Bagikan Artikel Ini:

Dekorasi ruang kelas taman kanak kanak identik dengan suasana yang ramai dengan warna, dilengkapi dengan berbagai macam bentuk serta gambar bahkan penuh dengan hasil-hasil karya anak-anak yang dipajang di papan atau dinding kelas.

Bukan tanpa alasan, dekorasi ruangan kelas yang ramai dan penuh dengan warna tersebut memang sengaja dilakukan karena dunia anak-anak harus diisi dengan suasana belajar yang menyenangkan, penuh dengan permainan, dan tidak kaku seperti pada tingkat pendidikan formal yang lebih tinggi.

Selain itu dengan dekorasi ruangan kelas yang warna-warni bisa menarik perhatian anak-anak usia TK untuk penasaran dan bisa aktif dalam materi yang diberikan di kelas. Membuat dekorasi ruang kelas anak TK dengan suasana yang ceria lebih dari sekedar estetika tapi juga ada nilai edukasinya.

Tapi, mendekorasi ruang kelas untuk anak TK ternyata tidak bisa sembarangan. Terlalu banyak warna dan banyak objek yang saling bertumpukan ternyata justru bisa membuat ruangan kelas jadi berantakan dan anak tidak bisa fokus mana yang harus diperhatikan.

Di Sekolah Prestasi Global, kami mempertimbangkan masak-masak dan berkonsultasi dengan ahlinya untuk membuat hiasan kelas sederhana tapi mewah sesuai dengan perkembangan mental anak usia taman kanak-kanak. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat kelas yang engaging dan bukannya distracting menurut ahli antara lain adalah:

  1. Memajang hasil karya anak
  2. Memajang foto tokoh yang dinilai inspiratif dan bisa jadi role model yang baik untuk anak
  3. Tidak menutup seluruh dinding dengan dekorasi, berikan jarak yang cukup antara satu dekorasi dengan dekorasi lainnya
  4. Pasang beberapa macam alat belajar visual misalnya peta, huruf abjad, gambar angka, dan sebagainya namun dengan jumlah dan penataan yang rapi
  5. Memanfaatkan sumber cahaya matahari yang natural
  6. Hindari memajang peringkat dan nilai anak di kelas
  7. Tembok bisa dicat dengan gambar atau warna yang bervariasi namun sewajarnya.

Untuk lebih jelas lagi mengenai menghiasi ruangan kelas belajar anak taman kanak-kanak yang baik namun tetap menarik dan lucu, berikut adalah beberapa contoh hiasan kelas TK yang bisa jadi referensi Anda.

Contoh Dekorasi Ruang Kelas

1. Membuat pojok buku

 

 

Buat tempat khusus di sudut ruangan yang bisa diisi dengan rak-rak buku cerita bergambar atau buku-buku mewarnai, dilengkapi dengan tempat duduk dan meja kecil, atau karpet dan bean bags di mana anak-anak bisa membaca serta melakukan aktivitas literasi lainnya dengan cara yang lebih menyenangkan.

Anak-anak akan merasa terpicu untuk mengunjungi pojok buku yang dibuat menarik dan penuh dengan buku bergambar dan berwarna yang bisa menarik perhatiannya. Dengan demikian kegiatan di ruang kelas pun juga bisa mendorong anak usia TK untuk lebih tertarik membaca buku sejak usia dini meski kebanyakan hanya dilihat gambarnya saja.

Hal ini berbeda dengan menyediakan perpustakaan di ruangan yang lain karena dengan membuat pojok buku di kelas, anak-anak akan selalu terekspos dengan buku dan tertarik untuk membuka dan membaca/melihatnya.

2. Desain jam dinding yang lucu

 

 

Inspirasi dekorasi ruang kelas taman kanak kanak selanjutnya adalah dengan membuat desain jam dinding yang lebih menyenangkan. Cara membaca jam dinding adalah salah satu materi yang diajarkan pada anak-anak pada tingkat sekolah TK. Karena itu agar anak tertarik dengan cara membaca jam yang benar maka buatlah desain dekorasi jam yang lebih menarik.

Selain itu jam dinding juga merupakan salah satu objek yang paling banyak dilihat oleh siswa apapun tingkat pendidikannya. Membuat desainnya tampak lebih menarik akan membuat suasana belajar pun jadi tidak membosankan. Seperti yang ada pada contoh gambar di mana desain jam tangan ditemani dengan jam buatan tangan lainnya untuk memberitahu arah jarum jam yang menyatakan waktu untuk makan siang, istirahat, dan kapan waktunya untuk pulang.

