Bagikan Artikel Ini:

Memiliki anak yang cinta membaca Al-Qur’an merupakan impian semua orang tua muslim. Jika ingin hal tersebut terwujud, orang tua harus sudah memikirkan cara mengajar anak mengaji sejak dini. Sehingga anak akan terbiasa dan familiar dengan bacaan-bacaan Al-Qur’an.

Untuk itu, berikut kami rangkum beberapa cara mengajari anak mengaji hingga manfaat mengaji untuk anak.

Cara Menyenangkan Mengajari Anak untuk Mengaji

man in white thobe sitting on white floor tiles

Photo by Mishary Alafasy on Unsplash

Mengajari anak mengaji bukanlah proses mudah. Anda harus memberikan perhatian lebih karena pada dasarnya Anda akan mengajarkan anak menggunakan bahasa asing.

Berikut beberapa tips mengajar anak mengaji yang bisa Anda lakukan agar sesi belajar Anda dan anak lebih efektif dan menyenangkan.

⦁ Pilih Waktu yang Tepat untuk Mengajari

Pada dasarnya, memilih waktu mengajar yang tepat bisa Anda terapkan pada pengajaran apa saja. Namun, dalam mengajari anak mengaji, ada beberapa waktu khusus yang bisa Anda terapkan. Berikut beberapa waktu tersebut.

⦁ Setelah Salat Wajib

Waktu setelah salat wajib merupakan salah satu waktu paling efektif untuk mengajarkan anak mengaji. Selain masih dalam kondisi suci setelah berwudu, anak juga sedang berada dalam kondisi mental yang tenang setelah sholat.

Apalagi dengan anak belajar mengaji setelah salat wajib, maka sudah lima kali dalam sehari anak membaca Alquran. Tentu saja ini harus Anda sesuaikan dengan kegiatan anak.

⦁ Pagi Hari

Waktu ini bisa Anda pakai jika Anda terbiasa bangun pagi bersama anak. Saat pagi hari, kondisi pikiran anak masih sangat fresh, sehingga anak lebih mudah menyerap ajaran Anda.

⦁ Sore Hari

Pada waktu ini sebenarnya bisa Anda pilih jika anak sedang libur dan tidak dalam kondisi letih. Karena pada sore hari, suasana cukup tenang sehingga anak akan jauh lebih mudah berkonsentrasi.

⦁ Antara Salat Maghrib dan Isya

Meskipun jarak antara Maghrib dan Isya sangat pendek, justru hal inilah yang membuat waktu ini cukup efektif. Hal ini dapat Anda lakukan sambil mengajari anak untuk menghabiskan waktu menunggu Isya dengan kegiatan bermanfaat seperti membaca Alquran.

⦁ Menggunakan Ayat yang Berkaitan dengan Kehidupan

Mengajarkan anak mengaji tak hanya mengajari anak cara membaca saja. Tapi, Anda juga bisa mengajarkan arti dan maksud dari ayat tersebut. Hal ini juga akan membuat sesi belajar mengaji Anda lebih variatif.

Apalagi jika ayat yang Anda jelaskan berupa sejarah. Anda dapat bercerita sebaik dan semenarik mungkin tanpa menghilangkan esensi dari ayat tersebut.

Tentu saja Anda tidak boleh terlalu banyak bercerita. Anda cukup menjadikan hal ini sebagai selingan antara belajar tajwid maupun cara membaca Al-Qur’an.

⦁ Mulai dari Hal Mendasar

Kemampuan anak dalam menangkap pelajaran dan pemahaman sangatlah berbeda-beda. Anda perlu mengajarkan anak hal mendasar dalam mengaji atau membaca Al-Qur’an.

Seperti Makhraj Huruf atau cara baca huruf hijaiyah. Anda dapat membuat gambar ataupun “permainan” agar anak tidak merasa bosan dan terpaksa dalam belajar makhraj.

Selanjutnya, Anda harus mengajarkan tajwid atau hukum-hukum bacaan. Hal ini agar anak memahami fundamental dalam mengaji. Sehingga anak tidak terburu-buru dalam menyelesaikan bacaan Al-Qur’an mereka.

Media yang paling efektif adalah dengan menggunakan Juz ‘Amma. Dengan ayat-ayat pendek, anak akan jauh lebih mudah mengerti.

⦁ Gunakan Media Interaktif

Jika anak Anda tipe yang mudah bosan, menggunakan media interaktif menjadi pilihan yang baik sebagai metode mengajarkan anak mengaji. Saat ini banyak beredar media ajar mengaji dengan audio.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial seperti YouTube sebagai media ajar. Anda dapat menemukan animasi sederhana yang mengajarkan anak untuk mengaji.

⦁ Gunakan Sistem Hadiah dan Motivasi

Anak akan jauh lebih termotivasi bila Anda menjanjikan hadiah bila ia mencapai target tertentu. Cara ini sudah sangat lazim dan terbukti cukup efektif untuk meningkatkan semangat belajar mengaji anak.

