Bagikan Artikel Ini:

Anak malas sholat adalah salah satu masalah umum yang sering dihadapi orang tua. Kebanyakan dari orang tua menyepelekan hal ini karena menganggap anak masih terlalu kecil untuk sholat. Padahal sholat harus Anda ajarkan sejak dini agar anak terbiasa.

Tidak membiasakan sejak dini menjadi salah satu faktor anak sulit diajak beribadah. Anak yang sudah terbiasa beribadah dari kecil akan lebih mudah untuk diajak beribadah. Hal ini karena anak sudah menjadikan sholat sebagai kebutuhan dan kewajibannya.

Cara Mengatasi Anak yang Malas Sholat

Untuk menghadapi anak yang malas sholat atau beribadah Anda bisa menerapkan beberapa cara berikut ini:

1. Jadilah Contoh untuk Anak

Cara pertama yang harus Anda lakukan agar anak tidak malas sholat adalah menjadi contoh. Setiap anak pasti akan meniru tindakan orang tuanya, baik perkataan, sikap, dan perilakunya.

Orang tua harus bisa menjadi role model untuk anaknya. Sebelum menyuruh anak untuk sholat, sebaiknya Anda sudah sholat terlebih dahulu. Dengan demikian anak mau untuk menjalankan sholat.

Terkadang orang tua hanya menyuruh saja tanpa mengerjakannya. Cara ini tidak akan efektif, anak tidak akan sholat karena menganggap orang tuanya juga belum sholat.

Ada baiknya jika Anda sudah sholat terlebih dahulu sebelum menyuruh anak untuk sholat. Jadilah contoh yang baik untuk anak agar anak bisa meniru dan tumbuh menjadi anak yang sholeh sholehah.

2. Ajak Anak Untuk Sholat Berjamaah

Alasan Mengapa Anak Malas Sholat - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by Ed Us on Unsplash

Agar anak tidak malas sholat, Anda juga bisa mengajaknya untuk sholat berjamaah. Anda bisa mengajak anak untuk datang ke masjid bersama dan menjalankan sholat berjamaah. Untuk menjaga anak tidak rewel, sebaiknya ajak anak sholat di samping Anda ketika sholat berjamaah di masjid.

Kalaupun tidak di masjid, Anda bisa mengajak anak untuk sholat berjamaah di rumah. Sholat berjamaah bisa membuat anak tidak malas sholat. Anak merasa ada temannya untuk menjalankan ibadah.

Membiasakan sholat berjamaah dengan anak tidak hanya bisa membuat anak rajin menjalankan sholat, tapi juga menjalin kedekatan dengan keluarga. Sholat bersama keluarga membuat anak bisa merasakan kebersamaan dan kehangatan keluarga.

Pertumbuhan dan perkembangan anak akan lebih baik dengan keluarga yang harmonis.

3. Biasakan Ajak Anak Sholat Sejak Dini

Cara Mengatasi Anak yang Malas Solat - Sekolah Prestasi GlobalPhoto by Hasan Almasi on Unsplash

Penyebab anak sulit diajak beribadah yang utama adalah karena tidak dibiasakan sejak dini. Orang tua yang membiasakan anak sholat sejak dini akan membuat anak terbiasa menjalankannya.

Membiasakan anak sholat sejak dini memang tidaklah mudah, Anda perlu kesabaran agar anak mau sholat. Namun efek yang akan Anda dapatkan sangat besar jika Anda sudah membiasakan anak sholat sejak dini.

Anak yang sudah terbiasa sholat sejak dini akan menganggap sholat sebagai rutinitasnya. Jika anak sudah menganggap sholat sebagai rutinitas, maka dia akan dengan sendirinya menjalankan sholat tanpa Anda menyuruhnya. Tentu saja hal ini sangat bagus untuk perkembangan anak, dan membuat anak menjadi rajin untuk beribadah.

4. Mulai dari Hal Kecil

Mengatasi anak agar tidak malas sholat memang tidak mudah. Anda mungkin akan merasa lelah dan menyerah jika anak sulit untuk Anda ajak menjalankan ibadah.

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan agar anak mau sholat adalah mulai dengan hal yang kecil. Anda tidak perlu menuntut anak untuk sholat 5 waktu tepat waktu, mulailah dengan hal kecil.

Misalnya saja mulai dengan mengajak anak untuk sholat Zuhur atau Magrib. Biasanya pada dua waktu sholat ini, anak ada di rumah sehingga Anda lebih mudah mengajaknya untuk sholat.

Anda tidak perlu memaksakan anak, lakukan saja secara perlahan. Mulai dari 2 waktu sholat, kemudian bertambah sampai 5 waktu. Lakukan cara ini sejak anak usia 4 atau 5 tahun untuk membiasakannya.

