Bagikan Artikel Ini:

Bagaimana hukum sholat jumat? Bagi Anda yang belum mengetahui hukum terkait sholat jum’at utamanya bagi kaum laki-laki, maka wajib bagi Anda untuk membaca penjelasan berikut ini. Mengapa demikian? Karena kali ini Prestasi Global akan memberikan penjelasan dengan secara lengkap terkait sholat jumat, hukum yang dimilikinya dan juga berbagai macam aturan penting di dalamnya. Berikut penjelasannya :

Pengertian Sholat Jumat

Apa sih yang disebut dengan sholat jumat? Sholat jumat adalah sholat yang dilakukan sebanyak 2 rakaat pada hari jumat. Sholat ini juga dilakukan secara berjamaah lebih tepatnya setelah khutbah jumat dan juga ketika waktu telah memasuki saat untuk sholat dhuhur. Karena dilakukan secara berjamaah, sholat jumat memiliki aturan khusus yang mana harus dilakukan oleh minimal 40 orang di dalamnya. Itu sebabnya, sholat jumat sebaiknya dilakukan di mesjid agar dapat menampung orang dalam jumlah banyak.

Hukum Sholat Jumat

Hukum sholat jumat bagi laki laki merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Hukum tersebut tentunya berdasarkan penjelasan yang terdapat dalam Al Quran, As Sunnah serta ijma atau kesepakatan yang diambil oleh para ulama. Jika dilihat dari Al Quran hukum mengenai sholat jumat yang diwajibkan bagi kaum laki-laki itu tercantum dalam surat Al Jumu’ah ayat 9. Dalam ayat tersebut dinyatakan bahwa ketika ada seruan untuk melaksanakan sholat jumat, maka kaum muslim pun harus melakukannya dengan bersegera serta meninggalkan aktivitas yang tengah dilakukan olehnya termasuk di antaranya aktivitas jual beli.

Sementara itu, jika dilihat dari hadits nabi, maka keterangan mengenai hukum sholat jumat itu dinyatakan dalam hadits Thariq bin Syihab yang menyatakan bahwa sholat jumat adalah hak yang tentunya wajib untuk dilakukan oleh setiap umat muslim terkecuali mereka yang masuk dalam 4 golongan. Golongan tersebut di antaranya adalah wanita, budak sahaya, anak kecil serta mereka yang tengah berada dalam kondisi sakit.

Dari penjelasan di bagian atas tadi dapat Anda lihat bahwa hukum sholat jumat bagi laki-laki adalah fardhu’ain atau dengan kata lain wajib hukumnya bagi laki-laki. Sementara itu, bagi wanita sholat jumat menjadi hal yang tidak diwajibkan, namun wajib bagi mereka untuk tetap melaksanakan sholat dhuhur.

Siapa saja yang diwajibkan sholat jumat

Pada bagian di atas telah disebutkan bahwa sholat jumat menjadi hal yang wajib untuk dilakukan oleh kaum laki-laki. Meski demikian, siapa sajakah di antara kaum laki-laki tersebut yang harus melaksanakan sholat jumat serta mengapa laki laki diwajibkan shalat jumat? Berikut penjelasannya:

  1. Muslim yang telah baligh serta berakal

Pada penjelasan di atas telah dinyatakan bahwa seluruh laki-laki muslim wajib hukumnya untuk melaksanakan sholat jumat. Karena itulah meskipun seorang anak lelaki belum baligh dan tentunya ia belum memiliki kewajiban untuk mengikuti sholat jumat, namun ada baiknya jika anak lelaki tersebut untuk tetap mengikutinya, apalagi jika ia telah mumayyiz atau memasuki usia 7 tahun. Karena itulah wajib bagi setiap orang tua dari anak laki-laki tersebut untuk memintanya melaksanakan sholat jumat ke mesjid.

  1. Laki-laki

Pada dasarnya tidak ada hukum yang menyatakan bahwa perempuan wajib untuk melaksanakan sholat jumat. Karena itulah bagi wanita yang ingin melakukan sholat jumat maka hukum yang dimilikinya adalah mubah.

