Bagikan Artikel Ini:

Siapa yang tidak panik jika mengalami batuk saat ini. Ya keberadaan Covid 19 memang merupakan salah satu hal yang cukup membuat banyak orang merasa panik ketika mengalami batuk. Tidak hanya pada orang tua. Ketika anak terserang batuk, anda pasti juga akan sangat panik bukan? Untuk meredakannya, berikut ini adalah beberapa rekomendasi Obat batuk anak yang aman untuk anak-anak anda.
 

Cairan Saline 

 
Obat batuk pertama yang cocok diberikan pada anak anda adalah cairan saline. Cairan saline adalah sebuah cairan yang dapat digunakan untuk membantu mengencerkan dahak sehingga tenggorokan dan hidung anak tidak tersumbat. Cairan saline ini sendiri merupakan cairan yang terbuat dari garam steril. Cairan saline ini adalah cairan yang paling cocok diberikan pada anak-anak sebagai obat untuk meredakan batuknya.

Cairan saline bukan hanya aman tapi juga sangat mudah ditemukan di apotek sehingga anda tidak perlu khawatir ketika sewaktu-waktu anda anda mengalami batuk. Karena berfungsi untuk mengencerkan dahak, maka penggunaan cairan ini harus disertai dengan penyedotan cairan dahak yang sudah encer karena penggunaan cairan saline ini.

Setelah penggunaan obat ini maka anak anda akan merasa lebih nyaman sehingga ia menjadi lebih cepat tidur. Tidur sangat penting untuk membantu meningkatkan kondisi anak anda. Dengan tidur cukup maka penyembuhan tubuhnya menjadi lebih cepat.

Cairan saline ini merupakan cairan yang bisa ditemukan dalam 2 bentuk yaitu dalam bentuk tetes dan juga dalam bentuk semprot. Meski berbeda tapi manfaat yang diberikan sama saja yaitu untuk membantu mengurangi kekentalan dari dahak sehingga lebih mudah diambil.

Lalu bagaimana cara penggunaan cairan saline ini? Untuk menggunakan cairan saline ini anda hanya perlu menyemprotkan cairan saline ini pada hidung atau meneteskannya. Setelah itu, anda bisa menguap atau nebul setelah itu baru di sedot. Hal ini akan membantu anak merasa lebih nyaman.
 

Madu 

 

Madu sebagai sumber energi - sekolah prestasi global

Sumber : Photo by Arwin Neil Baichoo on Unsplash

 
Madu merupakan salah satu jenis bahan yang sangat populer untuk kesehatan. Bagi orang yang dalam keadaan sehat, madu dapat digunakan untuk membantu stamina dan meningkatkan kekebalan sehingga tidak mudah sakit. Sedangkan untuk orang yang sakit, madu dapat digunakan sebagai cairan untuk membantu mempercepat penyembuhan.

Khasiat madu yang sangat banyak ini disebabkan karena madu merupakan makanan yang sangat kaya dengan manfaat. Salah satunya adalah kandungan anti mikroba yang dimilikinya. Karena kandungan antimikroba ini, madu menjadi obat yang sangat manjur untuk banyak penyakit yang disebabkan karena mikroba seperti bakteri maupun virus.

Batuk pada anak biasanya terjadi karena mikroba ini. Hal inilah yang menyebabkan madu bisa menjadi obat yang terbaik untuk diberikan pada anak. Madu dapat membantu meredakan infeksi yang disebabkan oleh mikroba sehingga tenggorokkan anak anda menjadi lebih nyaman dan cepat sembuh.

Selain sebagai salah satu cara meredakan batuk yang ampuh, salah satu hal yang menyebabkan madu sangat cocok untuk obat batuk anak anda adalah karena madu adalah produk alami sehingga aman untuk anak anda. Madu merupakan makanan yang diambil dari sarang lebah sehingga merupakan produk yang alami. Akan tetap anda perlu berhati-hati ketika mencari madu untuk anak anda. Pastikan madu yang anda pilih merupakan madu asli yang tidak dicampur dengan gula.

