Dari 25 nabi, Nabi Idris juga termasuk salah satu nabi yang wajib kita imani. Nabi Idris memiliki banyak sifat terpuji yang dapat dijadikan sebagai teladan bagi umat Islam, khususnya bagi anak-anak.

Bagaimana kisah lengkap Nabi Idris dapat Anda temukan di ulasan ini. Kami juga akan membahas mukjizat dan juga keteladanan Nabi Idris.

 

Silsilah dan Keluarga Nabi Idris

Nabi Idris adalah nabi yang ke-2. Nama asli Nabi Idris yaitu Akhnukh atau Khanukh. Pemberian nama Idris dikarenakan beliau senantiasa mempelajari suhuf dari Nabi Syits dan Nabi Adam.

Silsilah dan Keluarga Nabi Idris-presgoPhoto by Mohammad Husaini on Unsplash

Nabi Idris merupakan keturunan ke-6 dari Nabi Adam dari garis keturunan Iqlima dan Qabil. Qabil dan Iqlima sendiri merupakan anak dari Siti Hawa dan Nabi Adam. Meski termasuk keturunan ke-6, menariknya Nabi Idris lahir di masa Nabi Adam. Ketika beliau lahir, sisa umur Nabi Adam hanya 308 tahun.

Terdapat beberapa perbedaan pendapat tentang riwayat Nabi Idris, apakah beliau hidup sebelum masa Nabi Nuh atau justru sesudahnya.

Dalam hal ini, salah satu ilmuwan populer, yaitu Ibnu Katsir menjelaskan jika Nabi Idris hidup sebelum masa Nabi Nuh. Pendapat ahli ini memiliki sumber yang cukup jelas, yakni kepemilikan nama asli Nabi Nuh, Khanukh yang berarti nenek moyang Nabi Nuh.

 

Kisah Nabi Idris

Nabi Idris sendiri lahir di wilayah Beebeeland, Irak. Beliau hidup sejak tahun 4.533 sampai 4.188 sebelum Masehi atau dengan usia mencapai 345 tahun.

Selama 345 tahun hidup di dunia, Nabi Idris mendapat utusan dari Allah SWT untuk berdakwah di wilayah Irak Kuno atau Babilonia. Nabi Idris kemudian berhijrah ke kota Mesir bersama dengan umatnya ketika penduduk di kota kelahirannya, Irak  mulai banyak melakukan dosa.

Bukti kenabian Nabi Idris ini dapat kita temukan dalam kitab suci Al-Qur’an. Ibnu Katsir dalam Qisas Al-Anbiya yang mengutip dari keterangan IBN Ishaq, menyebutkan jika nama Nabi Idris tertuang dalam Al-Qur’an surat Maryam ayat 56-57 yang berarti:

“Dan ceritakanlah (Muhammad) kepada mereka kisah Idris yang tersebut di dalam kitab Al-Quran. Sesungguhnya ia (Idris) adalah seseorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. (Q.S Maryam: 57-57)”

Terdapat salah satu riwayat termasyhur yang menyebutkan jika Nabi Idris wafat di langit ke-4. Ini dapat terjadi sesuai dengan perintah Allah SWT yang memerintahkan malaikat maut untuk mencabut nyawa Nabi Idris di langit ke-4. Di langit ke-4 ini pula, Rasulullah bertemu dengan Nabi Idris.

 

Kisah Nabi Idris Merasakan Sakaratul Maut

Ketika Nabi Idris sedang berdzikir di tempat yang tidak banyak hunian manusia, tiba-tiba malaikat Izrail datang untuk berziarah (berkunjung) ke Nabi Idris dengan izin Allah SWT. Setelah selesai melakukan dzikir, Nabi Idris pun mengajak malaikat Izrail untuk mengelilingi kediamannya sekaligus menyampaikan keperluannya.

Dalam percakapannya, Nabi Idris menyampaikan keinginan untuk dicabut nyawanya, lalu dihidupkan kembali agar bisa merasakan sakaratul maut. Dengan merasakan sakaratul maut tersebut, Nabi Idris berharap agar beliau dapat beribadah dengan lebih baik lagi.

Setelah Allah SWT mengabulkan dan Nabi Idris mengetahui bagaimana rasanya sakaratul maut, beliau sedih lantaran tidak tega jika umatnya akan merasakan hal yang sama. Karena itulah, Nabi Idris semakin giat berdakwah dan terus mengajak kaumnya untuk rajin beribadah.

 

Cerita Nabis Idris Mengunjungi Surga dan Neraka

Suatu ketika, Nabi Idris sedang bersama dengan malaikat Izrail dan beliau kemudian mengajukan pertanyaan, “Bisakah engkau membawa saya untuk melihat surga dan neraka wahai malaikat Izrail?”