3. Memajang wall of fame

 

 

Anak usia TK adalah anak-anak dengan tingkat mental yang cukup rapuh dan sensitif, jika salah dalam memberikan stimulasi maka akan terbawa hingga ia dewasa nantinya. Salah satu yang menjadi perdebatan di kalangan ahli pendidikan anak tingkat dini adalah dengan memajang nama-nama siswa berprestasi di kelas.

Daripada hanya memajang nama beberapa anak, kenapa tidak dipajang semuanya sekalian? Karena pada kenyataannya setiap anak memiliki kecerdasan dan bakatnya masing-masing, tentu tidak adil jika hanya memajang nama anak tertentu hanya karena memiliki nilai paling baik di kelas. Dengan membuat wall of fame yang berisi nama semua anak yang ada di kelas, setiap anak bisa merasa dirinya penting dan sama dengan yang lainnya.

4. Picu komunikasi dengan pojok surat

 

 

Selain membuat pojok buku, yang ada di gambar adalah contoh hiasan kelas TK untuk membuat pojok surat yang bisa jadi media komunikasi antar siswa atau siswa dengan gurunya. Meski identik dengan sifat yang periang seringkali anak-anak justru sulit untuk mengekspresikan dirinya secara gamblang.

Dengan adanya pojok surat ini anak-anak bisa berkomunikasi dengan anak lain yang ingin ia ajak bicara, atau sekedar saling bertukar memo dan gambar, dan sebagainya. Membuat dan menulis surat juga bisa jadi sarana untuk latihan tulis menulis, membaca, serta mengekspresikan dirinya dengan berbagai macam media bisa melalui tulisan maupun gambar.

5. Dekorasi pintu kelas

 

 

Pintu kelas adalah hal pertama yang akan siswa lihat sebelum mereka memasuki ruang kelas, jadi membuatnya tampak lebih menarik dan mengundang siswa untuk semangat memasuki ruang kelas adalah strategi dekorasi ruangan anak TK yang cukup efektif. Tidak hanya diberi hiasan atau tempelan-tempelan DIY, dekorasi pintu ruang kelas juga bisa jadi tempat yang strategis untuk memasang kata-kata ungkapan yang bisa menjadi pedoman bagi anak-anak.

Seperti yang tampak pada contoh gambar, ungkapan yang dimunculkan dengan menggunakan tempelan huruf kertas bisa jadi motivasi anak untuk bersikap adil terhadap sesamanya, tidak mudah minder, dan bisa lebih percaya diri meski dirinya memiliki perbedaan dengan orang lain. Pendidikan moral seperti ini sangat baik untuk mendukung perkembangan otak dan emosi anak agar dewasanya menjadi pribadi yang empatik.

 

6. Pemilihan meja dan kursi

 

 

Meja dan kursi adalah elemen yang tidak boleh terlewatkan ketika mendekorasi sebuah ruang kelas. Tapi tidak hanya berfungsi sebagai tempat bagi anak-anak untuk beraktivitas dan mengikuti kegiatan kelas, meja dan kursi yang tepat pun bisa jadi hiasan kelas sederhana tapi mewah.

Pemilihan meja dan kursi untuk kelas tidak hanya berdasarkan dengan warnanya saja yang bervariasi tapi juga harus memperhatikan kenyamanan anak-anak agar mereka bisa betah ketika saatnya harus duduk dan belajar. Beberapa hal yang mesti diperhatikan adalah tinggi meja dan kursi yang pas dengan bentuk anak usia TK, kursi memiliki sandaran, berikan bantalan pada bagian tempat duduknya agar anak tidak merasa pegal selama belajar.

7. Karpet sebagai tempat belajar 

 

Konsep jika belajar harus duduk tegak di meja masih agak sulit untuk diterapkan pada anak-anak usia TK. Karena itu jangan heran jika anak tidak bisa duduk diam dalam waktu yang lebih lama dan sebentar-sebentar akan meninggalkan meja belajarnya.

Agar kegiatan kelas tetap berlangsung namun anak tidak merasa seperti dikekang, kelas bisa diberi dengan karpet yang cukup lebar dan nyaman di mana guru bisa memberikan pelajaran tanpa harus menggunakan meja dan kursi. Anak-anak bisa duduk di karpet dengan posisi yang lebih nyaman bagi mereka. Kelas pun bisa menyediakan waktu khusus untuk belajar di karpet misalnya ketika jam pelajaran storytime, ketika jam pelajaran menyanyi, dan sebagainya.

