Cara membuat anak rajin sikat gigi mungkin cukup membuat pusing sebagian orang tua, apakah Anda salah satunya? Memang benar biasanya anak-anak sangat sulit untuk diajak menyikat gigi. Padahal faktanya kesadaran membersihkan gigi harus diajarkan sejak dini sehingga mereka akan terbiasa saat besar nanti. Dalam sebuah riset, Juliette Scott yang merupakan seorang dokter gigi spesialis gigi anak dari Australian Dental Association menjelaskan jika kebiasaan merawat mulut dan gigi dimulai pada usia bayi 4 bulan ke atas. Pada kondisi ini, Anda bisa menggunakan kasa steril basah untuk membersihkan bagian mulut dan gigi si kecil dan berikan pula sedikit pijatan lembut pada gusi buah hati Anda.

Sebelum memasuki usia 1 tahun, Anda harus tetap membersihkan gigi dan mulut si kecil namun tidak perlu menggunakan sikat gigi dan odol. Pada usia ini anak belum mengonsumsi makanan padat sehingga perawatannya juga cukup sederhana. Setelah berumur 1 tahun ke atas, anak-anak mulai mengkonsumsi makanan padat sehingga diperlukan pasta gigi untuk melepas semua perlekatan sisa makanan yang ada di sela giginya. Mungkin cukup sulit, namun Anda tetap harus mengajarkan si kecil menyikat gigi. Biasakan anak untuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu sebelum tidur dan saat bangun pagi setelah sarapan.

Kebiasaan yang telah dilakukan sejak dini akan membuat mereka memiliki suatu kewajiban yang harus dituntaskan. Saat mereka lupa, mereka akan merasa sesuatu yang kurang jika tidak menggosok gigi. Ajarkan pula pada si kecil jika kebiasaan rajin menyikat gigi ialah bekal untuk memperoleh gigi-gigi yang sehat hingga dewasa kelak. Perlu diketahui, gigi dan mulut yang tidak terawat akan memicu berbagai masalah kesehatan, dan tentu saja Anda tidak menginginkannya bukan? Untuk membantu Anda mengajarkan cara mengembangkan kebiasaan menyikat gigi pada buah hati, berikut ini kami rangkum beberapa trik khusus untuk menyiasati anak agar menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan cara menyikat gigi secara teratur. Yuk, simak detail informasi berikut ini!

1. Gunakan Sikat Gigi Imut

 

Gunakan Sikat Gigi Imut

Photo by amirhosein esmaeili on Unsplash

Seperti yang diketahui, saat ini ada berbagai jenis sikat gigi yang dijual di pasaran. Mulai dari sikat gigi orang dewasa hingga anak-anak yang bentuknya lucu dan menarik perhatian si kecil. Untuk menarik minat anak, Anda bisa memilih sikat gigi lucu yang memiliki bentuk imut dan berwarna cerah. Hari ini bahkan beberapa brand pasta gigi telah memasukkan berbagai karakter populer seperti tokoh kartun, superhero, penyanyi dan lainnya untuk menyiasati anak menyikat gigi. Jauh lebih bagus lagi jika Anda bisa mengajak si kecil memilih sendiri bentuk sikat gigi sesuai keinginannya. Tentu mereka akan lebih bersemangat bermain dengan sikat gigi favoritnya.

Coba saja ajak anak Anda ke supermarket untuk memilih sikat gigi dan pasta gigi dengan desain plus warna yang disukainya. Sebagai orang tua yang bijak Anda tetap harus memperhatikan detail sikat dan pasta gigi yang tepat sehingga tidak membahayakan si kecil. Coba perhatikan sikat gigi yang dipilih terbuat dari aman, memiliki ujung kepala yang kecil dan bulat, ukurannya sesuai untuk si kecil kesayangan, memiliki bulu sikat yang lembut dan kuat serta memiliki pegangan yang mantap dan nyaman saat digunakan anak nanti. Perlu diingat, pegangan yang licin bisa mengejutkan bahkan melukai mulut si kecil. Selain itu, pastikan pula untuk mengganti sikat gigi minimal setiap 3 bulan sekali atau saat sikat gigi mulai rusak.

