Bagikan Artikel Ini:

Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan masa-masa bermain dan belajar. Seringkali, Anda melihat mereka bermain dengan penuh rasa riang dan gembira. Namun terkadang ada masanya anak-anak mengalami perasaan emosi yang berupa marah atau sedih sehingga tidak bisa Mengendalikan emosi anak.

Play Therapy untuk Mengendalikan Emosi Anak - Sekolah Prestasi Global

Photo by Paige Cody on Unsplash

Mengendalikan emosi anak ini sebaiknya tidak Anda abaikan. Karena bisa jadi, anak Anda memiliki permasalahan dengan emosinya. Play therapy adalah sebuah alternatif yang bisa menjadi solusi untuk permasalahan ini.

Play therapy merupakan metode terapi khusus untuk membantu mengontrol emosi, mengembangkan potensi, bahkan untuk menyelesaikan trauma pada anak.  Nah, pada artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang semua hal yang berhubungan dengan play therapy.

Mulai dari definisi, siapa saja yang perlu diterapi dengan metode play therapy ini, jenis-jenis play therapy, bagaimana memulai play therapy pada anak, sampai manfaat dan kegunaannya. Simak artikel ini sampai habis ya!

Apa itu Play Therapy?

Play therapy adalah suatu bentuk pengobatan terapi yang dapat membantu anak atau keluarga untuk mengekspresikan emosinya, meningkatkan komunikasinya, dan membantu dalam memecahkan masalah.

Play Therapy memanfaatkan kemampuan alami dari anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka dan menyelesaikan konflik melalui aktivitas bermain.

Pada praktek Play Therapy untuk anak, biasanya dapat menggunakan berbagai media sebagai prosesnya, seperti melalui aktivitas mendongeng, bermain boneka, drama, musik, tari, bermain pasir, melukis dan menggambar.

Play Theraphy secara umum biasanya berlangsung antara 30 sampai 45 menit. Dan selama sesi play therapy, terapis akan menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak-anak untuk bermain dan mengeksplorasi sekitarnya.

Siapa saja yang Perlu Play therapy

Play Therapy yang paling tepat untuk anak ialah yang berusia 4-12 tahun. Meskipun ada juga yang berpendapat bahwa metode ini direkomendasikan untuk anak usia 2-8 tahun.

Terlepas dari usia efektif tersebut, namun Play Theraphy adalah sebuah metode pendekatan terapi yang terbukti efektif nutuk anak – anak  yang menunjukkan gangguan mental sebagai berikut :

  • Kecemasan, stres, atau fobia
  • Gangguan depresi
  • Gangguan pada anak yang suka membantah
  • Gangguan perhatian pada anak
  • Gangguan Hiperaktif

Selain itu, Play Therapy juga dapat membantu dalam permasalahan  :

  • Susah berteman
  • Menunjukkan perilaku intimidasi
  • Merasakan kehilangan orang yang dicintai
  • Mengalami trauma
  • Memiliki masalah dengan tidur atau sering mimpi buruk
  • Menunjukkan keengganan untuk bermain

Dengan mempraktikkan Play Therapy pada anak, maka hal ini akan memungkinkan para terapis untuk membantu memenuhi kebutuhan spesifik dari setiap anak, melewati tantangan yang mereka hadapi, meningkatkan keterampilan psikologis, emosional, dan memproses trauma yang mungkin terjadi pada anak Anda.

Jenis-jenis dan Teknik Play Therapy

Seperti yang sudah disebutkan secara singkat pada awal artikel, jenis jenis play therapy ada berbagai macam metodenya, namun secara garis besar, ada tiga bentuk play therapy yang digunakan oleh para terapis:

  • Play therapy langsung: Dengan Play Therapy secara langsung, para terapis biasanya melakukan pendekatan langsung dan membimbing anak-anak melalui aktivitas bermain yang terpandu untuk membantu mereka mengekspresikan dirinya. Mereka biasanya akan memberikan instruksi khusus dan mengawasi anak-anak selama mereka menjalani proses terapi.
  • Play therapy tidak langsung: Play Therapy yang tidak langsung biasanya akan memanfaatkan lingkungan sekitar dan tidak terlalu dikontrol dengan ketat. Para terapis akan meninggalkan anak-anak untuk terlibat dalam aktivitas bermain apa pun yang mereka nikmati untuk mengekspresikan dirinya dengan tidak terlalu banyak mengaturnya.
  • Play therapy campuran: Play Therapy campuran adalah kombinasi dari play therapy langsung dan tidak langsung. Dalam sesi terapi campuran ini, terapis akan mengikuti dan mengawasi anak dalam jangka waktu tertentu untuk belajar dan merumuskan pendekatan terapeutik pada anak.

Banyak teknik yang dapat diterapkan selama proses Play Therapy berlangsung. Selain karena kondisi dan karakteristik setiap anak yang berbeda-beda, teknik yang digunakan selama sesi terapi juga akan sangat tergantung pada kebutuhan anak Anda dan media bermain apa yang paling nyaman digunakan oleh anak.

