Bagikan Artikel Ini:

Salah satu upaya terbaik yang dapat Bunda berikan bagi si Kecil dalam masa tumbuh kembangnya adalah memilih finger food atau makanan genggam yang tepat.

Setelah mendapatkan ASI eksklusif dari ibu hingga usia 6 bulan, kini saat yang tepat  bagi Bunda untuk memperkenalkan jenis makanan pendamping ASI (MPASI) kepada bayi.

Namun tidak semua jenis makanan finger food cocok untuk bayi. Lantas apa saja pilihan menu makanan yang bagus untuk nutrisi si Kecil? Artikel ini akan membantu para Bunda untuk memilih variasi finger food apa saja yang cocok untuk bayi berusia 6 bulan ke atas.

 

Manfaat Finger Food untuk Tumbuh Kembang Bayi

Dalam tumbuh kembang si Kecil, pemilihan makanan finger food merupakan faktor yang penting untuk memastikan nutrisi bayi tetap terjaga. Namun tahukah Bunda, apa itu finger food?

Manfaat Finger Food untuk Tumbuh Kembang Bayi-Presgo

Photo by Gant Laborde on Unsplash

Finger food adalah makanan pendamping bagi bayi dalam bentuk padat dengan ukuran yang sesuai genggaman si Kecil. Tujuannya agar si Kecil dapat makan sendiri tanpa perlu dibantu oleh Ayah dan Bunda. si Kecil juga dapat belajar untuk menggenggam makanan.

Beberapa contoh makanan pendamping yang dimaksud seperti sayur, buah, daging, roti, dan lain-lain. Namun apakah hanya itu? Tenang bunda, masih terdapat beberapa rekomendasi lainnya dalam artikel ini.

Sebelum mengenal pilihan menu finger food untuk si Kecil, tidak ada salahnya untuk Bunda memahami dulu apa saja manfaatnya bagi tumbuh kembang bayi.

Salah satu manfaat pemberian camilan finger food bagi bayi adalah menstimulus perkembangan sensor motorik halus pada anak. Kemampuan menggenggam makanan dan membedakan makanan adalah salah satu tanda perkembangan sensor motorik sedang berjalan pada si Kecil.

Manfaat lainnya adalah melatih kemampuan anak untuk makan sendiri. Hal ini untuk menguatkan otot mulut si Kecil agar mampu menggigit dan mengunyah. Selain fungsi utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tumbuh kembang bayi.

 

Waktu yang Tepat Perkenalkan Finger Food bagi si Kecil

Kapan waktu yang tepat bagi Bunda memperkenalkan finger food kepada si Kecil? Setelah 6 bulan mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, sudah saatnya bunda untuk melatih kemampuan motorik si Kecil lewat pengenalan makanan pendamping ASI (MPASI).

Di usia 6 bulan ke atas, salah satu cara untuk merangsang sensor motorik pada anak adalah dengan memberikannya variasi makanan pendamping. Anak akan mulai terlatih menggenggam, menggigit, dan mengunyah makanan di usia ini.

Sehingga Ayah dan Bunda perlu dengan cermat memilih jenis makanan apa saja yang cocok sebagai finger food bagi bayi usia 6 bulan ke atas. Bagi Ayah dan Bunda yang penasaran, penjelasan berikutnya akan membantu Anda dalam menyusun menu finger food harian.

 

Pilihan Menu Finger Food untuk Bayi di Atas 6 Bulan

Terdapat berbagai pilihan menu finger food yang bisa Bunda pilih untuk memicu sensor motorik halus sang buah hati dalam tumbuh kembangnya. Anak akan terlatih membedakan rasa dan tekstur pada makanan yang mereka konsumsi.

Pilihan Menu Finger Food untuk Bayi di Atas 6 Bulan-Presgo

Photo by Ross Sokolovski on Unsplash

Namun tidak semua makanan cocok sebagai finger food bayi. Terdapat beberapa kriteria yang harus Bunda perhatikan agar makanan pendamping ASI yang diberikan cocok untuk si Kecil.

Berikut ini beberapa kriteria finger food yang cocok untuk bayi yang bisa menjadi perhatian para bunda:

1. Tekstur Halus dan Lembut

Tidak semua makanan cocok sebagai finger food untuk bayi berusia 6 bulan ke atas. Kriteria pertama yang perlu Anda perhatikan adalah tekstur makanan yang halus dan lembut.

Tujuannya agar makanan tersebut mudah hancur di mulut dan tidak membuat bayi tersedak. Hal ini penting karena bayi masih belajar untuk mengunyah sehingga tekstur makanan yang halus dan lembut adalah kriteria pertama yang harus Bunda penuhi.