Untuk pemilihan pasta gigi, sebaiknya pilihlah pasta gigi yang mengandung sedikit fluoride dan detergen serta tidak mengandung pemutih untuk anak-anak. Pasta gigi yang aman tidak akan membahayakan saat tertelan oleh anak yang belum bisa berkumur dengan baik. Jauh lebih tepat jika Anda mencari rekomendasi pasta gigi khusus untuk anak dari brand terpercaya yang memiliki reputasi baik demi menjaga keselamatan buah hati tercinta. Saat ini juga telah hadir pasta gigi yang enak dengan rasa buah-buahan atau permen.

2. Ajarkan Cara Menyikat Gigi yang Benar

 

Perlu diketahui, kebiasaan sikat gigi secara rutin sangat penting untuk membunuh bakteri dan plak di mulut yang bisa menyebabkan kerusakan gigi hingga penyakit gusi. Untuk urusan si kecil, sebagai orang tua yang baik Anda harus mengenalkan anak mengenai cara menyikat gigi sejak gigi pertamanya mulai tumbuh. Selain itu, ajaklah anak Anda untuk mengunjungi dokter gigi secara teratur untuk pengecekan menyeluruh. Untuk mengoptimalkan perawatan gigi si kecil, sebagai orang tua Anda bisa memulainya dengan mengajarkan anak cara menyikat gigi yang benar. Jangan ragu untuk mencontohkan gerakan menyikat gigi yang benar.

Anda harus menyikat seluruh permukaan gigi. Gerakan sikat gigi pada bagian gigi depan dengan gerakan menyapu ke atas dan ke bawah. Kemudian sikat pula bagian luar gigi kiri dan kanan dengan gerakan berputar untuk membersihkan seluruh sisa makanan yang dikonsumsi si kecil. Selain itu, ajari pula si kecil cara membersihkan gigi bagian dalam dan permukaan kunyah gigi dengan benar. Agar hasilnya lebih efektif, pastikan Anda mengajak anak menyikat gigi di depan cermin sehingga ia bisa melihat sendiri cara menyikat gigi yang benar.

3. Sikatlah Gigi Bersama Buah Hati 

 

Trik mengajarkan si kecil kebiasaan menyikat gigi berikutnya ialah dengan langsung terjun sikat gigi bersama-sama. Hal ini bisa dilakukan bersama ayah, ibu atau bahkan kakak si kecil yang sudah paham bagaimana cara menyikat gigi yang benar. Agar lebih menyenangkan dan si kecil semakin suka, coba buatlah kompetisi kecil-kecilan untuk menentukan siapa yang paling tepat dalam menyikat gigi. Atau jika mau, Anda juga bisa membiarkan anak menyikat gigi ibu, ayah atau kakaknya. Lakukan secara bergantian dengan Anda yang menyikat giginya.

Hal ini akan mengajak si kecil semakin berminat menyikat gigi Anda dengan suasana yang seru. Sebagai gantinya, Anda bisa membersihkan mulut dan gigi buah hati tercinta tanpa mereka sadari. Pasalnya, hal-hal kecil seperti ini akan menjadi momen tersendiri yang akan terus diingat si kecil sebagai momen bahagia dalam hidupnya. Saat telah terbiasa, Anda bisa menyikat gigi masing-masing bersama si kecil sambil membaca sebuah dongeng dan lainnya.

4. Pasang Musik Favorit Si Kecil

 

Agar si kecil semakin bersemangat untuk membersihkan gigi, jangan ragu untuk memasang musik favoritnya selama beberapa menit. Kemudian jadikan gerakan menyikat gigi seirama dengan irama lagu yang diputar tersebut. Pasti anak Anda akan semakin senang dan betah membersihkan giginya setiap hari. Untuk menyiasati rasa bosan atau jenuh yang bisa saja timbul, Anda bisa memutar lagu-lagu yang berbeda sehingga anak tetap bersemangat. Hanya pastikan Anda juga mengetahui bagaimana cara mengajak si kecil cepat tidur dan tidak betah mendengarkan lagu saat menyikat gigi di malam hari. Carilah alasan yang masuk akal saat Anda hendak mematikan musik setelah selesai menyikat gigi bersama si kecil.

