 18 tahun :

Usia 0-5 Bulan

  • Vitamin A    : 375 mikrogram
  • Vitamin C    : 40 Miligram
  • Vitamin D    : 10 mikrogram
  • Vitamin E    : 4 miligram
  • Vitamin K    : 5 mikrogram
  • Kalsium    : 200 miligram
  • Fosfor        : 100 miligram
  • Magnesium    : 30 miligram
  • Natrium    : 120 miligram
  • Kalium        : 400 miligram
  • Zat Besi     : 0,3 miligram

Usia 6-11 Bulan

  • Vitamin A    : 400 mikrogram
  • Vitamin C    : 50 miligram
  • Vitamin D    : 10 mikrogram
  • Vitamin E    : 4 miligram
  • Vitamin K    : 5 mikrogram
  • Kalsium    : 270 miligram
  • Fosfor        : 275 miligram
  • Magnesium    : 55 miligram
  • Natrium    : 370 miligram
  • Kalium        : 700 miligram
  • Zat Besi    : 11 miligram

Usia 1-3 Tahun

  • Vitamin A    : 400 mikrogram
  • Vitamin C    : 45 miligram
  • Vitamin D    : 15 mikrogram
  • Vitamin E    : 6 miligram
  • Vitamin K    : 15 mikrogram
  • Kalsium    : 1000 miligram
  • Fosfor        : 500 miligram
  • Magnesium    : 95 miligram
  • Natrium    : 900 miligram
  • Kalium        : 2700 miligram
  • Zat Besi    : 10 miligram

Usia 7-9 Tahun

  • Vitamin A    : 500 mikrogram
  • Vitamin C    : 45 miligram
  • Vitamin D    : 15 mikrogram
  • Vitamin E    : 8 miligram
  • Vitamin K    : 25 mikrogram
  • Kalsium    : 1000 miligram
  • Fosfor        : 500 miligram
  • Magnesium    : 135 miligram
  • Natrium    : 1000 miligram
  • Kalium        : 3200 miligram
  • Zat Besi    : 10 miligram

Usia 10-12 Tahun

  • Vitamin A    : 600 mikrogram
  • Vitamin C    : 50 miligram
  • Vitamin D    : 15 mikrogram
  • Vitamin E    : 15 mikrogram (perempuan),11 mikrogram (laki-laki)
  • Vitamin K    : 35 mikrogram
  • Kalsium    : 1200 miligram
  • Fosfor        : 1250 miligram
  • Magnesium    : 160 miligram (perempuan), 170 miligram (laki-laki)
  • Natrium    : 1400 miligram (perempuan), 1300 miligram (laki-laki)
  • Kalium        : 4400 miligram (perempuan), 3900 miligram (laki-laki)
  • Zat Besi    : 8 miligram

Usia 13-15 Tahun

  • Vitamin A    : 600 mikrogram
  • Vitamin C    : 65 miligram (perempuan), 75 miligram (laki-laki)
  • Vitamin D    : 15 mikrogram
  • Vitamin E    : 15 mikrogram (perempuan),11 mikrogram (laki-laki)
  • Vitamin K    : 55 mikrogram
  • Kalsium    : 1200 miligram
  • Fosfor        : 1250 miligram
  • Magnesium    : 220 miligram (perempuan), 225 miligram (laki-laki)
  • Natrium    : 1500 miligram
  • Kalium        : 4800 miligram
  • Zat Besi    : 15 miligram (perempuan), 11 miligram (laki-laki)

Usia 16-18 Tahun

  • Vitamin A    : 700 mikrogram
  • Vitamin C    : 75 miligram (perempuan), 90 miligram (laki-laki)
  • Vitamin D    : 15 mikrogram
  • Vitamin E    : 15 mikrogram (perempuan),11 mikrogram (laki-laki)
  • Vitamin K    : 55 mikrogram
  • Kalsium    : 1200 miligram
  • Fosfor        : 1250 miligram
  • Magnesium    : 230 miligram (perempuan), 270 miligram (laki-laki)
  • Natrium    : 1600 miligram (perempuan), 1700 miligram (laki-laki)
  • Kalium        : 5000 miligram (perempuan), 5300 miligram (laki-laki)
  • Zat Besi    : 15 miligram (perempuan), 11 miligram (laki-laki)

 

Panduan Asupan Gizi Anak yang Sesuai dengan Usianya

 

Panduan Asupan Gizi Anak yang Sesuai dengan Usianya

Photo by MD Duran on Unsplash

Setelah mengetahui kebutuhan dari gizi sang anak, maka berikut ini akan dibahas mengenai beberapa panduan yang bisa diterapkan untuk pemberian nutrisi pada anak-anak :
 

1. Usia 0-6 Bulan

 
Yang pertama adalah untuk anak usia 0 sampai 6 bulan sebaiknya diberikan ASI Eksklusif. Berikan ASI saja tanpa campuran nutrisi apa pun. Nutrisi pada ASI sudah memiliki berbagai kandungan yang sangat dibutuhkan oleh bayi sehingga sudah cukup.

ASI yang sifatnya cair ini juga sangat mudah dicerna oleh organ pencernaan bayi. Susui bayi Anda sekitar 1 sampai 2 jam sekali, jika sedang tertidur sebaiknya dibangunkan agar tidak dehidrasi. Hal ini hanya berlaku bagi bayi normal saja, untuk bayi dengan keadaan tertentu tetap ikuti advis dokter.
 