Saat anak memperlihatkan perkembangan dan sudah menunjukkan kenyamanannya pada terapis, maka aktivitas bermain yang lebih spesifik yang menargetkan pemecahan masalah yang dihadapi anak akan diperkenalkan. Beberapa teknik yang paling umum digunakan oleh terapis bermain di seluruh dunia meliputi agar bisa mengendalikan emosi anak yaitu :

  • Menggunakan blok bangunan
  • Menggunakan alat kesenian
  • Bermain pasir
  • Permainan papan
  • Bermain dengan boneka
  • Permainan kartu
  • Game strategi seperti catur
  • Petak umpet
  • Bermain LEGO
  • Drama
  • Musik

Setelah melakukan beberapa teknik play therapy, terapis kemudian akan mengamati dan menilai hasil interaksi anak dengan mainan atau media yang sudah disediakan. Lalu kemudian, hasil terapi biasanya akan terlihat setelah beberapa sesi play therapy.

Play Therapy untuk Mengendalikan Emosi Anak

Orang-orang sering mengabaikan pentingnya play therapy dan manfaat yang dimilikinya. Sementara sebagian orang tua sering kali sulit memahami apa manfaat yang diperoleh anak-anak mereka dari ”hanya bermain” saja.

Namun faktanya, dengan atau tanpa bimbingan terapis, anak-anak sering dan suka berkomunikasi melalui permainan.

Seorang anak yang bermain dengan kasar pada mainannya mungkin akan dianggap agresif oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun kenyataannya, anak tersebut mungkin sedang mencerminkan situasi di rumahnya yang penuh dengan kekerasan yang tak sengaja ia saksikan.

Dengan melakukan Play Therapy secara rutin dan berkala pada anak yang memiliki gangguan masalah pada mental atau kehidupannya, maka besar kemungkinan semua permasalahan yang menjadi kekhawatiran Anda pada anak akan terselesaikan.

Hal ini dapat terjadi karena Play Therapy dapat membantu anak untuk memahami emosi yang mereka miliki. Pada usia dini, seringkali anak-anak belum mengetahui dan belum bisa memilah jenis-jenis emosi yang dia rasakan.

Dengan mengenali emosi yang mereka rasakan, maka ini akan menjadi langkah awal bagi anak Anda untuk belajar mengelola emosi mereka dengan lebih baik. Selain itu, berikut adalah beberapa manfaat lain dari Play Therapy :

  1. Play therapy memberikan cara pada anak yang sulit berkomunikasi secara verbal untuk mengekspresikan dirinya melalui aktivitas bermain. Misalnya, seorang anak yang menolak untuk berbicara dapat menuangkan ekspresinya melalui aktivitas menggambar atau melukiskan keinginan mereka.
  2. Menciptakan ruang di mana seorang anak akan merasa nyaman untuk menjadi dirinya sendiri.
  3. Memungkinkan anak untuk menggunakan mainan dan media yang paling nyaman bagi mereka dan berproses dengan kecepatan mereka sendiri.
  4. Membantu anak-anak dalam membangun komunikasi dan keterampilan sosial seiring berjalannya waktu. Setelah beberapa sesi, seorang anak yang tidak berbicara mungkin akan mulai mengucapkan beberapa kata atau bahkan kalimat.

Apa yang Terjadi Selama Sesi Play Therapy?

Play Therapy untuk Mengendalikan Emosi Anak - Sekolah Prestasi Global

Photo by La-Rel Easter on Unsplash

Setiap tempat yang menyediakan layanan Play Therapy tentu memiliki metode dan durasi yang berbeda-beda, namun secara garis besar dan pada umumnya, metode terapi ini akan berlangsung antara 45 menit hingga satu jam untuk bisa mengendalikan emosi anak.

Selama sesi Play Therapy, anak-anak akan bermain di ruang bermain dan diminta untuk mengeksplorasi beberapa mainan yang sesuai dengan usianya.

Ketika seorang anak dibiarkan berekspresi secara spontan melalui sebuah permainan, mereka sangat mungkin untuk mengambil mainan yang menunjukkan keadaan dari sisi emosi yang mereka rasakan, atau menggambar sesuatu tentang permasalahan yang mereka hadapi.

Anak-anak yang tumbuh dari keluarga yang berkonflik biasanya menggambarkan keluarga yang bahagia, anak-anak yang terlihat memiliki masalah dengan perilakunya mungkin dapat mengambil pistol untuk menembak boneka, atau meniru tindakan kekerasan lainnya dengan menggunakan mainan yang disediakan.

Terapis akan mengamati perkembangan anak ketika bermain dengan mainan dan menuliskan interpretasinya. Dalam beberapa proses terapi yang lebih modern, biasanya ada cermin satu arah yang membantu terapis dalam mengamati aktivitas anak saat sedang bermain.