Cerita Nabis Idris Mengunjungi Surga dan Neraka-presgoPhoto by Yasaman Saneie on Unsplash

Malaikat Izrail pun menjawab, “Wahai nabi Allah, lagi-lagi permintaanmu ini sungguh unik. Mengapa engkau meminta hal itu? Bahkan, para malaikat pun takut melihatnya wahai nabi Allah.”

Mendengar pertanyaan ini, Nabi Idris as pun menjawab, “Terus terang, saya sangat takut dengan azab Allah. Tapi, mudah-mudahan iman saya lebih tebal setelah melihatnya.”

Setelah mendapatkan persetujuan Allah SWT, akhirnya keduanya pergi untuk melihat neraka terlebih dahulu. Ketika hampir sampai ke neraka, Nabi Idris justru pingsan melihat sosok malaikat penjaga neraka yang begitu menakutkan.

Malaikat-malaikat penjaga neraka ini menyeret dan menyiksa mereka yang durhaka kepada Allah SWT. Begitu menyeramkannya pemandangan di neraka sampai-sampai membuat Nabi Idris ketakutan.

Setelah itu, Nabi Idris pun pergi untuk melihat surga. Di sini, Nabi Idris menyaksikan betapa indahnya surga dengan sungai-sungai yang mengalir. Di surga juga berjejer banyak istana yang berdiri kokoh untuk mereka yang semasa hidupnya penuh dengan keimanan dan kebaikan.

 

Mukjizat Nabi Idris

Sebagai seorang nabi, Nabi Idris memperoleh wahyu dan mukjizat dari Allah SWT. Berikut adalah mukjizat yang Allah turunkan untuk Nabi Idris.

1. Menjadi Manusia Pertama yang Dapat Membaca & Menulis

Nabi Idris merupakan manusia pertama yang diberikan kemampuan untuk membaca dan menulis aksara menggunakan pena. Kemampuan membaca dari Nabi Idris ini juga sangat baik.

Dengan kemampuan ini, beliau mampu menyampaikan pesan dan perintah dari Allah SWT untuk kaumnya dalam lembaran-lembaran ayat Allah SWT.

2. Dianugerahi Berbagai Macam Pengetahuan

Ada banyak pengetahuan yang Nabi Idris kuasai, seperti salah satunya yaitu pengetahuan mengenai cara merawat kuda dengan baik.

Kepandaian Nabi Idris juga beragam. Nabi Idris pandai dalam ilmu falak atau perbintangan yang sekarang biasa disebut sebagai ahli astronomi. Tak hanya itu, beliau juga ahli dalam ilmu perhitungan atau yang saat ini kita sebut sebagai ahli matematika.

3. Orang Pertama yang Pandai Memotong dan Menjahit Pakaian

Sebelumnya, masyarakat di zaman Nabi Idris lebih umum menggunakan kulit hewan sebagai pakaian yang mereka kenakan. Nabi Idris merupakan orang pertama yang menemukan cara memotong dan menjahit pakaian.

4. Manusia Pertama yang Ahli di Bidang Arsitektur

Keahliannya dalam bidang arsitektur membuat Nabi Idris disebut sebagai tokoh pembangunan. Beliau bahkan berhasil membangun lebih dari 180 kota.

Menariknya lagi, Nabi Idris adalah orang pertama yang memiliki keahlian di bidang arsitektur. Ini merupakan salah satu mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Idris.

5. Menerima Suhuf dari Allah

Tidak semua nabi dan rasul menerima wahyu langsung dari Allah SWT dalam bentuk kitab maupun suhuf. Nabi Idris adalah salah satu nabi yang menerima suhuf dari Allah SWT sebanyak 30 lembar.

Suhuf sendiri merupakan wahyu yang diberikan kepada nabi dan rasul yang dicatat dalam bentuk lembaran. Suhuf ini berisi ajaran-ajaran Allah SWT.

Dalam suhuf milik Nabi Idris, terdapat berbagai petunjuk agar umatnya mau menyembah Allah SWT serta meninggalkan kekafiran dan kemungkaran.

 

Sifat Terpuji Nabi Idris

Dari kecil, Nabi Idris sudah rajin belajar dan memiliki banyak sifat terpuji. Berikut adalah beberapa sifat terpuji dari Nabi Idris.