8. Materi belajar yang dipajang di dinding

 

Hiasan dinding kelas TK dari kertas yang paling banyak terdapat di ruang kelas hampir di semua sekolah untuk anak-anak usia TK berisi materi belajar. Seperti misalnya huruf alfabet dan juga contoh katanya, peta dunia, nama-nama hewan, huruf hijaiyah, Asmaul Husna, dan lain sebagainya. Karena merupakan materi belajar tentunya tujuannya adalah agar anak tertarik untuk melihat dan memahami isi dari hiasan dinding kertas tersebut.

Karena itu buatlah hiasan kertas ini dengan cara yang lebih menarik, gunakan banyak warna untuk merangsang visual anak. Seperti misalnya contoh pada gambar di mana pohon alfabet tersebut hurufnya dibuat tidak berurutan. Guru bisa memberikan kuis pada anak untuk menemukan bentuk huruf tertentu sehingga anak-anak tidak hanya hafal urutan abjad tapi juga lebih kenal dengan bentuknya.

9. Poster motivasi

 

Poster motivasi -Prestasi Global

 

Selain materi belajar yang sifatnya akademik, kelas juga bisa diberikan dekorasi pajangan yang terbuat dari tempelan-tempelan kertas yang berisi motivasi untuk anak-anak sebagai penyeimbang otak kirinya. Meskipun nampaknya anak-anak adalah makhluk yang naif, sebenarnya pada usia TK anak-anak sudah bisa menyerap berbagai macam pelajaran moral yang ada di sekitarnya.

Jadi ada baiknya untuk memberikan vitamin-vitamin pembentuk moral anak agar tidak mudah menyerah, memiliki sifat yang baik kepada sesamanya, agar anak punya sifat yang jujur, rajin, dan percaya diri untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang dilakukan di dalam maupun di luar kelas. Dekorasi motivasi ini bahkan bisa dibuat bersama-sama dengan anak-anak karena jika mereka merasa terlibat maka poster motivasi tersebut pasti akan mengundang perhatian anak.

10. Tempat penyimpanan yang unik

 

 

Ruang kelas yang dihuni oleh anak-anak usia 3-6 tahun bisa jadi adalah ruangan paling berantakan yang pernah ada. Tapi hal ini justru bisa jadi kesempatan bagi guru untuk memberikan pendidikan mengenai pentingnya mengembalikan barang ke tempatnya semula. Untuk memotivasi anak-anak agar mau membereskan barang perlengkapannya sendiri, berikan hiasan dekorasi ruang kelas taman kanak-kanak berupa tempat-tempat penyimpanan dengan desain yang unik.

Anda bisa menggunakan barang-barang daur ulang untuk mengenalkan konsep recycle pada anak, bisa dihiasi dengan dilapisi kain flanel, kain perca, atau hiasan-hiasan lainnya sesuai dengan kesukaan anak, kemudian berikan label tulisan untuk membagi tempat-tempat penyimpanan sesuai dengan barangnya. Dengan demikian nanti anak-anak bisa meletakkan barang ke tempat sesuai dengan labelnya.

11. Pajang majalah dinding buatan anak

 

 

Majalah dinding biasanya digunakan untuk memasang pengumuman sekaligus digunakan untuk memajang karya tulis siswa yang dikirimkan ke redaksi sekolah. Ruang kelas TK akan terlihat lebih menarik dan hidup jika disediakan area khusus di dinding kelas untuk membuat majalah dinding. Majalah dinding ruang kelas bisa dibuat dari hiasan dinding kelas TK dari kertas yang dibuat sendiri oleh para siswa dengan bantuan guru. Isi majalah dinding bisa dikreasikan sesuai dengan kegiatan di kelas.

Misalnya guru bisa memasang pengumuman di mading agar bisa dibaca oleh para siswa maupun orang tua ketika ada kunjungan kelas, bisa juga diisi dengan foto-foto kegiatan anak-anak atau kegiatan kelas, ketika kunjungan lapangan, dan sebagainya. Isi majalah dinding bisa diganti seminggu sekali dengan bahan yang baru agar mading bisa jadi area berkreasi anak secara aktif.

