Bagikan Artikel Ini:

Masa kanak-kanak adalah waktu yang tepat untuk membentuk karakter dan mentalnya. Semua yang diajarkan saat masa kanak-kanak akan mudah teringat dan akan tertanam sehingga bisa terbawa saat sudah dewasa. Jika anak mendapatkan pengajaran yang baik maka kemungkinan besar anak tersebut juga akan menerapkannya saat sudah dewasa karena sudah sangat terekam pada otak. Begitu juga sebaliknya, jika anak mendapatkan berbagai pelajaran yang buruk maka saat dewasa juga akan menerapkan hal-hal buruk.

Sebagian besar anak akan belajar dengan apa yang diajarkan kepada mereka. Anak-anak juga akan meniru apa saja yang ditampilkan kepada mereka. Karena pada dasarnya anak-anak merupakan manusia yang baru saja mengenal kehidupan belum tau mana yang benar dan mana yang buruk, jadi selama dia melihat dia juga akan menirukan. Otak anak juga ibarat kartu memori yang masih kosong, jika anda memberikan memori dasar maka anak anda akan selalu mengingatnya dan juga akan mudah tertanam pada dirinya hingga dewasa. Contohnya saja adalah cara meminta maaf yang baik, hal ini akan sangat penting dipelajari sejak kecil. Anak akan belajar minta maaf dan tidak egois.

Jika dari masa kanak-kanak sudah diajarkan baik atau buruk sangat sulit baginya jika dewasa untuk merubah. Membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengubah suatu perintah yang lain namun perintah yang sebelumnya sudah menetap dan mengakar. Namun hal ini juga tergantung dengan cepat atau lambatnya anak dalam menerima sensor, apakah anak tersebut akan berubah atau menetap. Selain kapasitas otak anak, yang berpengaruh lainnya adalah seberapa kuat penanaman sensor yang dilakukan sebelumnya tersebut.

SD Terbaik di Depok

Pentingnya Mendidik Anak

Mendidik anak sangatlah penting apalagi sejak usia yang masih sangat belia. Pendidikan bukan hanya pendidikan akademik saja, pendidikan metal dan karakter sangatlah penting untuk menciptakan generasi anak yang memiliki sifat yang baik dan bermental tangguh saat sudah dewasa. Pendidikan juga tidak harus didapatkan dalam sekolah saja namun juga harus dilakukan di rumah oleh keluarga.

Mendidik Anak Merupakan Hal yang Sulit dan Menantang

Mendidik anak kecil bukanlah hal yang mudah. Anak-anak juga memiliki karakter yang berbeda-beda. Dengan karakter anak yang berbeda-beda ini anda juga harus mengetahui cara mendidiknya yang benar. Anak kecil juga memiliki kapasitas otak yang berbeda-beda dalam menangkap suatu materi atau sensor yang diberikan. Jadi cara mendidik anak harus sesuai dengan keadaan anak tersebut.

Cara Menemukan Karakter dan Sifat Anak

Dengan karakter yang berbeda-beda, ibu atau pengasuh lainnya juga harus memiliki sifat yang sabar dalam mendidik anak dan harus mengetahui karakter anak. Karakter anak ini bisa ditemukan dari interaksi atau hubungan yang intensitasnya sering sehingga ibu atau pengasuh memiliki penilaian yang tidak salah terhadap anak. Sebagian besar Ibu merupakan seseorang yang berperan penting dalam pendidikan anak tersebut

Jika anda merupakan orang tua yang full time mendidik anak, berarti anda lebih bisa mengenal karakter anak anda dengan cepat dan tepat. Anda bisa meluangkan waktu sejenak di sela-sela waktu senggang anda jika anda merupakan orang tua yang bekerja. Dan jika sebagian besar waktu yang mengasuh anak anda adalah pengasuh lain disaat anda senggang bisa menanyakan mengenai sifat-sifat anak anda kepada pengasuh tersebut, anda bisa memberikan treatment pendidikan kepada pengasuh untuk disalurkan kepada anak. Jadi anda tetap bisa mengontrol pendidikan anak. Dan jika anda memiliki waktu luang, anda bisa memastikan anak anda telah diberikan treatment yang tepat oleh pengasuh. Lalu anda bisa menanamkan kembali pelajaran-pelajaran yang bisa anak anda pelajari jika anak masih kurang memahami apa yang diajarkan oleh pengasuh.