Untuk memanfaatkan madu untuk menyembuhkan batuk ini anda bisa menggunakan madu sebanyak 2 sendok teh dan mencampurkannya pada minuman anak anda yang usianya di atas 1 tahun. Minuman madu ini akan membantu melancarkan pernafasan dari anak anda sehingga ia lebih nyaman dan lebih mudah tidur.
 

ASI

 

ASI

 Photo by Jagoda Kondratiuk on Unsplash

 
Satu lagi obat yang paling mujarab yang bisa anda berikan pada anak anda yang sedang mengalami batuk adalah ASI. ASI adalah obat dari segala jenis penyakit bagi bayi anda. Hal ini disebabkan karena ASI merupakan minuman yang akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh yang dimiliki oleh anak anda.

Ketika anak anda berusia di bawah 6 bulan maka pastikan anak anda mengonsumsi asi sebagai makanan utamanya. Hal ini sangat penting karena pada 6 bulan pertama asi yang diberikan haruslah asi eksklusif. Akan tetapi ketika ia mengalami batuk akan lebih baik bagi anda untuk memberikan asi lebih banyak dan lebih sering dibandingkan pada hari biasanya.

Bagi bayi, asi termasuk cairan tubuh. Cairan inilah yang membuat anak anda merasa lebih lega pernafasannya. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk memberikan asi pada anak ketika kondisinya batuk. Memberikan asi pada anak juga akan membantu anak menjadi lebih tenang dan merasa lebih aman. Oleh karena itu, pemberian asi pada saat anak batuk adalah pilihan yang sangat tepat.

Selain membuat tenggorokan menjadi lebih lega, asi yang diberikan pada anak juga dapat membantu mengatasi masalah batuk yang juga di sertai dengan demam. Ketika demam seseorang akan membutuhkan lebih banyak asupan cairan. Hal ini digunakan untuk membantu meredakan panas di dalam tubuh anak anda.
 

Paracetamol 

 

Paracetamol

Photo by Hal Gatewood on Unsplash

 
Selanjutnya obat yang perlu anda berikan pada anak anda saat batuk adalah obat paracetamol. Obat paracetamol adalah obat yang harus anda berikan pada anak anda ketika anak anda batuk dengan disertai demam. Obat ini bisa menjadi cara meredakan demam yang manjur untuk anak anda.

Selain manjur, obat ini juga sangat aman untuk diberikan pada anak anda. Akan tetapi pastikan obat ini diberikan pada anak ketika ia sudah berusia 2 bulan dan dilahirkan minimal setelah Minggu ke 37. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa menanyakan masalah ini pada dokter keluarga yang anda miliki.

Batuk adalah salah satu gejala yang biasanya diikuti dengan demam. Oleh karena itu, akan sangat mungkin jika anda akan membutuhkan paracetamol untuk membantu anak anda lebih nyaman saat ia tidur. Anda bisa memberikan paracetamol setiap 4 jam hingga 6 jam sekali. Akan tetapi pastikan anda tidak memberikannya lebih dari 4 kali pada kurun waktu 24 jam.

Untuk anak-anak yang masih kecil pastikan anda memberikan obat ini dalam bentuk cair. Agar obat yang anda berikan pada anak anda ini aman, pastikan obat yang anda berikan juga sesuai dengan resep dokter. Hal ini sangat penting untuk menghindari terjadinya masalah yang berbahaya seperti kerusakan hati yang bisa saja terjadi jika konsumsi obat ini terlalu banyak.
 

Ibuprofen 

 
Selanjutnya, obat yang bisa digunakan untuk membantu memperbaiki kondisi batuk pada anak anda adalah ibuprofen. Ya, ibuprofen adalah sebuah obat anti nyeri. Obat ini ternyata juga digunakan untuk membantu mengurangi demam dan peradangan. Ketika anak anda batuk sering kali tenggorokannya akan terinfeksi. Infeksi inilah yang membuat tenggorokan tidak nyaman karena terjadi peradangan. Dengan memberikannya ibuprofen maka masalah peradangan dan demam yang terjadi pada saat anak anda batuk dapat diminimalisir.