Tentu saja hal ini bisa sangat berguna ketika seorang anak menunjukkan rasa ketidaknyamanan saat dia diamati dari jarak dekat.

Terapis dapat memilih untuk melakukan sesi terapi kelompok berdasarkan kebutuhan anak. Terapi kelompok biasanya melibatkan anak bermain dengan anak-anak lain dengan usia yang sama, atau dengan keluarga mereka sendiri.

Terkadang pada prosesnya, anak akan diberi petunjuk atau diminta untuk melakukan aktivitas tertentu. Dan pada akhir sesi, atau setelah beberapa kali sesi terapi, terapis baru dapat berbicara dengan keluarga untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keadaan anak tersebut.

Hal yang perlu Anda ingat, terapis akan selalu mengikuti pedoman tertentu selama menjalankan proses terapi ini berlangsung.

Pedoman ini biasanya fokus pada penerimaan anak bagaimanapun keadaannya, menjaga rasa hormat terhadap kemampuan anak dalam sebuah memecahkan masalah, terutama masalah mereka sendiri dan menghargai setiap ekspresi dari anak tersebut.

Bagaimana Memulai Play Therapy untuk anak?

Untuk memulai Play Therapy, penting untuk menemukan bantuan profesional tenaga kesehatan berlisensi yang sudah memiliki pengalaman dalam praktik play therapy.

Play Therapy membutuhkan pelatihan dan pengawasan yang ekstensif dan khusus. Karena itulah, merupakan hal yang sangat penting untuk menemukan terapis bermain yang dapat membuat Anda dan anak Anda merasa benar-benar nyaman.

Pastikan Anda meneliti terapis yang sedang Anda pertimbangkan, mintalah rekomendasi, dan bicarakan dengan terapis Anda tentang pendekatan yang akan mereka lakukan sebelum memperkenalkannya kepada anak Anda.

Namun hal yang perlu Anda ingat, walaupun terapis bermain akan memimpin sebagian besar proses terapi selama Play Therapy berlangsung, orang tua atau wali anak juga memiliki peran yang sangat penting untuk bekerjasama.

Terapis bermain biasanya akan melakukan konsultasi kepada orang tua atau wali anak dan juga melakukan konsultasi secara terpisah dengan semua pihak yang terlibat.

Hal ini dilakukan untuk benar-benar memahami kebutuhan seorang anak. Saat mencari terapis bermain untuk anak Anda, penting untuk memastikan bahwa mereka memiliki pengalaman dan keahlian relevan yang cocok dengan kebutuhan anak Anda.

Kesimpulan

Play therapy adalah sebuah teknik terapi yang sudah diteliti dengan baik yang terbukti dapat membantu anak-anak untuk mengendalikan emosinya.

Mungkin mereka yang sedang berjuang dengan kesehatan mental atau masalah perilaku nakalnya. Ketika anak-anak tidak memiliki perhatian yang mereka butuhkan, maka mereka mungkin akan lebih bertingkah daripada biasanya. Play Therapy mengatasi masalah-masalah ini dengan menawarkan hasil yang sehat dan aman.

Melalui aktivitas bermain, anak-anak akan menggunakan mainan, alat peraga, kesenian, dan media lain sebagai bahasa mereka untuk mengekspresikan semua perasaan mereka, memproses pengalaman mereka, bahkan mempelajari emosi dan perilaku baru yang belum mereka kenali agar bisa mengendalikan emosi pada anak.

Manfaat Play Therapy sangat berguna bagi kesehatan mental dan emosi anak Anda. Karena itu, play therapy adalah sebuah cara yang cocok untuk mendukung perkembangan anak dengan sehat sekaligus memfasilitasi proses pembelajarannya.

BACA JUGA: Menenangkan Anak dari Gangguan Kecemasan atau Panic Attack

 

Apa yang Dimaksud Dengan Play Therapy?

Play therapy adalah suatu bentuk pengobatan terapi yang dapat membantu anakatau keluarga untuk mengekspresikan emosinya, meningkatkan komunikasinya, dan membantu dalam memecahkan masalah. Play Therapy memanfaatkan kemampuan alami dari anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka dan menyelesaikan konflik melalui aktivitas bermain.

Play Therapy Terbukti Efektif untuk Anak-anak yang Seperti Apa?

Play Theraphy adalah sebuah metode pendekatan terapi yang terbukti efektif nutuk anak – anak yang menunjukkan gangguan mental sebagai berikut : Kecemasan, stres, atau fobia Gangguan depresi Gangguan pada anak yang suka membantah Gangguan perhatian pada anak Gangguan Hiperaktif

Ada Berapa Jenis Play Therapy?

Ada tiga jenis Play Therapy, yaitu: Play therapy langsung Play therapy tidak langsung Play therapy campuran

(Visited 32 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us