Pendidikan yang Harus Ditanamkan

Pendidikan yang harus ditanamkan kepada anak adalah pendidikan akademik, minat, bakat, agama, pendidikan karakter, dan pendidikan mental. Pendidikan akademik bisa diperoleh dari sekolah formal, pendidikan minat dan bakat bisa diperoleh dari sekolah formal berupa ekstrakurikuler ataupun les minat dan bakat. Pendidikan agama bisa diperoleh di sekolah formal maupun di majelis ilmu agama lain. Namun untuk pendidikan karakter dan mental ini sekolah formal maupun orang tua harus ikut andil. Karena kepandaian akademik, minat, dan bakat tidak akan berguna jika sang anak tidak memiliki karakter dan mental yang kuat.

Contoh pendidikan akademik adalah matematika, IPA, IPS, Bahasa, dan lain sebagainya. Pendidikan minat dan bakat berupa pendidikan yang mengasah minat anak hal ini berhubungan dengan cita-cita sang anak. Sedangkan pendidikan bakat adalah pendidikan yang dapat mengembangkan bakat yang ada pada diri seorang anak. Pendidikan agama mengenai pendidikan yang terdapat pada agama tersebut. Pendidikan Karakter yang bisa diajarkan misalnya adalah sopan, santun, dan juga anti korupsi. Sedangkan mental adalah dimana anak tersebut bisa mengatur ego dan keinginan dengan baik, contohnya yaitu mau menerima kekalahan ataupun mau meminta maaf kepada orang lain.

Bagaimana Cara Mengajari Anak untuk Meminta Maaf di Rumah ?

Memberikan Stimulus yang PositifMemberikan Stimulus yang Positif

Anda bisa mengajari anak anda di rumah dengan berbagai cara, misalnya :

  1. Mencontohkan

Anda bisa memberikan contoh kepada anak anda dengan perilaku anda dengan keluarga sehari-hari. Buatlah komitmen dengan pasangan atau anggota keluarga lain untuk selalu berkelakuan baik di depan anak anda. Jika ada suatu konflik usahakan untuk tidak melakukannya di depan anak. Selesaikan masalah dengan baik dan tidak menggunakan kata-kata atau cara yang buruk

Hal ini bertujuan agar anak meniru hal-hal yang baik dari orang tuanya. Anak mudah sekali meniru yang tampak di depan matanya. Hal-hal tersebut akan selalu tertanam pada otak anak.

Cobalah untuk selalu melakukan kegiatan maaf dan dimaafkan di dalam keluarga, jadi kebiasaan tersebut lama-kelamaan akan tertanam pada otak dan akan mudah dilakukan.

  1. Memberitahu sebab dan akibat

Memberitahu sang anak mengenai sebab dan akibat suatu perilakunya akan membuat anak akan lebih mudah memahami apa yang seharusnya dilakukan ataupun mengenai suatu hal yang harus dilakukan

Jelaskan kepada anak anda sebab dia harus meminta maaf dan juga akibatnya jika dia tidak mau meminta maaf. Jelaskan kepada anak, jika mereka memiliki suatu kesalahan kepada orang lain akan membuat orang lain menangis atau sakit hati. Jelaskan kepada anak akibatnya jika orang lain sakit hati kepada kita, kita akan kehilangan teman. Maka dari itu anda harus mengajari meminta maaf kepada teman.

  1. Jelaskan kepada anak dengan cara sederhana

Anak memiliki kapasitas berpikir yang masih sederhana, sehingga anda juga harus mengajarkan hal-hal dengan sederhana. Ajarkan dari yang paling mudah yaitu cara meminta maaf kepada ibu.

Ajarkan anak anda meminta maaf jika perlakuan terhadap anda kurang sesuai dengan perilaku baik yang berlaku. Misalnya saja jika anak anda menyusu dengan cara menggigit. Jelaskan kepada anak dengan sesederhana mungkin bahwa ketika anak anda menggigit saat minum ASI akan menyebabkan ibunya kesakitan dan membuat ibunya terluka, jika sudah terluka sang anak tidak bisa menyusu pada Ibunya.

  1. Jelaskan pentingnya meminta maaf dalam Islam

Jika anda merupakan keluarga yang selalu menanamkan ajaran-ajaran agama sejak kecil maka berikanlah penjelasan mengenai pentingnya meminta maaf dalam ajaran agama. Berikanlah contoh cerita Nabi yang suka meminta maaf dan juga sampaikanlah jika Allah menyukai anak yang suka meminta maaf dan memiliki teman yang banyak.