Tentu saja yang perlu Anda perhatikan bahwa hadian ini bukan menjadi motivasi utamanya, melainkan menjadi sebuah pendorong awal sehingga anak mau belajar mengaji dan mencapai target pembelajarannya. Cara ini juga menjadi cara mengajar anak mengaji di rumah dengan mudah.

⦁ Mendengarkan Lantunan Ayat Alquran

Tidak ada cara lain yang lebih menyenangkan selain mendengarkan. Putarkan rekaman lantunan ayat suci Alquran dengan irama. Hal ini akan membuat anak lebih senang mendengarkan dan tidak bosan.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan motivasi bahwa jika ia rajin mengaji, maka suatu saat anak juga bisa mengaji dengan irama yang indah.

⦁ Membuat “Permainan” Kecil

Permainan yang kami maksud adalah tantangan-tantangan kecil. Misalnya Anda membuat tebak huruf hijaiyah bersama anak. Anda juga bisa membuat tebak ayat dengan memperdengarkan penggalan ayat dari hafalan surat pendek untuk anak, dan anak menebak dari surat mana ayat itu berasal.

Anda juga bisa memberikan hadiah bila anak Anda berhasil menyelesaikan tantangan atau permainan Anda. Strategi ini bisa menjadi cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan dan terus memotivasi anak dalam belajar mengaji.

Manfaat Mengaji untuk Anak

Photo by mgstudyo on Unsplash

Selain sebagai mempelajari pedoman hidup umat muslim, pada hakikatnya membaca Al-Qur’an juga merupakan suatu ibadah. Apalagi jika membaca Alquran dengan maknanya, maka manfaatnya akan lebih berlipat.

Tak terkecuali untuk anak-anak. Berikut bisa Anda simak beberapa manfaat mengaji untuk anak jika Anda lakukan secara terus-menerus.

⦁ Anak Akan Mengetahui Baik dan Buruk Lebih Dini

Al-Qur’an merupakan pedoman bagi umat muslim. Selain belajar hukum islam melalui maknanya, sejatinya belajar tajwid Al-Qur’an membuat anak lebih mengerti dengan konsep baik dan buruk sejak dini.

Selain itu, ajaran-ajaran dalam Al-Qur’an juga harus Anda ajarkan secara jelas dan tuntas. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan anak dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an.

⦁ Terbiasa Berucap yang Baik

Saat mengajarkan membaca Al-Qur’an, Anda sebenarnya mengajarkannya untuk berkata baik. Karena tak ada satupun kata-kata buruk yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Kemudian, anak juga jadi terbiasa menggunakan bahasa yang ada dalam Al-Qur’an dalam kehidupannya sehari-hari. Jadi, kebiasaan ini akan terus melekat hingga ia dewasa nantinya.

⦁ Meningkatkan Kinerja Otak dalam Memahami Bahasa Lain

Al-Qur’an merupakan kitab yang bahasa kitabnya tidak berubah. Di mana pun Anda berada, Al-Qur’an tetaplah menggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa kitabnya.

Anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an akan mudah mempelajari bahasa asing. Hal ini karena anak akan mencoba memahami arti pada tiap ayat Al-Qur’an, sehingga otaknya terbiasa memproses bahasa asing.

Selain itu, kinerja otak anak akan lebih terlatih. Anak akan jauh lebih mudah dalam menghafal dan membaca.

Melatih Disiplin

Jika Anda melatih anak mengaji setiap setelah salat, maka ia akan terbiasa mengaji setiap waktu itu. Anak juga akan lebih memperhatikan waktu-waktunya untuk mengaji dan tepat waktu.

Selain itu, mengaji Al-Qur’an dengan memperhatikan tajwid juga menjadikan anak lebih bertanggung jawab. Karena ia akan sebisa mungkin membaca tanpa kesalahan dan sebenar-benar mungkin.

⦁ Mendekatkan Anak dengan Orang Tua

Salah satu manfaat mengajari anak mengaji secara langsung adalah Anda akan jauh lebih mengerti anak. Selain itu, ikatan emosional anak juga akan jauh lebih kuat pada Anda.

Ia akan melihat Anda sebagai sosok tempat bertanya dan mencari ilmu. Anak juga akan jauh lebih percaya diri dan terbuka di depan Anda jika sesi belajar mengaji ini sangat berkesan.

Tak jarang, justru anak yang akan meminta Anda meluangkan waktu untuk mengajari mereka mengaji. Jadi, Anda juga akan jauh lebih mudah dalam memberikan pemahaman kepada anak Anda.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan Saat Mengajarkan Anak Mengaji

Meskipun diri Anda sudah siap, anak tetaplah menjadi prioritas utama saat akan mengajarkannya mengaji. Mulai dari kondisi mental dan kesiapan diri harus Anda perhatikan.