2. Kaya Nutrisi

Kriteria finger food berikutnya adalah makanan harus kaya akan nutrisi. Hal ini karena makanan yang akan Bunda berikan akan memengaruhi tumbuh kembang si Kecil.

Nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh si Kecil seperti mineral, vitamin, protein, folat, dan lain-lain. Karena kebutuhan nutrisi yang banyak sehingga Bunda harus pintar dalam memilih finger food yang akan diberikan kepada buah hati.

3. Bervariasi

Terakhir, pilihan makanan yang harus diberikan kepada si Kecil harus bervariasi ya Bunda. Bervariasi yang dimaksud mulai dari tekstur, rasa, dan aroma. Tujuannya agar bayi dapat belajar dan mengenal makanan-makanan yang akan dikonsumsinya ke depan.

Untuk membantu para Bunda, berikut ini adalah rekomendasi 10 contoh pilihan menu finger food yang bagus untuk tumbuh kembang anak ke depan:

4. Buah Potong

Finger food pertama yang bisa para Bunda coba adalah potongan buah. Namun tetap buah yang sudah matang ya Bunda untuk memastikan bakteri yang ada pada buah telah hilang.

Selain itu, pastikan tekstur buah yang akan Bunda berikan adalah yang lunak dan sebaiknya telah dipotong kecil-kecil untuk mencegah kerusakan pada gigi anak.  Bunda juga dapat membersihkan terlebih dahulu kulit dan biji pada buah-buahan tersebut agar si Kecil tidak tersedak nantinya.

Beberapa contoh potongan buah matang yang bisa Anda coba seperti semangka, pisang, alpukat, rasberi, melon, mangga, blewah, pir persik, blueberry, dan lain-lain.

5. Sayuran Kukus atau Rebus

Selain buah potong, Bunda juga bisa mencoba sayuran yang telah direbus atau dikukus hingga lunak sebagai finger food pertama bagi si Kecil. Hal ini untuk membiasakan si Kecil untuk rajin mengonsumsi sayur dan buah sejak dini.

Karena sayur dan buah merupakan makanan yang banyak mengandung nutrisi baik bagi tumbuh kembang si Kecil.

Sama seperti buah potong, sayur rebus tersebut perlu Bunda potong kecil-kecil sebelum diberikan kepada anak agar mudah digenggam. Beberapa contoh sayur rebus yang bisa Bunda berikan seperti wortel, kentang, brokoli, ubi manis atau kembang kol.

 

6. Telur Matang

Selanjutnya adalah telur yang matang bukan setengah matang atau bahkan mentah. Hal ini untuk mencegah si Kecil keracunan karena adanya kandungan bakteri Salmonella pada makanan yang tidak matang.

Telur sendiri kaya dengan nutrisi baik untuk tumbuh kembang anak seperti protein, kolin, vitamin B2, vitamin B12, dan folat yang bagus untuk nutrisi otak si Kecil.

Namun Bunda perlu menghentikan pemberian telur jika nantinya ditemukan alergi seperti gatal dan bisul. Segera konsultasikan dengan dokter jika si Kecil menunjukkan alergi tersebut.

7. Daging Suwir

Bunda juga dapat memasak daging yang sudah empuk untuk si Kecil sebagai pilihan makanan genggamnya. Anda juga bisa menyuwirnya terlebih dahulu agar mudah si Kecil kunyah.

Kandungan zat besi yang ada pada daging bagus untuk pertumbuhan bayi. Namun sebaiknya pemberian daging kepada si Kecil dilakukan setelah bayi sudah bisa diperkenalkan MPASI ya Bunda. Karena bayi memerlukan makanan bertekstur halus terlebih dahulu di usia 6 bulannya.

8. Ikan

Menu makanan berikutnya adalah ikan. Nutrisi pada ikan yang kaya Omega 3 dapat membantu perkembangan otak bayi. Salah satu contohnya adalah ikan Salmon.

Bunda dapat menghilangkan terlebih dahulu duri yang ada pada ikan sebelum mencampurkannya ke bubur atau menyuapi langsung ke si Kecil. Ibu dapat menyuapi potongan ikan yang sudah direbus sebagai makanan pendamping bayi.

9. Keju

Kandungan kalsium yang ada pada keju baik untuk mendukung pertumbuhan tulang si Kecil. Keju juga dapat berfungsi sebagai sumber energi bagi bayi yang dalam masa aktif bergerak.

Manfaat lain mengonsumsi keju adalah mencegah risiko kanker sejak dini. Karena lemak baik yang terdapat pada keju bisa menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel kanker yang berkembang dalam tubuh.