  1. Mengajari anak dengan cara lain

Selain anda mengajarkan cara meminta maaf dengan memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari, menjelaskan dengan lisan, dan juga memberikan pelajaran agama.. maka anda juga bisa menanamkan sifat yang mau minta maaf ini dengan cerita, dongeng, film, dan lain sebagainya.

Buatlah cerita atau carilah cerita yang memiliki nilai-nilai kehidupan yang mengajarkan anak untuk mau meminta maaf. Ibaratkan tokoh-tokoh dalam cerita anda adalah hewan atau tumbuhan yang disenangi oleh anak. Buatlah properti-properti unik dari barang yang ada di rumah agar anak mudah memahaminya.

Berikan juga dongeng-dongeng yang bisa anda baca bersama anak saat anak pulang sekolah, pada saat anak akan tidur, atau saat anak lelah dari bermainnya. Contoh cerita dongeng yang bisa anda bacakan adalah dongeng Malin Kundang atau yang lainnya.

Begitu juga dengan film, anda bisa mencari film-film anak dengan karakter hewan atau tumbuhan yang berwarna-warni di gadget anda. Anak tidak harus stop selama-lamanya menggunakan gadgetGadget merupakan barang yang sangat banyak digunakan saat ini. Tinggal bagaimana anda mengatur waktu anak anda menggunakan gadget. Jangan sampai anak anda ketinggalan jaman tanpa menggunakan gadget jika anda melarangnya 100% dan juga anak akan ketagihan menggunakan gadget saat anda memberikannya terlalu sering.

Namun setelah itu anda juga harus memberikan kesimpulan terhadap apa yang disaksikan oleh anak. Hal ini harus dilakukan karena anak banyak yang belum tau apa yang dimaksud dalam cerita-cerita tersebut jika anda tidak menjelaskannya.

  1. Berikan Contoh kata maaf yang sederhana agar anak anda bisa mempraktekannya

Anak akan bingung jika anda hanya menyuruhnya meminta maaf jika anda tidak mengajari kata maaf yang baik. Carilah kata yang menurut anda anak bisa mengingatnya. Ajarkan dengan menggunakan gestur tangan saat meminta maaf yaitu dengan bersalaman. Dengan gestur dan kalimat yang sederhana, anak akan mudah memahami, mengingat, dan melakukannya.

Hal Yang Harus Diajarkan Setelah Anak Meminta Maaf

Selain anda mengajari mengenai permintaan maaf, anda juga harus ingat untuk mengajari anak jika setelah minta maaf anak tidak boleh mengulanginya lagi. Selain itu juga anda harus mengajarinya untuk menerima permintaan maaf dari temannya yang bersalah.

Tempat Yang Bisa Memberikan Pendidikan Formal sekaligus Pendidikan Penting Lainnya

Anda bisa mempercayakan kepada kami dalam memberikan pendidikan akademik, minat, bakat, agam, karakter, serta mental anak anda. Disini kami akan memberikan pendidikan akademik yang sesuai dengan kurikulum yang sudah disesuaikan, menuntun dan mengembangkan minat dan bakat anak anda, serta akan selalu mengedepankan pendidikan karakter serta pendidikan mental yang sangat penting ditanamkan kepada anak sejak dini. Selain itu, kamu juga selalu menanamkan nilai-nilai agama yang bisa menjadi pondasi utama anak dan akan memberikan pengajaran yang sesuai dengan perkembangan jaman.

 

Kesimpulan :

Pendidikan apa yang harus ditanamkan ?

Pendidikan akademik, minat, bakat, agama, pendidikan karakter, dan pendidikan mental.

Bagaimana cara mengajari anak untuk meminta maaf di rumah ?

1.Mencontohkan

2.Memberitahu sebab dan akibat

3.Jelaskan kepada anak dengan cara sederhana

4.Jelaskan pentingnya meminta maaf dalam islam

5.Mengajak anak dengan cara lain

Hal apa yang harus diajarkan setelah anak meminta maaf ?

Harus ingat untuk mengajari anak jika setelah minta maaf anak tidak boleh mengulanginya lagi.

 

(Visited 160 times, 1 visits today)
WhatsApp WhatsApp us