12. Pemilihan warna yang pas 

 

 

Nuansa warna pada kelas akan sangat mempengaruhi suasana belajar. Terlalu sedikit variasi warna akan membuat kelas terlihat membosankan bagi anak-anak. Tapi terlalu banyak warna justru bisa membuat perhatian anak susah fokus karena ada terlalu banyak elemen yang dimasukkan ke dalam kelas sehingga anak akan dengan mudah teralihkan perhatiannya dari satu hal ke hal yang lainnya.

Pilih warna-warna yang bisa memberikan efek tertentu pada mata manusia, misalnya warna biru bisa memberikan efek yang lebih menenangkan dan lembut, warna putih atau putih gading pada dinding bisa menjadi white space atau menjadi area yang netral pada ruangan yang penuh dengan dekorasi. Warna hijau dan warna kuning juga merupakan warna yang populer digunakan untuk menghiasi ruang kelas anak TK.

13. Pajang hasil karya anak-anak

 

 

Anak-anak usia TK haus akan pujian, makin dipuji maka biasanya mereka akan bekerja lebih keras untuk berbuat baik demi mendapatkan pujian dari orang-orang di sekitarnya. Memajang hasil karyanya di kelas untuk dilihat orang lain adalah salah satu bentuk pujian yang sekaligus bisa jadi dekorasi ruang kelas taman kanak kanak.

Terus update isi dari pajangan hasil karya anak misalnya setiap kali ada kegiatan membuat karya seni, atau ketika ada acara-acara tertentu misalnya dekorasi khusus menyambut bulan suci Ramadhan, menyambut tahun baru, ketika kelas baru saja mengikuti acara wisata, dan sebagainya. Fungsinya hampir sama dengan dekorasi wall of fame yang disebutkan di atas namun dengan isi yang berbeda.

14. Bermain dengan variasi jenis font 

 

 

Ruang kelas yang digunakan untuk anak-anak usia balita tentunya kurang cocok jika dipasang hiasan yang menggunakan  jenis font yang memiliki kesan yang formal dan terlalu serius. Anak-anak usia TK juga masih dalam tahap belajar membaca dan mengenali bentuk-bentuk huruf sehingga memasang hiasan dengan jenis font yang sulit dibaca seperti misalnya huruf bersambung akan menyulitkan anak untuk membaca tulisan.

Contoh pemilihan font pada gambar adalah jenis yang cocok dengan kesan anak-anak yang innocent dan playful. Permainan huruf besar dan huruf kecil juga memberikan kesan yang lebih unik meski masih gampang untuk dibaca. Memberikan hiasan berupa tulisan besar-besar seperti itu bisa mengisi dinding dengan dekorasi yang menarik tapi tidak berlebihan sehingga tidak semua lapisan dinding harus diisi dengan gambar.

15. Hias juga jendela kelas

 

 

Setiap ruang kelas pasti dilengkapi dengan jendela dan biasanya ruang kelas taman kanak kanak menggunakan jendela yang cukup besar. Jendela ini juga bisa jadi media dekorasi misalnya dengan memasang hiasan dinding kelas TK dari kertas untuk memberikan corak yang juga bisa terlihat dari ruang kelas. Bisa juga dengan memasang rumbai yang terbuat dari kertas berwarna atau sedotan plastik yang digantung menjuntai dari atas jendela.

Selain bisa memberikan kesan dekorasi yang lebih menarik, hiasan pada jendela ini juga bisa berfungsi sebagai pengurang panasnya cahaya matahari yang langsung masuk ke kelas. Dengan demikian anak TK yang kebetulan dapat tempat duduk di dekat jendela tidak merasa kepanasan karena cahaya matahari yang tembus dari kaca jendela.

 

16. Langit-langit juga jangan dilupakan

 

 

Untuk membuat dekorasi dengan hiasan kelas yang sederhana tapi hasilnya berkesan, jangan lupakan bagian langit-langit untuk memberikan kesan ruangan yang lebih dinamis dan bisa membuat anak memperhatikan setiap sudut ruangan dengan rasa keingintahuan yang tinggi.

Dekorasi pada langit-langit juga bisa jadi kesempatan yang bagus untuk memberikan ledakan warna pada kelas apabila kelas didominasi dengan warna putih. Untuk membuat dekorasi langit-langit, bisa digunakan kertas-kertas krep warna warni yang digantung sedemikian rupa di langit-langit, bisa juga dibuat lampion-lampion menggunakan kertas bekas yang sudah tidak terpakai, maupun menggunakan bahan daur ulang lainnya.