Selain memutar musik kesukaan si kecil, Anda juga bisa menceritakan dongeng seputar kuman yang menyerang mulut dan membuat anak terlena untuk terus mendengarkan cerita sambil menyelesaikan sikat gigi. Ingat, untuk mengembangkan kebiasaan rajin menyikat gigi, Anda harus berpikir cerdas dan kreatif untuk membuat anak tetap tenang, nyaman dan mau membersihkan gigi karena keinginannya sendiri tanpa paksaan. Pastikan mengajarkan tips membiasakan anak sikat gigi ini rutin hingga anak menganggapnya kewajiban yang tidak boleh dilupakan hingga dewasa nanti. Saat mereka tanpa sengaja lupa menyikat gigi, mereka akan merasa seperti ada yang kurang dan baru bisa tenang setelah selesai menyikat gigi.

5. Jangan Ragu Memberikan Reward Jika Anak Berhasil Menyikat Gigi

 

Berikan Reward Pada Anak

Photo by Kira auf der Heide on Unsplash

Berikutnya jangan ragu memberikan hadiah setiap kali anak selesai menyikat gigi dan membersihkan mulutnya dengan benar. Tidak perlu macam-macam, bisa memberikan hadiah stiker lucu untuk di buku atau lemarinya. Saat sticker sudah terkumpul dalam jumlah tertentu, Anda bisa memancing si kecil untuk menambahkan lagi hadiahnya dan mengajaknya menyikat gigi secara mandiri. Pastikan Anda menyimpan stiker hadiah tersebut di tempat tersembunyi sehingga stiker-stiker berikutnya tetap menjadi kejutan yang dinanti si kecil.

Saat mereka sudah bisa menyikat gigi dengan benar dan bahkan bisa melakukannya secara mandiri, Anda bisa memberikan hadiah yang lebih besar seperti mainan kesukaan yang dinantikan mereka misalnya. Reward seperti ini akan sangat bekerja pada beberapa kondisi. Hanya pastikan Anda tidak memberikan hadiah yang sifatnya akan membuat anak manja dan bergantung pada reward yang Anda janjikan. Hadiah kecil seperti stiker akan bekerja dengan baik. Selain hadiah, Anda juga harus memberikan anak pujian karena rutin menggosok gigi tanpa disuruh. Apresiasi berupa pujian akan membuat si kecil semakin termotivasi untuk menggosok gigi di kemudian hari. Pastikan Anda mengikuti cara-cara kreatif tersebut untuk mengajarkan pentingnya sikat gigi rutin pada si kecil kesayangan ya!

6. Buatlah Cerita Menarik Ala Superhero Melawan Kuman di Mulut

 

Terakhir, ini dia yang biasanya dilakukan para orang tua kreatif. Menceritakan kisah superhero melawan kuman di mulut bisa menjadi pilihan terbaik untuk mengembangkan minat si kecil menyikat gigi secara teratur. Anda bisa mengarang sebuah cerita bebas mengenai kuman yang menggerogoti gigi dan mulut si kecil. Beri tahu anak jika satu-satunya cara membunuh kuman mematikan tersebut ialah dengan cara menyikat gigi. Anda bisa membangun suasana ala lokasi pertempuran antara kuman dan jagoan pembunuh kuman yang pastinya amat sangat disukai si kecil. Agar lebih seru, jangan ragu untuk menggunakan jubah ala superhero beneran.

Hal-hal sederhana yang dilakukan bersama orang tua seperti ini pasti akan selalu dinantikan si kecil. Pada akhirnya malah mereka yang akan menunggu momen menyikat gigi bersama orang tua dan semakin berminat memberantas seluruh kuman yang ada di mulut dengan rajin menyikat gigi. Ingat, selalu tanamkan betapa pentingnya menyikat gigi pada si kecil kesayangan Anda. Demikianlah ulasan mengenai beberapa trik mudah agar anak mau sikat gigi, semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda yang membutuhkan!