Akan tetapi meskipun bisa disebut sebagai salah satu Obat batuk yang aman, akan tetapi ibuprofen harus diberikan sesuai dengan takaran. Hal ini disebabkan karena obat ini merupakan obat yang cukup abrasif pada lambung. Anda perlu memberikan obat ini pada anak anda dengan dosis dan waktu pemberian yang tepat. Jika perlu pastikan anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui rekomendasi dosis yang tepat ketika akan memberikan ibuprofen pada anak anda.
 

Hal yang Harus Dihindari Saat Anak Batuk 

 
Ketika anak batuk, anda pasti panik. Hal ini disebabkan karena dalam kondisi seperti ini anak pasti akan rewel, tidak bisa tidur dan yang pasti membuat anda gelisah. Akan tetapi sepanik apapun kondisi anak anda pastikan anda tidak memberikan obat batuk yang diberikan pada orang dewasa untuk anak anda. Meski obat tersebut dijual di pasaran karena keamanannya digunakan, akan tetapi obat untuk anak dan orang dewasa haruslah berbeda. Hal ini disebabkan karena kondisi anak berbeda dengan kondisi orang dewasa. Baik dari ketahanan tubuhnya, ketahanan pencernaannya dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain itu, pastikan untuk tidak selalu memberikan antibiotik pada anak anda yang sedang batuk. Antibiotik adalah sebuah obat yang hanya baik diberikan pada mereka yang batuk karena infeksi mikroba. Jika batuk tidak disebabkan karena bakteri maka antibiotik ini tidak akan diperlukan.

Penggunaan antibiotik secara bebas malah mungkin akan membahayakan anak anda. Pasalnya konsumsi antibiotik yang tidak sesuai dengan fungsi dan takarannya akan membuat tubuh bayi kebal dengan antibiotik tersebut. Hal ini sangat berbahaya jika suatu hari anak anda menderita penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri dan sudah tidak ada antibiotik yang cocok dan bisa membantu melawan karena tubuh anak sudah kebal. Pasti anda tidak ingin hal ini terjadi bukan?
 

Batuk yang Biasa vs Batuk yang Berbahaya 

 

Photo by Annie Spratt on Unsplash

 
Ketika anak anda batuk sesungguhnya anda tidak perlu khawatir, hal ini disebabkan karena batuk biasanya hanya merupakan sebuah tanda jika kekebalan tubuh anak sedang menurun. Akan tetapi dalam kondisi saat ini, batuk bisa juga menjadi salah satu hal yang membahayakan karena bisa saja merupakan tanda dari penyakit lain yang lebih berbahaya. Salah satu contohnya adalah penyakit yang disebabkan karena Covid 19.

Penyakit batu yang disebabkan karena virus ini biasanya memiliki gejala tambahan, bukan hanya gejala batuk-batuk pada umumnya tapi juga disertai dengan demam, bayi yang tidak doyan makan dan minum asi serta mengi atau nafas yang pendek-pendek, mual hingga muntah. Jika hal ini terjadi maka sebaiknya anda segera menghubungi dokter anda dan melakukan pemeriksaan. Ketika kondisi sudah seperti itu maka anda wajib waspada jika ada masalah yang lebih besar dari sekedar batuk biasa.

Tujuan dari pengobatan sakit batuk yang diberikan pada bayi adalah untuk membantu melegakan pernafasannya. Jika bayi dapat bernafas dengan lega maka anak bisa lebih tenang dan istirahat dengan lebih baik. Ketika anak istirahat dengan lebih baik maka proses pemulihan tubuhnya akan lebih cepat dilakukan. Hal inilah yang membuat anda lebih baik menghindari terlalu banyak obat batuk yang buatan dan lebih memilih Obat batuk tradisional seperti madu dan beberapa obat lain yang direkomendasikan sebelumnya.
 