Lampu-lampu yang berada di langit-langit juga bisa menjadi titik fokus untuk mendekorasi langit-langit sehingga membuat desain lampu terlihat lebih bagus dan tidak membosankan. Bisa juga dihiasi dengan balon-balon warna warni untuk membuat suasana kelas menjadi lebih ceria dan anak-anak tidak segan untuk masuk ke dalam kelas dan bermain sambil belajar.

17. Pasang aturan di kelas

 

 

Contoh hiasan kelas TK pada gambar adalah salah satu contoh yang bisa jadi referensi untuk membuat aturan yang berlaku di kelas namun dibuat dengan lebih bagus sehingga bisa jadi dekorasi kelas yang meriah. Penting untuk mengajarkan kedisiplinan pada anak-anak sejak dini, bisa dimulai dengan membiasakan anak untuk mematuhi aturan yang berlaku di kelas.

Aturan bisa dibuat oleh guru sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak yang didiknya, bisa juga dibuat dengan gambar-gambar atau ilustrasi yang lebih menarik untuk anak usia TK. Buat aturan kelas yang mudah untuk dimengerti anak sehingga anak-anak pun bisa dengan mudah menaati aturan.

Selain aturan yang berisi mengenai nilai-nilai kedisiplinan, aturan kelas juga bisa dibuat untuk mengatur interaksi antar anak, misalnya berbuat baik terhadap teman, harus bilang terima kasih, berbagi mainan bersama dengan yang lain, dan sebagainya.

18. Pasang pembagian peran di kelas

 

 

Anak-anak usia TK mungkin memang belum begitu paham apa artinya jika ia menjadi ketua kelas di sekolahnya. Tapi tidak ada salahnya membagi berbagai macam peran untuk diberikan kepada anak-anak di kelas agar anak-anak belajar memiliki rasa tanggung jawab meski masih harus dibantu banyak oleh gurunya. Pembagian peran di kelas ini juga bisa jadi dekorasi yang lucu di salah satu sudut dinding di kelas.

Tidak hanya ketua kelas saja, kelas juga bisa dibagi menjadi siapa yang bertanggung jawab membereskan meja dan kursi ketika pulang sekolah, siapa yang bertanggung jawab membagikan buah-buahan saat makan siang, menyiram tanaman kaktus yang ada di kelas, memberi makan kelinci peliharaan sekolah, dan sebagainya.

19. Dekorasi ruang kelas yang tematik

 

 

Dekorasi ruang kelas taman kanak kanak akan cenderung lebih mudah dibuat jika ditentukan dulu temanya. Ketika sudah menentukan temanya maka Anda bisa membuat dekorasi-dekorasi dan hiasan yang sesuai dengan tema yang diinginkan.

Misalnya jika ingin membuat ruang kelas dengan dekorasi bertema laut atau dunia bawah laut, maka dekorasi yang bisa disediakan adalah membuat hiasan dari kertas berbagai macam makhluk yang hidup di laut, dengan bentuk-bentuk ikan warna-warni dan nuansa biru yang lebih dominan.

Untuk membuat rumput-rumput laut yang biasa menjuntai di laut bisa menggunakan kertas krep warna hijau yang dipasang di beberapa sudut ruangan. Bisa juga membuat dekorasi-dekorasi bentuk ubur-ubur untuk dipajang di langit-langit agar ketika anak masuk ke dalam kelas seperti masuk ke dalam akuarium.

 

20. Nama-nama orang penting untuk jadi inspirasi

 

 

Anak-anak membutuhkan sosok-sosok orang yang bisa dijadikan role model yang positif agar ia bisa terinspirasi untuk menjadi orang yang positif pula. Contoh hiasan kelas TK yang berhubungan dengan orang penting adalah memasang nama-nama Nabi dan Rasul dalam desain yang menarik agar anak-anak ingin tahu mengenai sosok-sosok yang dipajang tersebut.

Nabi dan Rasul dalam agama Islam merupakan panutan yang positif dan bisa jadi inspirasi bagi anak melalui kisah-kisahnya yang penuh dengan pesan moral dan ajaran agama. Setidaknya dengan memajang nama-nama Nabi dan Rasul seperti pada contoh gambar, anak bisa mulai mengenal tokoh-tokoh penting dalam agamanya. Tidak hanya tokoh yang berhubungan dengan agama, bisa juga membuat dekorasi panutan nama-nama Presiden RI, pemimpin-pemimpin dunia yang berpengaruh, dan sebagainya.