Selain sebagai finger food, keju juga bagus sebagai makanan pendamping ASI bagi bayi di atas 6 bulan. Jenis keju yang bagus untuk bayi adalah yang tidak lengket, tidak bau, dan memiliki tekstur lembut.

10. Tahu

Tahu dapat menjadi sumber protein nabati dan zat besi bagi bayi. Kandungan yang ada pada tahu sangat penting sebagai sumber nutrisi bagi si Kecil.

Bunda dapat memilih tahu dengan tekstur yang keras dan selanjutnya dipotong dalam bentuk dadu atau balok yang mudah digenggam oleh bayi. Harapannya tahu tersebut juga tidak mudah hancur.

11. Sereal Kering atau Biskuit

Salah satu pilihan menu makanan padat untuk si Kecil yang bisa Anda coba adalah sereal kering. Sereal banyak mengandung nutrisi karbohidrat yang bagus untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi.

Salah satu contoh sereal dalam bentuk yang kering adalah biskuit. Sebelum diberikan kepada si Kecil, sebaiknya Bunda mencobanya terlebih dahulu untuk mengukur tingkat kekerasan sereal tersebut.

Untuk melatih kemampuan mengunyah bayi, Bunda sebaiknya tidak perlu mencampurkan sereal dengan susu.

12. Roti Panggang

Roti dapat menjadi alternatif lain dari makanan yang kaya akan karbohidrat. Kandungan karbohidrat yang ada pada roti dapat membantu si Kecil aktif bergerak. Roti dapat menjadi sumber energi bagi bayi nantinya.

Bunda dapat memanggang roti hingga berwarna kecoklatan sebelum diberikan ke bayi. Berikan roti panggang kepada si Kecil dalam bentuk lembaran atau potongan kecil agar mudah dikunyah.

13. Pasta

Terakhir, rekomendasi finger food yang dapat menjadi alternatif bagi si Kecil adalah pasta. Pasta mengandung banyak alternatif nutrisi yang cocok untuk tumbuh kembang bayi.

Meskipun di Indonesia masih jarang pasta dijadikan sebagai pilihan finger food. Bunda dapat merebus terlebih dahulu pasta yang akan diberikan kepada bayi hingga matang sempurna. Salah satu jenis pasta yang umum dikonsumsi adalah fusili atau jenis pasta lainnya yang telah dipotong kecil-kecil.

Itulah 10 ide finger food yang bisa Bunda kombinasikan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) hariannya agar si Kecil tidak bosan dan tetap mendapatkan nutrisi yang baik setiap harinya.

 

Penutup

Memerhatikan pilihan menu finger food yang tepat selain makanan pendamping ASI (MPASI) adalah langkah yang tepat untuk memastikan tumbuh kembang si Kecil. Bunda dapat memastikan tumbuh kembang anak, salah satunya melalui makanan yang buah hati Anda konsumsi.

10 contoh makanan genggam di atas dapat menjadi pilihan menu yang baik untuk si Kecil karena kaya akan nutrisi untuk tumbuh kembang anak. Pemberian finger food yang tepat dapat memicu perkembangan sensor motorik halus pada anak.

Pemilihan finger food yang tepat untuk bayi di atas 6 bulan sangat penting untuk memastikan perkembangan anak berjalan dengan baik lewat makanan yang dikonsumsinya. Tentu Bunda mau kan memberikan yang terbaik untuk si Kecil?

Oleh karena itu, jangan sampai salah memilih finger food untuk si Kecil ya, Bunda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk keluarga Bunda.

Baca Juga : Cara Mengobati Perut Kembung Pada Bayi

1. Apa manfaat finger food untuk tumbuh kembang bayi?

Manfaat pemberian camilan finger food bagi bayi adalah menstimulus perkembangan sensor motorik halus pada anak. Kemampuan menggenggam makanan dan membedakan makanan adalah salah satu tanda perkembangan sensor motorik sedang berjalan pada si Kecil.

2. Kapan waktu yang tepat memperkenalkan finger food bagi anak?

Waktu yang tepat untuk memperkenalkan finger food adalah setelah 6 bulan mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, sudah saatnya orang tua untuk melatih kemampuan motorik si Kecil lewat pengenalan makanan pendamping ASI (MPASI). Anak akan mulai terlatih menggenggam, menggigit, dan mengunyah makanan di usia ini.

3. Apa kriteria finger food yang cocok untuk bayi?

Kriteria finger food yang cocok utuk bayi adalah makanan yang memiliki tekstur halus dan lembut, kaya nutrisi, divariasikan agar buah hati tidak cepat bosan, sayuran kukus atau rebus, buah potong, telur matang, daging suwir, ikan, keju, sereal kering atau biskuit dan sejenisnya.

(Visited 25 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us