5. Panggil Anak saat Bermain jika Waktu Sholat Sudah Tiba

Cara mengatasi anak yang malas sholat selanjutnya adalah dengan memanggilnya ketika dia bermain. Pada saat anak bermain di luar, dia akan cenderung lupa waktu sehingga tidak pulang dan melalaikan sholatnya.

Agar anak tidak malas sholat, Anda harus memanggilnya ketika sedang bermain. Panggil anak ketika waktu sholat tiba, misalnya di waktu Zuhur. Selain memanggil anak untuk pulang istirahat, Anda juga harus memanggilnya untuk sholat.

Kebiasaan memanggil anak ketika waktu sholat membantu anak untuk belajar disiplin. Anak akan tahu dan terbiasa jika ibunya memanggil maka waktu sholat sudah tiba. Jika Anda melakukan hal ini secara rutin nantinya anak akan terbiasa dan pulang ketika waktu sholat tiba.

6. Jelaskan Cara Sholat Secara Visual

Pada saat anak belajar sholat sebaiknya jelaskan cara sholat dengan menggunakan media visual atau gambar. Anak akan lebih mudah menangkap dan mencerna gerakan sholat melalui media gambar.

Anda bisa menggunakan gambar tempel untuk mengajarkan anak gerakan sholat. Anak akan lebih antusias jika belajar dengan melihat gambarnya secara langsung

Selain gambar tempel, Anda juga bisa menggunakan video belajar sholat untuk mengenalkan gerakan sholat. Jangan paksakan anak untuk tahu dan hafal bacaan sholat terlebih dahulu, pastikan dia tahu gerakannya terlebih dahulu.

Anda bisa mulai mengenalkan gerakan sholat ini sejak anak berusia dini. Setelah anak pandai berbicara dan mampu menghafal, Anda bisa mulai mengajarkan bacaan sholatnya.

7. Buat Ruang Khusus untuk Beribadah

Cara lainnya agar anak tidak malas sholat adalah membuat ruangan khusus untuk beribadah. Anda bisa menyiapkan ruangan kecil di sudut rumah khusus untuk sholat dan beribadah.

Dengan adanya ruangan ini membuat anak tahu jika ibadah merupakan kewajibannya. Anda bisa menghias ruangan ini dengan nuansa islami yang menyenangkan agar anak betah berada di ruangan ini.

Anda bisa menyusun peralatan sholat dengan rapi dan menambahkan beberapa ornamen. Ruangan yang rapi membuat anak merasa nyaman sehingga dia mau untuk menjalankan sholat.

Terkadang orang tua mengabaikan ruangan khusus ini karena menganggap sholat bisa di kamar atau ruangan lainnya. Padahal dengan adanya ruangan ini akan membuat anak tahu bahwa ada tempat khusus untuk beribadah.

8. Mulai Kenalkan Pentingnya Sholat Kepada Anak

Ketika anak sudah mulai besar usia 5 tahun ke atas Anda bisa mulai mengenalkan tentang pentingnya sholat. Anda bisa mengenalkannya dengan cara yang menyenangkan khas anak-anak, misalnya saja dengan bercerita.

Anda bisa membacakan dongeng kisah-kisah teladan Nabi Muhammad sebelum tidur. Selain itu, Anda juga bisa mengajaknya bernyanyi tentang sholat 5 waktu.

Mulailah mengenalkan tentang pentingnya sholat pada anak sejak dini. Anak yang mengenal sholat sejak dini akan lebih rajin beribadah.

9. Belikan Peralatan Sholat yang Nyaman Untuk Anak

Agar anak rajin sholat, Anda juga perlu membelikan peralatan sholat yang nyaman untuk anak. Peralatan sholat seperti mukena, sarung, sajadah, dan peci khusus untuk anak bisa membuat anak merasa nyaman.

Dengan peralatan sholat yang nyaman, akan membuat anak lebih rajin untuk sholat. Tidak hanya nyaman, Anda juga bisa membelikan peralatan sholat yang disukai oleh anak-anak.

Anda bisa membelikan mukena atau sarung warna favoritnya. Apalagi sekarang ini sudah banyak mukena karakter anak yang lucu. Peralatan sholat yang sesuai dengan kesukaan anak akan membuat anak menjadi lebih semangat untuk beribadah.

Agar tidak salah pilih peralatan sholat untuk anak, sebaiknya Anda mengajaknya ketika membeli. Biarkan anak memilih peralatan sholatnya sendiri.

10. Matikan Gadget dan TV Ketika Azan Berkumandang

Cara mengatasi anak agar tidak malas sholat adalah dengan membiasakan mematikan gadget dan TV ketika azan berkumandang. Anda harus segera meminta gadget yang sedang anak pegang ketika ada adzan. Televisi juga harus Anda matikan jika ada suara adzan.