  1. Merdeka dan bukan termasuk dalam hamba sahaya

Pada bagian yang satu ini terdapat beberapa perbedaan pendapat yang dinyatakan oleh para ulama. Pasalnya jika dilihat dari hadits yang dimilikinya, mereka yang termasuk dalam hamba sahaya atau budak tidak diwajibkan untuk melakukan sholat jumat. Hal tersebut berkaitan dengan dasar pemikiran yang menyatakan bahwa tuan dari budak atau hamba sahaya tersebut yang membutuhkan tenaganya, karena itulah hamba sahaya atau budak itu pun tentunya tidak dapat melakukan sholat jum’at dengan lebih leluasa.

Sementara itu, sebagian ulama lainnya menyatakan bahwa jika para majikan mereka mengizinkannya untuk melakukan sholat jumat, maka hamba sahaya atau budak itu tadi pun wajib untuk melakukannya, karena tidak ada lagi urusan yang menghalanginya. Pendapat yang satu ini juga diperkuat oleh as Syaikh Muhammad bin Shalih as-‘utsaimin

  1. Orang yang tinggal menetap atau bukan musafir

Hal ini berdasarkan pada sejarah dari kejadian yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yang tengah melakukan safar atau bepergian. Dalam hal ini, beliau tidak melakukan sholat jumat ketika tengah safar tersebut. Hal serupa juga ditunjukkan ketika nabi tengah melakukan haji wada’ di kawasan Padang Arafah atau lebih dikenal dengan sebutan wukuf yang dilakukan pada hari jumat. Sementara itu, pada saat tersebut Nabi justru melakukan sholat dhuhur serta ashar dengan cara dijama.

  1. Orang yang tidak memiliki halangan (uzur yang mencegahnya untuk mengikuti sholat jumat)

Dalam hal ini ketika seseorang memiliki halangan yang tidak memungkinkan baginya untuk melakukan sholat jumat, maka dirinya dapat melakukan sholat dhuhur saja. Sementara itu, mereka yang termasuk orang yang memiliki uzur dan juga diperbolehkan untuk meninggalkan atau tidak mengikuti sholat jumat di antaranya adalah mereka yang memiliki tanggung jawab keamanan juga kemaslahatan bagi umat. Seperti halnya petugas keamanan, dokter dan lainnya.

  1. Orang sakit yang tentunya tidak mampu menghadiri sholat jumat

Mereka yang sakit dan tidak dapat menghadiri sholat jumat dan apabila mereka memaksakan untuk melakukannya mereka dapat menemukan kesulitan yang tidak dapat diperkirakan seperti halnya mereka yang terkena diare, karena itulah mereka diperbolehkan untuk tidak mengikuti atau melakukan sholat jumat.

Dari penjelasan di bagian atas tadi dapat dilihat bahwa mereka yang diwajibkan untuk mengikuti sholat jumat namun justru tidak melakukannya, maka haram hukumnya.

Keutamaan Sholat Jumat serta Sejarah Sholat Jumat

Keutamaan sholat jum’at berkaitan dengan dilakukannya pada hari jumat itu sendiri. Pada dasarnya hari jumat dikenal sebagai penghulunya hari atau sayyidul ayyam karena itulah hari jumat menjadi hari yang istimewa bagi umat islam. Selain itu, Nabi Adam AS diciptakan pada hari jumat dan juga dimasukkan ke dalam surga pada hari jumat pula.

Lebih dari itu, dikeluarkannya Nabi Adam AS dari surga serta proses terjadinya kiamat pun akan terjadi pada hari jumat pula. Hal ini sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits dari Aus bin Aus. Pada hadits tersebut dinyatakan bahwa hari yang paling utama adalah hari jumat. Karena hari tersebut menjadi pertama Nabi Adam diciptakan juga diwafatkan. Selain itu, pada hari tersebut juga disebutkan akan ditiupkannya sangkakala pertama dan kedua.

Penjelasan lain juga menyatakan bahwa hari jumat adalah hari yang paling mustajab untuk berdoa dan bahkan dosa-dosa pun akan diampuni hingga hari jumat selanjutnya, utamanya jika umat muslim bertaubat dan banyak melakukan istigfar di hari tersebut. Dari penjelasan tersebut dapat Anda lihat bahwa melaksanakan sholat di hari jumat menjadi hal yang penuh hikmah.