Berikut beberapa hal penting yang harus dipertimbangakan sebelum Anda mulai mengajari anak mengaji. Hal-hal berikut bertujuan agar hasil dari belajar mengaji sesuai dengan ekspektasi Anda.

⦁ Kesiapan Anak

Sebelum Anda mulai mengajarkan Al-Qur’an, pastikan anak memiliki kesiapan baik secara mental dan fisik. Sebisa mungkin Anda membuat anak menginginkan belajar membaca Alquran dengan keinginannya sendiri.

Awalnya mungkin anak akan merasa terpaksa membaca Al-Qur’an. Namun, jika Anda mengajarkan anak bahwa membaca Al-Qur’an memiliki banyak manfaat, maka pelan-pelan anak akan menyukainya.

⦁ Durasi Belajar

Selain belajar di waktu yang tepat, lama waktu belajar Alquran juga sangatlah penting. Hal ini akan menentukan tingkat keberhasilan Anda dalam mengajarkan anak membaca dan memahami Al-Qur’an.

Jika terlalu lama, maka anak akan kelelahan dan kehilangan konsentrasi. Hal ini juga akan menyebabkan anak jadi jenuh meskipun media pembelajaran sudah cukup menarik.

Sebaliknya, jika terlalu singkat maka anak akan lebih mudah terdistraksi. Hal ini mengurangi urgensi pembelajaran Al-Qur’an pada anak, sehingga mereka pun akan lebih mudah lupa dengan apa yang didapat pada saat belajar.

Idealnya, Anda cukup melaksanakan satu sesi pembelajaran selama 30 menit. Waktu ini belum termasuk waktu istirahat. Sehingga, anak akan mendapatkan waktu belajar dan istirahat yang seimbang.

Mood Anak

Belajar akan jauh lebih efektif bila suasana hati anak dalam keadaan baik. Jadi, pastikan anak sedang berada dalam kondisi yang bahagia.

Hal ini harus Anda lakukan untuk mencegah anak tidak fokus. Karena dengan suasana hati yang bahagia, anak akan lebih mudah dalam menangkap materi pembelajaran.

Mood anak belajar juga bisa Anda perbaiki dengan melakukan “hiburan” kecil saat akan belajar mengaji. Seperti menceritakan kisah-kisah nabi yang di dalamnya ada ayat Al-Qur’an yang bisa Anda bahas.

Kesimpulan

Mengaji bagi anak-anak sebenarnya bukanlah sebuah kewajiban. Namun, mengajarkan anak mengaji sejak dini merupakan sebuah keharusan untuk menumbuhkan anak cinta Al-Qur’an yang orang tua inginkan.

Selain cara dan waktu, memberikan contoh dengan membaca Alquran di depan anak juga sangatlah efektif. Anda juga akan menumbuhkan rasa percaya anak saat belajar membaca Al-Qur’an bersama Anda.

Tentu saja, hal-hal tersebut tidak bisa atau sulit Anda lakukan secara bersamaan. Oleh karena itu, Anda harus melakukannya secara bertahap dan penuh kesabaran. Karena untuk menjadikan membaca Alquran sebagai kebiasaan, Anda memerlukan waktu yang cukup lama.

Itulah beberapa cara mengajar anak mengaji yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah dan menyenangkan. Jangan lupa bahwa tidak ada cara cepat mengajarkan anak mengaji. Hal ini merupakan proses panjang dan penuh tantangan.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu Cara Memahami Emosi Anak Remaja yang Tidak Stabil

Bagaimana cara menyenangkan mengajari anak untuk mengaji?

Pada dasarnya, memilih waktu mengajar yang tepat bisa Anda terapkan pada pengajaran apa saja. Namun, dalam mengajari anak mengaji, ada beberapa waktu khusus yang bisa Anda terapkan. Berikut beberapa waktu tersebut.

Apa mengaji manfaat untuk anak?

Al-Qur'an merupakan pedoman bagi umat muslim. Selain belajar hukum islam melalui maknanya, sejatinya belajar tajwid Al-Qur'an membuat anak lebih mengerti dengan konsep baik dan buruk sejak dini. Selain itu, ajaran-ajaran dalam Al-Qur'an juga harus Anda ajarkan secara jelas dan tuntas. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan anak dan kecintaannya terhadap Al-Qur'an.

Apa hal yang perlu diperhatikan saat mengajarkan anak mengaji?

Sebelum Anda mulai mengajarkanAl-Qur'an, pastikan anak memiliki kesiapan baik secara mental dan fisik. Sebisa mungkin Anda membuat anak menginginkan belajar membaca Alquran dengan keinginannya sendiri. Awalnya mungkin anak akan merasa terpaksa membaca Al-Qur'an. Namun, jika Anda mengajarkan anak bahwa membaca Al-Qur'an memiliki banyak manfaat, maka pelan-pelan anak akan menyukainya.

(Visited 357 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us