2. Usia 6-24 Bulan

 
Pada usia 6 sampai 24 bulan, anak sudah mulai dikenalkan dengan makanan yang teksturnya semakin meningkat. Mulai dengan bubur yang sangat encer dan meningkat terus sampai  tekstur makanan yang semakin padat karena pada akhirnya anak akan makan makanan menyerupai makanan dewasa.

Mengapa harus bertahap ? sebab pencernaan bayi harus melalui tahap adaptasi apalagi selama 6 bulan bayi hanya mengkonsumsi cairan saja. Jadi dengan tahapan tersebut, organ pencernaan anak lambat laun menyesuaikan.

Makanan yang tepat bagi anak   6 sampai 24 bulan adalah makanan yang memiliki padat energi, protein, dan zat mikro yang tidak terlalu banyak, sebaiknya makanan tidak berbumbu tajam tetapi ditingkatkan sesuai dengan perkembangan anak, dan berikan nutrisi yang meningkat sesuai dengan usianya.
 

3. Usia 2-5 Tahun

 
Untuk anak usia 2-5 tahun merupakan fase yang sangat aktif sehingga kebutuhan nutrisinya pun juga harus meningkat. Biasakan Anak makan sehari tiga kali dengan nutrisi yang lengkap. perbanyak karbohidrat untuk menunjang aktivitasnya, berikan protein dan lemak yang kaya akan Omega, DHA, dan EPA untuk menunjang kecerdasan anak. Penuhi kebutuhan kalsium anak agar memiliki tulang yang kuat.
 

4. Usia 6-18 Tahun 

 
Pada usia ini, anak mengalami banyak perubahan baik fisik dan psikis. Oleh karena itu, perhatikan beberapa kebutuhan sesuai AKG dan penuhi. Biasakan makan tiga kali sehari dengan nutrisi yang lengkap yaitu mulai dari karbohidrat, protein, lemak, serat, cairan, vitamin, dan juga mineral. Bagi anak remaja putri jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan zat besi agar tidak anemia yang sering menyerang.
 
 

Apa yang dimaksud Kebutuhan Gizi Makro?

Kebutuhan gizi makro adalah kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup besar.

Apa yang dimaksud Kebutuhan Gizi Mikro?

Kebutuhan gizi mikro adalah kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang kecil namun sangat penting.

Sebutkan beberapa panduan yang bisa diterapkan untuk pemberian nutrisi pada anak-anak!

beberapa panduan yang bisa diterapkan untuk pemberian nutrisi pada anak-anak, yaitu : 1. Usia 0-6 Bulan Yang pertama adalah untuk anak usia 0 sampai 6 bulan sebaiknya diberikan ASI Eksklusif. Berikan ASI saja tanpa campuran nutrisi apa pun. Nutrisi pada ASI sudah memiliki berbagai kandungan yang sangat dibutuhkan oleh bayi sehingga sudah cukup. ASI yang sifatnya cair ini juga sangat mudah dicerna oleh organ pencernaan bayi. Susui bayi Anda sekitar 1 sampai 2 jam sekali, jika sedang tertidur sebaiknya dibangunkan agar tidak dehidrasi. Hal ini hanya berlaku bagi bayi normal saja, untuk bayi dengan keadaan tertentu tetap ikuti advis dokter. 2. Usia 6-24 Bulan Pada usia 6 sampai 24 bulan, anak sudah mulai dikenalkan dengan makanan yang teksturnya semakin meningkat. Mulai dengan bubur yang sangat encer dan meningkat terus sampai tekstur makanan yang semakin padat karena pada akhirnya anak akan makan makanan menyerupai makanan dewasa. Mengapa harus bertahap ? sebab pencernaan bayi harus melalui tahap adaptasi apalagi selama 6 bulan bayi hanya mengkonsumsi cairan saja. Jadi dengan tahapan tersebut, organ pencernaan anak lambat laun menyesuaikan. Makanan yang tepat bagi anak 6 sampai 24 bulan adalah makanan yang memiliki padat energi, protein, dan zat mikro yang tidak terlalu banyak, sebaiknya makanan tidak berbumbu tajam tetapi ditingkatkan sesuai dengan perkembangan anak, dan berikan nutrisi yang meningkat sesuai dengan usianya. 3. Usia 2-5 Tahun Untuk anak usia 2-5 tahun merupakan fase yang sangat aktif sehingga kebutuhan nutrisinya pun juga harus meningkat. Biasakan Anak makan sehari tiga kali dengan nutrisi yang lengkap. perbanyak karbohidrat untuk menunjang aktivitasnya, berikan protein dan lemak yang kaya akan Omega, DHA, dan EPA untuk menunjang kecerdasan anak. Penuhi kebutuhan kalsium anak agar memiliki tulang yang kuat. 4. Usia 6-18 Tahun Pada usia ini, anak mengalami banyak perubahan baik fisik dan psikis. Oleh karena itu, perhatikan beberapa kebutuhan sesuai AKG dan penuhi. Biasakan makan tiga kali sehari dengan nutrisi yang lengkap yaitu mulai dari karbohidrat, protein, lemak, serat, cairan, vitamin, dan juga mineral. Bagi anak remaja putri jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan zat besi agar tidak anemia yang sering menyerang.

 

(Visited 25 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us