21. Jadwal kelas warna warni

 

 

Hiasan dinding kelas TK dari kertas lainnya yang bisa sekaligus berfungsi untuk mengajarkan anak mengenai konsep waktu adalah jadwal kelas buatan sendiri. Memasang jadwal kelas setiap hari bisa membuat anak-anak lebih paham mengenai konsep waktu serta konsep kedisiplinan dalam mengerjakan tugas.

Ada waktu-waktu tertentu di mana anak bisa membaca buku favoritnya, ada saatnya ia harus mengikuti kegiatan olahraga, ada juga saat di mana ia bisa bernyanyi sekeras mungkin bersama dengan teman-temannya, dan sebagainya.

Ketika ada anak yang berperilaku di luar jadwal kegiatan kelas, guru bisa meminta anak untuk melihat tabel jadwal yang ada di kelas dan mengatakan padanya bahwa sekarang bukan saatnya untuk melakukan apa yang ia lakukan. Jadwal kelas bisa diletakkan dekat dengan jam dinding di kelas agar anak-anak bisa melihat jadwal dan memperkirakan waktu yang tepat dengan lebih mudah.

Itulah dia beberapa macam contoh hiasan kelas TK yang bisa jadi inspirasi Anda untuk membuat ruang kelas TK yang menarik, meriah, tapi tidak membuat anak kehilangan perhatian utamanya. Dari berbagai macam contoh dan elemen dekorasi di atas ada beberapa hal penting yang bisa diperhatikan, yaitu:

  1. Pemilihan warna boleh beragam tapi jangan terlalu banyak
  2. Setiap dekorasi harus bisa menarik perhatian anak dan pembuatannya bisa melibatkan anak agar mereka juga punya rasa memiliki
  3. Pembuatan dekorasi bisa menggunakan bahan-bahan daur ulang karena selain biayanya lebih hemat, bisa mengajarkan anak untuk memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak digunakan untuk menjadi barang yang baru
  4. Dekorasi tidak hanya memiliki fungsi sebagai hiasan saja tapi juga bisa menjadi pendidikan moral bagi anak-anak dengan cara yang mudah dimengerti dan dekat dengan dunia mereka.

 

Kesimpulan : 

Apa Saja Ide Dekorasi Ruang Kelas Untuk Taman Kanak Kanak Yang Meriah ?

1. Membuat pojok buku
2. Desain jam dinding yang lucu
3. Memajang wall of fame
4. Picu komunikasi dengan pojok surat
5. Dekorasi pintu kelas
6. Pemilihan meja dan kursi
7. Karpet sebagai tempat belajar
8. Materi belajar yang di pajang di dinding
9. Poster motivasi
10. Tempat penyimpanan yang unik
11. Panjang majalah dinding buatan anak
12. Pemilihan warna yang pas
13. Pajang hasil karya anak-anak
14. Bermain dengan variasi jenis font
15. Hias juga jendela kelas
16. Langit-langit juga jangan dilupakan
17. Pasang aturan di kelas
18. Pasang pembagian peran di kelas
19. Dekorasi ruang kelas tematik
20. Nama-nama orang penting jadi inspirasi
21. Jadwal Kelas Warna warni

Apa hal yang bisa dilakukan untuk membuat kelas yang engaging dan bukannya distracting menurut ahli ?

1. Memajang hasil karya anak

2. Memajang foto tokoh yang dinilai inspiratif dan bisa jadi role model yang baik untuk anak

3. Tidak menutup seluruh dinding dengan dekorasi, berikan jarak yang cukup antara satu dekorasi dengan dekorasi lainnya

4. Pasang beberapa macam alat belajar visual misalnya peta, huruf abjad, gambar angka, dan sebagainya namun dengan jumlah dan penataan yang rapi

5. Memanfaatkan sumber cahaya matahari yang natural

6. Hindari memajang peringkat dan nilai anak di kelas

7. Tembok bisa dicat dengan gambar atau warna yang bervariasi namun sewajarnya.

Kenapa Ruang Kelas Untuk Taman Kanak Kanak Harus Meriah ?

Bukan tanpa alasan, dekorasi ruangan kelas yang ramai dan penuh dengan warna tersebut memang sengaja dilakukan karena dunia anak-anak harus diisi dengan suasana belajar yang menyenangkan, penuh dengan permainan, dan tidak kaku seperti pada tingkat pendidikan formal yang lebih tinggi.

(Visited 4.500 times, 21 visits today)
Jeremy Chandra

21 Dekorasi Ruang Kelas Taman Kanak-Kanak Yang Meriah

Peringkat Editor:
5
WhatsApp WhatsApp us