Baca Juga : 15 Cara Mengajarkan Anak Paud yang Menyenangkan

Sebutkan 6 Cara Supaya Anak Rajin Sikat Gigi!

6 Cara Supaya Anak Rajin Sikat Gigi yaitu : 1. Gunakan Sikat Gigi Imut 2. Ajarkan Cara Menyikat Gigi yang Benar 3. Sikatlah Gigi Bersama Buah Hati 4. Pasang Musik Favorit Si Kecil 5. Jangan Ragu Memberikan Reward Jika Anak Berhasil Menyikat Gigi 6. Buatlah Cerita Menarik Ala Superhero Melawan Kuman di Mulut

Bagaimana cara mengajarkan sikat gigi yang benar?

Perlu diketahui, kebiasaan sikat gigi secara rutin sangat penting untuk membunuh bakteri dan plak di mulut yang bisa menyebabkan kerusakan gigi hingga penyakit gusi. Untuk urusan si kecil, sebagai orang tua yang baik Anda harus mengenalkan anak mengenai cara menyikat gigi sejak gigi pertamanya mulai tumbuh. Selain itu, ajaklah anak Anda untuk mengunjungi dokter gigi secara teratur untuk pengecekan menyeluruh. Untuk mengoptimalkan perawatan gigi si kecil, sebagai orang tua Anda bisa memulainya dengan mengajarkan anak cara menyikat gigi yang benar. Jangan ragu untuk mencontohkan gerakan menyikat gigi yang benar. Anda harus menyikat seluruh permukaan gigi. Gerakan sikat gigi pada bagian gigi depan dengan gerakan menyapu ke atas dan ke bawah. Kemudian sikat pula bagian luar gigi kiri dan kanan dengan gerakan berputar untuk membersihkan seluruh sisa makanan yang dikonsumsi si kecil. Selain itu, ajari pula si kecil cara membersihkan gigi bagian dalam dan permukaan kunyah gigi dengan benar. Agar hasilnya lebih efektif, pastikan Anda mengajak anak menyikat gigi di depan cermin sehingga ia bisa melihat sendiri cara menyikat gigi yang benar.

Apakah benar mendengarkan musik favorit anak pada saat mengajarkan anak sikat gigi bisa membantu?

Ya, Agar si kecil semakin bersemangat untuk membersihkan gigi, jangan ragu untuk memasang musik favoritnya selama beberapa menit. Kemudian jadikan gerakan menyikat gigi seirama dengan irama lagu yang diputar tersebut. Pasti anak Anda akan semakin senang dan betah membersihkan giginya setiap hari. Untuk menyiasati rasa bosan atau jenuh yang bisa saja timbul, Anda bisa memutar lagu-lagu yang berbeda sehingga anak tetap bersemangat. Hanya pastikan Anda juga mengetahui bagaimana cara mengajak si kecil cepat tidur dan tidak betah mendengarkan lagu saat menyikat gigi di malam hari. Carilah alasan yang masuk akal saat Anda hendak mematikan musik setelah selesai menyikat gigi bersama si kecil. Selain memutar musik kesukaan si kecil, Anda juga bisa menceritakan dongeng seputar kuman yang menyerang mulut dan membuat anak terlena untuk terus mendengarkan cerita sambil menyelesaikan sikat gigi. Ingat, untuk mengembangkan kebiasaan rajin menyikat gigi, Anda harus berpikir cerdas dan kreatif untuk membuat anak tetap tenang, nyaman dan mau membersihkan gigi karena keinginannya sendiri tanpa paksaan. Pastikan mengajarkan tips membiasakan anak sikat gigi ini rutin hingga anak menganggapnya kewajiban yang tidak boleh dilupakan hingga dewasa nanti. Saat mereka tanpa sengaja lupa menyikat gigi, mereka akan merasa seperti ada yang kurang dan baru bisa tenang setelah selesai menyikat gigi.