Sunnah di Hari Jumat

Setelah mengetahui bahwa sholat jumat adalah hal yang wajib untuk dilakukan oleh kaum laki-laki serta mengetahui apa saja yang menjadi keutamaan darinya, yang mana selain menambah pahala tetapi juga dapat menghapus dosa, maka ada pula hal-hal lainnya yang juga dinyatakan sebagai sunnah untuk dilakukan pada hari jumat, baik itu sesudah atau bahkan sebelum sholat jumat. Berikut penjelasannya :

Sunnah yang dilakukan sebelum sholat jumat

  1. Mandi
  2. Mencukur kumis serta memotong kuku
  3. Menggunakan pakaian yang bersih dan rapi (lebih diutamakan jika menggunakan pakaian berawarna putih)
  4. Menggunakan wangi-wangian (Dalam hal ini, mereka yang mandi sebelum pergi ke mesjid kemudian menggunakan pakaian terbaik yang dimilikinya serta menggunakan wangi-wangian, dan pergi melaksanakan sholat jumat dengan tidak melangkahi bahu manusia kemudian melaksanakan sholat sunnah, apabila imam datang ia tetap diam hingga sholat jumat selesai dilakukan maka perbuatannya tersebut akan menghapuskan dosa antara jumat tersebut dengan jumat sebelumnya.
  5. Berdoa ketika mulai keluar rumah
  6. Segera pergi ke mesjid dengan langkah kaki perlahan dan tidak banyak bicara
  7. Ketika memasuki mesjid melangkah dengan menggunakan kaki kanan dan juga berdoa
  8. Melaksanakan solat sunnah tahiyatul masjid
  9. I’tikaf serta membaca Al Quran, berdzikir juga bersholawat ketika khatib belum menaiki mimbar. Namun jika khatib telah menaiki mimbar, maka sebaiknya jamaah pun menghentikan dzikir atau bacaan Al Quran dan mulai mendengarkan khotbah jumat

Sunnah Setelah Sholat Jumat

Selain aktivitas sunnah yang dapat dilakukan sebelum sholat jumat, ada pula aktivitas sunnah yang dapat Anda lakukan setelah sholat jumat dilakukan, di antaranya seperti :

  1. Membaca dzikir
  2. Melakukan sholat sunnah ba’diyah jumat, baik itu dilakukan di dalam mesjid atau bahkan ketika Anda telah pulang ke rumah
  3. Memperbanyak sholawat, seperti pada hadits yang dinyatakan oleh Abu Umamah dari Rasulullah SAW yang menyatakan untuk memperbanyak sholawat pada Nabi Muhammad SAW, karena pada dasrnya sholawat dari umat nabi akan diperlihatkan padanya ketika hari jumat dan siapa pun yang banyak bersholawat di hari jumat maka akan menjadi orang yang dekat dengannya ketika hari kiamat nanti.
  4. Sunnah lainnya yang juga seringkali dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah membaca surat Al Kahfi, untuk rentang waktunya sendiri dimulai dari terbenamnya matahari pada hari kamis sebelumnya hingga terbenamnya matahari pada hari jumat itu tadi.

Dari penjelasan di bagian atas tadi dapat Anda lihat bahwa sholat jumat menjadi hal yang wajib untuk dilakukan oleh laki-laki. Hal ini terbukti dengan penjelasan yang terdapat dalam Al Quran serta hadits tentang sholat jumat lainnya. Bahkan keutamaan sholat jumat juga dikaitkan dengan pelaksanaannya yang dilakukan pada hari jumat dan dikenal sebagai hari yang istimewa. Sementara itu, pelaksanaan sholat jumat juga dapat memberikan banyak manfaat, utamanya berkaitan dengan penambahan pahala dari amal ibadah serta mengurangi dosa yang dilakukan. Hal ini berkaitan pula dengan aktivitas sunnah yang dapat dilakukannya pada hari tersebut, baik itu sebelum sholat jumat dilakukan atau bahkan sesudahnya.

Demikianlah kiranya penjelasan singkat terkait sholat jumat serta beberapa point penting yang berkaitan dengannya yang dapat penulis jelaskan kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan bagi siapa pun yang membacanya.

 

(Visited 9 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us