1. Taat Beribadah Kepada Allah

Nabi Idris senantiasa beribadah kepada Allah dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

2. Gagah Berani

Gelar Nabi Idris yaitu Asadul Usud. Sebutan Asadul Usud yang diberikan pada Nabi Idris bukanlah tanpa sebab. Asadul Usud memiliki arti “singa dari semua singa” yang menandakan betapa gagah dan beraninya Nabi Idris.

3. Pandai dan Cakap

Berkat kecintaannya pada belajar, Nabi Idris terkenal pandai melakukan beberapa hal. Nabi Idris juga menguasai berbagai ilmu pengetahuan, seperti ilmu perbintangan, matematika, arsitektur, berkuda, menjahit, dan ternak.

4. Rendah Hati

Sifat Nabi Idris lainnya yaitu rendah hati. Meski memiliki banyak kelebihan, Nabi Idris tidak pernah sombong kepada siapa saja.

5. Ikhlas

Nabi Idris juga memiliki sifat ikhlas dalam menjalankan apa pun, tak terkecuali saat beribadah yang berawal dari niat.

6. Sabar

Meski memperoleh banyak cobaan dan rintangan ketika berdakwah, Nabi Idris tetap sabar dan tidak membenci mereka yang tidak menyukainya. Beliau yakin bahwa kemenangan bersama mereka yang sabar.

7. Sederhana

Nabi Idris tidak hanya mengajarkan kaumnya untuk bertingkah laku sederhana. Beliau juga memberi contoh langsung dengan senantiasa hidup sederhana dan tidak berlebihan.

Baca juga :  25 Mukjizat Nabi dan Rasul

 

Pelajaran yang Bisa Diambil dari Kisah Nabi Idris

Ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah dan kemulian Nabi Idris. Anda dapat mengajarkan keteladanan Nabi Idris ini pada anak-anak.

Berikut adalah hikmah serta pembelajaran yang bisa Anda contohkan pada anak-anak.

1. Kecintaannya pada Belajar

Belajar merupakan cara yang bisa kita lakukan untuk memahami segala sesuatu. Oleh karena itu, kecintaan pada belajar harus kita tanamkan pada anak, bahkan sejak dini. Dalam ajaran Islam, belajar merupakan salah satu upaya kita untuk beribadah kepada Allah SWT.

Islam sebagai agama dan kepercayaan yang bersifat komprehensif atau sempurna telah mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Bahkan, pendidikan menjadi salah satu aspek terpenting.

Sejauh ini, banyak ayat dan hadist yang menekankan umat islam untuk senantiasa menuntut ilmu, mengamalkan, dan mengajarkannya untuk orang lain. Maka dari itu, belajar hukumnya adalah fardhu ‘ain.

2. Senantiasa Beribadah kepada Allah SWT

Nabi Idris menjadi salah suri tauladan yang bisa sangat kita contoh untuk senantiasa beribadah kepada Allah dengan berdzikir dan mengingat Allah. Bahkan, di waktu senggang sekalipun.

Keyakinan akan adanya surga dan neraka juga jadi salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan seorang muslim. Kita bisa mengajarkan kepada anak untuk memahami bahwa segala perbuatan pasti akan ada timbal balik atau balasannya.

Anda juga bisa mengajarkan anak untuk senantiasa berbuat baik dan beribadah sebagai bekal untuk kehidupan akhirat. Setelah kematian, kita sudah tidak memiliki kesempatan lagi untuk mengumpulkan amal ibadah.

3. Peduli pada Sesama

Sebagai seorang nabi, Nabi Idris telah menjalankan tugas utamanya untuk berdakwah. Saat mengajarkan pada anak, kita tidak perlu melakukan hal yang sama. Kita hanya perlu menanamkan rasa peduli kepada anak.

Tanamkan pada anak untuk senantiasa berbuat baik dan sebisa mungkin mengingatkan orang lain tentang tindakan yang kurang baik. Anda juga bisa mengajarkan anak tentang perilaku saling peduli dan tolong-menolong.

1. Apa saja mukjizat yang Allah turunkan untuk Nabi Idris?

Menjadi Manusia Pertama yang Dapat Membaca & Menulis, Dianugerahi Berbagai Macam Pengetahuan, Orang Pertama yang Pandai Memotong dan Menjahit Pakaian, Manusia Pertama yang Ahli di Bidang Arsitektur, Menerima Suhuf dari Allah

2. Dimana Nabi Idris dilahirkan?

Nabi Idris sendiri lahir di wilayah Beebeeland, Irak.

3. Mengapa Nabi Idris ingin dicabut nyawanya dan dihidupkan kembali?

agar bisa merasakan sakaratul maut. Dengan merasakan sakaratul maut tersebut, Nabi Idris berharap agar beliau dapat beribadah dengan lebih baik lagi.