Kebiasaan mematikan gadget dan TV ini bisa membantu anak untuk mengenal waktu sholat. Anak akan tahu jika terdengar suara azan maka semua aktivitas harus dihentikan.

Tidak hanya mematikan saja, Anda juga harus segera mengajak anak untuk sholat ketika sudah azan. Anda juga bisa mulai dengan mengajarkan doa sesudah azan kemudian ajak anak untuk mengambil wudhu.

Kebiasaan berdoa sesudah azan dan langsung mengambil wudu adalah kebiasaan yang sangat baik. Anda bisa menerapkan kebiasaan ini sejak anak berusia dini.

11. Beri Pelajaran, Jangan Menyakitinya

Ketika anak malas menjalankan sholat, jangan menyakitinya. Mulailah dengan menasihatinya untuk sholat. Hindari untuk memukul anak dengan keras ketika dia tidak mau sholat, apalagi jika usianya masih 5 tahun.

Anak usia 5 tahun atau kurang sebaiknya jangan dipukul atau dibentak ketika dia tidak mau sholat. Anda bisa mengajaknya sholat dengan baik-baik dan menasihatinya.

Ketika anak sudah memasuki usia 7 tahun ke atas, Anda bisa memukulnya ketika dia tidak mau sholat. Memukul yang dimaksud di sini bukanlah memukul dengan keras. Pukulan harus pelan dan tidak menyakitinya.

Ketika memukul anak yang tidak mau sholat, Anda juga harus menasihatinya. Katakan pada anak jika Anda memukul karena Anda menyayanginya. Berikan anak pelajaran jika sholat adalah kewajiban setiap umat muslim.

12. Ajaklah Anak Secara Konsisten

Mengatasi anak yang malas sholat memang tidak mudah. Anda perlu melakukannya secara konsisten. Ajaklah anak untuk sholat setiap harinya, jangan hanya pada hari-hari tertentu saja.

Terapkan trik-trik yang sudah kami berikan di sini. Lakukan trik ini secara konsisten sampai anak mulai mau sholat tanpa disuruh.

Tentunya Anda akan merasa bangga bukan jika anak sudah mau sholat tanpa Anda suruh? Untuk membiasakan anak tidak malas sholat trik-trik ini harus Anda lakukan secara konsisten.

13. Berilah Pujian dan Semangat Setelah Anak Mendirikan Sholat

Memberikan pujian kepada anak perlu Anda lakukan. Pujian akan membuat anak merasa senang dan mendapatkan penghargaan. Anda bisa memberikan pujian setelah anak mau untuk mendirikan sholat.

Tidak hanya pujian, Anda juga bisa mengucapkan terima kasih kepada anak yang sudah mau mendirikan sholat. Ucapan terimakasih dan pujian ini akan berdampak bagus bagi pertumbuhan emosional anak.

Anak akan merasa dihargai atas usaha yang sudah dia lakukan. Pujian lebih berharga daripada sekadar hadiah saja. Kata-kata pujian akan memberikan dampak yang positif bagi anak. Anak akan menjadi lebih bahagia dan akan lebih rajin beribadah.

Mengajak anak untuk beribadah sholat memang tidaklah mudah. Anda harus telaten dan sabar dalam mendidik anak untuk sholat. Jadilah contoh untuk anak agar anak rajin beribadah.

Hindari untuk menyakiti dan memarahi anak yang malas sholat. Lakukanlah cara-cara mengatasi anak malas sholat yang sudah kami berikan. Cara-cara ini sudah kami terapkan di sekolah Prestasi Global dan hasilnya anak menjadi rajin beribadah.

Baca Juga: 3 Cara Mengajarkan Anak Sholat Sesuai Usianya

Cara mengatasi anak yang malas solat memang tidak mudah. Bagaimana orang tua mengatasinya?

Mengatasi anak malas sholat memang tidak mudah. Kuncinya adalah sabar. Agar anak rajin sholat Anda harus membiasakannya sejak dini dan mulai dari hal kecil.

Salah satu mengatasi anak malas sholat yaitu mulai dari hal kecil. Apa saja yang perlu dilakukan?

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan agar anak mau sholat adalah mulai dengan hal yang kecil. Anda tidak perlu menuntut anak untuk sholat 5 waktu tepat waktu, mulailah dengan hal kecil. Misalnya saja mulai dengan mengajak anak untuk sholat Zuhur atau Magrib. Biasanya pada dua waktu sholat ini, anak ada di rumah sehingga Anda lebih mudah mengajaknya untuk sholat.

Apa penyebab utama anak malas solat?

Penyebab anak sulit diajak beribadah yang utama adalah karena tidak dibiasakan sejak dini. Orang tua yang membiasakan anak sholat sejak dini akan membuat anak terbiasa menjalankannya.

(Visited 158 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us