 

Apa yang dimaksud Cairan Saline?

Cairan saline adalah sebuah cairan yang dapat digunakan untuk membantu mengencerkan dahak sehingga tenggorokan dan hidung anak tidak tersumbat. Cairan saline ini sendiri merupakan cairan yang terbuat dari garam steril. Cairan saline ini adalah cairan yang paling cocok diberikan pada anak-anak sebagai obat untuk meredakan batuknya. Cairan saline bukan hanya aman tapi juga sangat mudah ditemukan di apotek sehingga anda tidak perlu khawatir ketika sewaktu-waktu anda anda mengalami batuk. Karena berfungsi untuk mengencerkan dahak, maka penggunaan cairan ini harus disertai dengan penyedotan cairan dahak yang sudah encer karena penggunaan cairan saline ini.

Apa penyebab madu bisa meredakan batuk?

Khasiat madu yang sangat banyak ini disebabkan karena madu merupakan makanan yang sangat kaya dengan manfaat. Salah satunya adalah kandungan anti mikroba yang dimilikinya. Karena kandungan antimikroba ini, madu menjadi obat yang sangat manjur untuk banyak penyakit yang disebabkan karena mikroba seperti bakteri maupun virus. Batuk pada anak biasanya terjadi karena mikroba ini. Hal inilah yang menyebabkan madu bisa menjadi obat yang terbaik untuk diberikan pada anak. Madu dapat membantu meredakan infeksi yang disebabkan oleh mikroba sehingga tenggorokkan anak anda menjadi lebih nyaman dan cepat sembuh. Selain sebagai salah satu cara meredakan batuk yang ampuh, salah satu hal yang menyebabkan madu sangat cocok untuk obat batuk anak anda adalah karena madu adalah produk alami sehingga aman untuk anak anda. Madu merupakan makanan yang diambil dari sarang lebah sehingga merupakan produk yang alami. Akan tetap anda perlu berhati-hati ketika mencari madu untuk anak anda. Pastikan madu yang anda pilih merupakan madu asli yang tidak dicampur dengan gula. Untuk memanfaatkan madu untuk menyembuhkan batuk ini anda bisa menggunakan madu sebanyak 2 sendok teh dan mencampurkannya pada minuman anak anda yang usianya di atas 1 tahun. Minuman madu ini akan membantu melancarkan pernafasan dari anak anda sehingga ia lebih nyaman dan lebih mudah tidur.

Apa Hal yang harus dihindari saat anak batuk?

Ketika anak batuk, anda pasti panik. Hal ini disebabkan karena dalam kondisi seperti ini anak pasti akan rewel, tidak bisa tidur dan yang pasti membuat anda gelisah. Akan tetapi sepanik apapun kondisi anak anda pastikan anda tidak memberikan obat batuk yang diberikan pada orang dewasa untuk anak anda. Meski obat tersebut dijual di pasaran karena keamanannya digunakan, akan tetapi obat untuk anak dan orang dewasa haruslah berbeda. Hal ini disebabkan karena kondisi anak berbeda dengan kondisi orang dewasa. Baik dari ketahanan tubuhnya, ketahanan pencernaannya dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain itu, pastikan untuk tidak selalu memberikan antibiotik pada anak anda yang sedang batuk. Antibiotik adalah sebuah obat yang hanya baik diberikan pada mereka yang batuk karena infeksi mikroba. Jika batuk tidak disebabkan karena bakteri maka antibiotik ini tidak akan diperlukan. Penggunaan antibiotik secara bebas malah mungkin akan membahayakan anak anda. Pasalnya konsumsi antibiotik yang tidak sesuai dengan fungsi dan takarannya akan membuat tubuh bayi kebal dengan antibiotik tersebut. Hal ini sangat berbahaya jika suatu hari anak anda menderita penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri dan sudah tidak ada antibiotik yang cocok dan bisa membantu melawan karena tubuh anak sudah kebal.

 

(Visited 65 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us